- APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
- BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
- DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
- ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
- PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
- PEMPROV KALTENG PERCEPAT PERSIAPAN HARI JADI KE-69, TEKANKAN PROGRAM BERDAMPAK
- Sinergi Pemprov Kalteng dan DPRD Katingan Optimalkan Pajak Sektor Tambang
- Rakor Inflasi: Kalteng Fokus Stabilkan Harga Bawang, Cabai, dan Beras
- Dukung WFH, DPRD Palangka Raya Tegaskan Bukan Ajang Liburan
- Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Depan Warung Kereng Bangkirai

Keterangan Gambar : Kapolsek Sebangau ketika mengevakuasi penemuan mayat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kapolsek Sabangau, Iptu Ahmad Taufiq, bersama anggotanya turun langsung menangani penemuan mayat seorang pria di Warung Mama Elsa, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya.
Korban diketahui bernama Benny Irawan (54) yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Mendapat laporan dari warga, pihak kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
Baca Lainnya :
- Dinas PMD Kalteng Dukung BUMDes dalam Program Makan Bergizi Gratis0
- Dislutkan Kalteng Gelar Konsultasi Publik Penetapan Kawasan Konservasi Ujung Pandaran – Tanjung Ceme0
- Disbun Kalteng dan BPS Perkuat Kolaborasi untuk Peningkatan Data Statistik Perkebunan0
- Dinas TPHP Kalteng Gelar Rakor Fasilitas Irigasi untuk Optimalisasi Lahan dan Pompanisasi0
- Kadis TPHP Kalteng Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP, Dorong Sinergi Lebih Kuat dengan Pemda0
“Tindakan yang kami lakukan di antaranya memasang garis polisi di sekitar lokasi, membawa jenazah ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut, serta mengumpulkan keterangan dari saksi di tempat kejadian,” ujar Kapolsek mewakili Kapolresta Palangka Raya, Polda Kalteng Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Kamis (29/1/2025) pagi.
Hasil visum et repertum (VER) yang dilakukan oleh dokter forensik RS Bhayangkara, dr. Rica Brilian, Sp.KF, menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Korban diduga meninggal akibat penyakit bawaan, yakni maag, dengan perkiraan waktu kematian sekitar 2 hingga 3 jam sebelum dilakukan pemeriksaan.
Kapolsek Sabangau mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat dan sesuai prosedur.
RT
Berita Utama
-
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kalimantan Tengah berhasil mengamankan posisi . . .
-
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik bersamaan dengan . . .
-
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan menjadi keluhan utama masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Palangka Raya, . . .
-
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun . . .
-
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT) memilih langkah strategis dengan mengedepankan audiensi dan dialog konstruktif . . .

















