PERPEDAYAK Soroti Insiden Penembakan di Wilmar KKP 3, Desak Evaluasi SOP Pengamanan Polri

Potret kalteng 03 Jan 2026, 14:34:31 WIB Palangka Raya
PERPEDAYAK Soroti Insiden Penembakan di Wilmar KKP 3, Desak Evaluasi SOP Pengamanan Polri

Keterangan Gambar : Sekjend DPP Perpedayak, Yongki Agustar, S.P





Baca Lainnya :


PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Perkumpulan Pemuda Dayak (DPP PERPEDAYAK) menyampaikan keprihatinan mendalam dan mendesak evaluasi menyeluruh atas insiden penembakan yang melibatkan oknum aparat keamanan di perusahaan Kelapa Sawit (KKP) 3 Wilmar, terhadap seorang warga sipil di Desa Kenyala pada tanggal 23 Desember 2025.


Peristiwa yang terjadi di area operasional perusahaan tersebut menjadi perhatian serius PERPEDAYAK, yang menilai bahwa insiden ini telah mencederai rasa aman masyarakat dan mempertaruhkan keselamatan warga sipil.


Sekretaris Jenderal DPP PERPEDAYAK, Yongki Agustar S.P, menegaskan bahwa prinsip hak asasi manusia dan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pengamanan perusahaan.


“Setiap bentuk pengamanan perusahaan tidak boleh mengabaikan hak asasi manusia dan keselamatan warga. Penggunaan senjata api harus menjadi opsi terakhir, bukan alat intimidasi,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima hari ini.


Yongki mendesak manajemen PT Wilmar dan seluruh pihak pengamanan, khususnya KKP, untuk segera mengambil langkah-langkah konkret, yaitu:


Kepatuhan SOP: Memastikan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan senjata api sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Pendekatan Humanis: Mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis dalam interaksi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.


Evaluasi Menyeluruh: Melakukan evaluasi total terhadap sistem pengamanan dan personel yang bertugas guna mencegah terulangnya kejadian serupa.


Transparansi Hukum: Bersikap kooperatif dan menjamin transparansi penuh dalam proses hukum yang sedang berjalan.


Selain kepada perusahaan, PERPEDAYAK juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden penembakan tersebut secara adil dan objektif. Penyelidikan yang transparan dinilai penting untuk menghindari spekulasi liar dan potensi konflik lanjutan di tengah masyarakat.


PERPEDAYAK menyerukan kepada seluruh pihak, baik masyarakat maupun perusahaan, untuk menahan diri dan menjaga kondusivitas wilayah. Organisasi ini menekankan pentingnya menjadikan peristiwa tragis ini sebagai pelajaran berharga, dengan menggarisbawahi filosofi bahwa keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto).


RT







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment