GDAN dan Batamad Laporkan Dugaan Oknum Polisi Bekingi Narkoba ke Propam Polda Kalteng

Potret kalteng 20 Feb 2026, 21:30:51 WIB PEMPROV KALTENG
GDAN dan Batamad Laporkan Dugaan Oknum Polisi Bekingi Narkoba ke Propam Polda Kalteng

Keterangan Gambar : Foto Bersama GDAN dan Batamad Usai Menyampaikan Laporan ke Propam Polda Kalteng. (Foto:Yariyanto)




PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Isu panas mengguncang penegakan hukum di Kalimantan Tengah. Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) bersama Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) mendatangi Bidang Propam Polda Kalimantan Tengah, Jumat (20/2/2026).

Baca Lainnya :


Kedatangan mereka bukan tanpa alasan. GDAN secara resmi melaporkan dugaan keterlibatan dua oknum anggota kepolisian yang disebut-sebut membekingi peredaran narkoba di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan.


Ketua GDAN, Ririn Binti, mengungkapkan laporan tersebut bermula dari pengakuan seorang pemuda yang nekat melaporkan ayah kandungnya sendiri karena diduga sebagai bandar besar narkoba. Lebih mengejutkan, dalam pengakuannya pemuda itu menyebut adanya dugaan keterlibatan dua oknum polisi.


“Dalam rekaman yang kami terima, pemuda ini mengaku melihat langsung dua oknum tersebut sering datang ke rumah, menggunakan sabu bersama, bahkan diduga ikut membungkus sabu untuk diperjualbelikan,” tegas Ririn.


Tak hanya pengakuan, GDAN juga mengklaim telah mengantongi rekaman percakapan yang mengarah pada dugaan praktik setoran kepada oknum tertentu.


“Atas dasar itu kami resmi melapor ke Propam. Laporan sudah diterima dan kami mendesak agar segera ditindaklanjuti secara profesional dan transparan,” ujarnya.


Ririn menegaskan, pihaknya tidak ingin upaya pemberantasan narkoba yang selama ini digaungkan aparat penegak hukum justru tercoreng oleh ulah oknum.


“Perang melawan narkoba tidak akan pernah menang kalau masih ada yang bermain di belakang. Jika terbukti, kami minta sanksi tegas,” katanya.


Langkah GDAN dan Batamad ini langsung menyita perhatian publik. Dugaan keterlibatan aparat dalam jaringan narkoba dinilai bisa menjadi ujian besar bagi integritas institusi penegak hukum di Kalteng.

Kini, masyarakat menanti langkah tegas Propam Polda Kalteng dalam menindaklanjuti laporan tersebut. (Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment