- Mahasiswa Kalteng Tegaskan Pentingnya Budaya Dialog Dalam Menyikapi Isu Kebijakan Publik
- GMNI Kalteng Buka Ruang Publik, Wacana Pilkada Lewat DPRD Jadi Sorotan
- Wujudkan Kepedulian, SAPMA PP Kalteng Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pasar Kasongan
- Pengambilalihan Sepihak Kebun Sawit Plasma Dinilai Langgar Perjanjian Kerja Sama
- Mawardi Jadi Korban Penipuan, Puluhan Hektar Tanah Mau Dicaplok
- Budaya Bersih Dibangun dari Kantor, Disperindag Kalteng Rutin Kerja Bakti
- Ratusan Pesepeda Turun ke Jalan, Operasi Keselamatan Telabang 2026 Disosialisasikan Lewat Gowes Bare
- Gelar Rapat Pleno, TPAKD Kalteng Perkuat Sinergitas Lintas Sektor
- Perbasi Kota Palangka Raya Gelar Rakerkot, Targetkan Emas di Porprov 2026
- Pemkab Kapuas Lakukan Sinkronisasi Data Lokasi Program Cetak Sawah untuk Hindari Overlapping
Ratusan Mahasiswa Tolak Kenaikan BBM dan Bakar Ban di Depan Kantor DPRD Kalteng
Penulis : Alfian Yusuf

Keterangan Gambar : seorang Mahasiswa sedang berorasi
Potretkalteng.com - Palangka Raya - Diperkirakan sampai dengan 200 an orang mahasiswa melakukan unjuk rasa demi menolak kenaikan harga BBM, diiringi dengan membakar ban.
Mahasiswa yang berunjuk rasa bertitik kumpul di Lapangan KONI, dengan berjalan kaki dan naik mobil pick up. Peserta Unjuk Rasa sebelum melakukan kegiatan unjuk rasa mereka mengheningkan cipta dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Dilanjutkan dengan membakar ban mobil bekas yang di bakar oleh Mahasiswa sebagai simbol membaranya kesabaran hati terhadap kebijakan pemerintah yang telah menaikkan harga BBM.
Baca Lainnya :
- Nostalgia Saat Menginjak Bangku SMP, Walikota Kunjungi SMPN 2 Palangka Raya0
- Harga BBM Bersubsidi Naik, Sapma PP : Pemerintah Abai !!0
- Dukung Pendidikan, Fairid Tinjau Fasilitas Pendidikan SMPN-2 Palangka Raya. 0
- Viral di Medsos, Walikota Kunjungi Langsung Pelajar Yang Jalan Kaki Tanpa Uang Saku Sekolah0
- Responsif, Polresta Palangka Raya Tanggapi Laporan Perkelahian Remaja0
Ketua DPRD Kalteng, Wiranto bersama Ketua Komisi IV Fraksi Demokrat HM. Sriosako menjumpai massa yang di depan gerbang Gedung DPRD Kalteng.
Berbagai poster hingga tulisan di bentangkan di depan Gedung DPRD Kalteng untuk meneruskan aspirasi masyarakat dan para mahasiswa terkait kenaikan BBM.
Sementara untuk kenaiakan harga yang sudah disesuaikan secara terbaru, BBM menjadi :
Pertamax : Rp. 14.850
Pertalite : Rp. 10.000
Solar : Rp. 6.800
Pertamax Turbo : Rp. 16.250
Dexlite : Rp. 17.450
Pertamina Dex : 17.750.(red)
Berita Utama
-
GMNI Kalteng Buka Ruang Publik, Wacana Pilkada Lewat DPRD Jadi Sorotan
GMNI Kalteng Buka Ruang Publik, Wacana Pilkada Lewat DPRD Jadi Sorotan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wacana pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD menjadi sorotan dalam Dialog Demokrasi yang digelar Dewan Pimpinan . . .
-
Mahasiswa Kalteng Tegaskan Pentingnya Budaya Dialog Dalam Menyikapi Isu Kebijakan Publik
Mahasiswa Kalteng Tegaskan Pentingnya Budaya Dialog Dalam Menyikapi Isu Kebijakan Publik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Mahasiswa Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya budaya dialog dalam menyikapi isu-isu kebijakan publik. Komitmen itu mengemuka . . .
-
Perbasi Kota Palangka Raya Gelar Rakerkot, Targetkan Emas di Porprov 2026
Perbasi Kota Palangka Raya Gelar Rakerkot, Targetkan Emas di Porprov 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Palangka Raya menggelar Rapat Kerja Kota (Rakerkot) di Aula KONI . . .
-
Gelar Rapat Pleno, TPAKD Kalteng Perkuat Sinergitas Lintas Sektor
Gelar Rapat Pleno, TPAKD Kalteng Perkuat Sinergitas Lintas Sektor
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Wilayah Tengah Kalimantan Tengah langsung tancap gas di awal tahun 2026. Rapat Pleno . . .
-
Ratusan Pesepeda Turun ke Jalan, Operasi Keselamatan Telabang 2026 Disosialisasikan Lewat Gowes Bare
Ratusan Pesepeda Turun ke Jalan, Operasi Keselamatan Telabang 2026 Disosialisasikan Lewat Gowes Bare
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pendekatan unik dilakukan dalam Operasi Keselamatan Telabang 2026 di Kalimantan Tengah. Ratusan pesepeda memadati Bundaran Besar . . .
















