Pemprov Kalteng Gelar Pelatihan Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Layanan Publik

potret kalteng 22 Nov 2024, 18:35:09 WIB PEMPROV KALTENG
Pemprov Kalteng Gelar Pelatihan Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Layanan Publik

Keterangan Gambar : Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati


PALANGKARAYA,

POTRETKALTENG.com-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menyelenggarakan Forum BPSDM Se-Indonesia yang resmi dibuka pada Rabu, 20 November 2024, bertempat di Gedung Pertemuan Umum Tambun Bungai, Palangka Raya. Forum yang mengangkat tema “Penerapan Teknologi Digital dalam Pengembangan Kompetensi ASN (Kebijakan dan Penyelenggaraan)” ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi era transformasi digital.


Baca Lainnya :

Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, dalam sambutannya menjelaskan bahwa forum ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan kebijakan pengembangan kompetensi ASN di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. “Teknologi digital membuka peluang besar untuk menciptakan pelatihan yang lebih efektif, fleksibel, dan terjangkau. Melalui forum ini, kami berharap bisa memperkuat sinergi antar daerah dalam mengelola pelatihan ASN,” ujarnya.


Pentingnya Kolaborasi dan Inovasi Digital


Forum ini dihadiri oleh narasumber-narasumber berkompeten, di antaranya Kepala KDOD LAN Samarinda, Muhammad Aswad, dan Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo. Dalam pemaparannya, Tri Widodo Wahyu Utomo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan responsif. “Transformasi digital bukan hanya soal alat, tetapi juga soal cara berpikir dan bertindak. ASN harus menjadi penggerak perubahan yang dapat mendorong inovasi,” ujar Tri Widodo.


Muhammad Aswad menambahkan bahwa penerapan teknologi digital dalam pengembangan kompetensi ASN memerlukan kebijakan yang berkelanjutan serta implementasi yang konsisten. “Pengembangan kompetensi ASN harus didasarkan pada kebutuhan nyata serta kemampuan teknologi yang terus berkembang. Ini hanya dapat tercapai melalui koordinasi yang solid antar lembaga terkait,” ujarnya.


Mengintegrasikan Teknologi dalam Pelatihan ASN


Selain diskusi panel, forum ini juga menyelenggarakan berbagai sesi berbagi praktik terbaik, workshop inovasi teknologi, serta fokus group discussion (FGD). Rahmat Suparman, yang bertindak sebagai moderator, mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi guna menemukan solusi bersama dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam sistem pelatihan ASN yang lebih efisien dan berkelanjutan.


“Melalui dialog terbuka ini, kita bisa menggali ide-ide dan strategi untuk mengoptimalkan teknologi dalam pelatihan ASN di seluruh Indonesia,” ungkap Rahmat.


Meningkatkan Layanan Publik yang Efektif dan Akuntabel


Pemanfaatan teknologi oleh ASN diharapkan dapat mempercepat pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel. Dengan teknologi, masyarakat dapat mengakses layanan pemerintah secara online kapan saja dan di mana saja, meningkatkan efisiensi birokrasi serta kepuasan publik.


Forum ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat diimplementasikan di tingkat nasional maupun daerah. Melalui sinergi antar BPSDM dan lembaga terkait, diharapkan ASN Indonesia tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman.


Forum yang Berkelanjutan untuk ASN Berkualitas


Forum BPSDM ini berlangsung selama dua hari dan mengangkat berbagai topik terkait penerapan teknologi dalam pengembangan kompetensi ASN. Acara ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung transformasi birokrasi di Indonesia, agar pelayanan publik yang diberikan menjadi lebih cepat, lebih transparan, dan lebih berkualitas.(yin)




mmc kalteng







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment