- DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
- BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
- Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
- Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
- Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
- Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026 Disiapkan
- Pemprov Kalteng Resmi Buka Diklat Calon Paskibraka 2026, Libatkan 54 Peserta Terbaik
- Buka Rakor TEPRA, Wagub Ingatkan Penyerapan Anggaran Bukan Sekadar Kejar Target
- PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
- Kodam Tambun Bungai Siapkan Simulasi Ledakan dan Penutupan Jalan Peringati HUT ke-1
Pemprov Kalteng Gelar Workshop Integrasi Gender, Dorong Pembangunan Daerah yang Inklusif dan Setara

Keterangan Gambar : Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Hamka saat memberikan sambutan
Baca Lainnya :
- Tegas Lawan Karhutla, BPBD Kalteng Gaungkan Komitmen Bebas Asap 20250
- Doa Kebangsaan Lintas Agama Digelar Pemprov Kalteng, Perkuat Persatuan dalam Keberagaman0
- ASN Pemprov Kalteng Gelar Senam Pagi, Wagub Tekankan Kekompakan dan Integritas0
- Dukung Pertanian Modern, Kalteng Gandeng UPN Veteran Yogyakarta Kembangkan Melon Unggulan0
- Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Pemkab Kapuas Gunakan DTSEN Gantikan DTKS0
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) menyelenggarakan Workshop Pengintegrasian Gender ke dalam Dokumen Kebijakan bagi Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bapperida Provinsi Kalteng, Selasa (9/9/2025).
Workshop dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, yang mewakili Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung. Dalam sambutannya, Leonard menegaskan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi pembangunan nasional yang wajib diimplementasikan di seluruh perangkat daerah, sebagaimana diamanatkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000.
“Setiap perangkat daerah harus memasukkan perspektif gender dalam kebijakan dan program pembangunan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga evaluasi,” ujarnya.
Leonard juga menekankan pentingnya ketersediaan data terpilah berdasarkan jenis kelamin, usia, wilayah, dan kondisi sosial ekonomi. Menurutnya, kebijakan responsif gender hanya dapat diwujudkan apabila didukung data yang akurat, sehingga hasil pembangunan benar-benar adil dan dapat dirasakan semua lapisan masyarakat.
Lebih lanjut, Leonard menyampaikan bahwa keberhasilan PUG membutuhkan kerja sama lintas sektor. “Tidak ada perangkat daerah yang bisa berjalan sendiri. Kunci keberhasilan PUG adalah kolaborasi, sinergi, dan saling melengkapi,” tegasnya.
Sementara itu, Pengawas Perempuan dan Anak DP3APPKB Provinsi Kalteng, Ricko Brilyanu, dalam laporannya menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan terkait integrasi gender dalam dokumen kebijakan daerah. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kapasitas kelembagaan serta mempercepat pencapaian indikator pembangunan gender.
“Melalui workshop ini, kita ingin memastikan program pembangunan memberi manfaat yang adil dan setara bagi semua, baik laki-laki maupun perempuan, termasuk anak-anak, lansia, dan kelompok rentan,” ungkap Ricko.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menghasilkan peningkatan pemahaman peserta mengenai kesetaraan gender, tersusunnya rencana tindak lanjut di setiap kabupaten/kota, serta semakin kuatnya komitmen pimpinan daerah dalam mendukung kebijakan responsif gender.
Pemerintah Provinsi Kalteng berharap forum ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga melahirkan gagasan konstruktif yang dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan berkeadilan gender.
Workshop turut dihadiri Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Provinsi Kalteng Chandra Fuji Asmara, IRBAN II Inspektorat Provinsi Kalteng Diana, Auditor Madya Inspektorat Provinsi Kalteng Resmi Junita Rosilawaty, serta perwakilan Bapperida, Dinas P3APPKB, dan Inspektorat Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji organoleptik berbasis . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus penguatan program . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, meninjau langsung pelaksanaan pelayanan administrasi . . .
-
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji . . .
-
DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
DPRD Minta Pelaksanaan PKG dan Pasar Murah Diperluas
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Charles Frengki meminta, agar jangkauan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis . . .

















