Pemprov Kalteng Apresiasi Perwakilan BI Kalteng, Kadis TPHP Hadiri Pertemuan Tahunan BI 2024

potret kalteng 30 Nov 2024, 22:23:01 WIB PEMPROV KALTENG
Pemprov Kalteng Apresiasi Perwakilan BI Kalteng, Kadis TPHP Hadiri Pertemuan Tahunan BI 2024

Keterangan Gambar : Presiden RI Prabowo Subianto sampaikan arahan secara daring


PALANGKARAYA,

POTRETKALTENG.com– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng atas kontribusinya dalam pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini disampaikan dalam acara Pertemuan Tahunan BI Tahun 2024 yang diselenggarakan di M Bahalap Hotel, Palangka Raya, pada Jumat (29/11/2024). Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng, Hj. Sunarti, hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran.


Baca Lainnya :

Pertemuan yang mengusung tema “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional” ini juga dihadiri secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Gubernur Bank Indonesia, Perry Wajiyo. Dalam pidatonya, Presiden RI menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. “Indonesia memiliki banyak keunggulan, namun kita harus tetap waspada terhadap potensi risiko yang dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi,” ujar Presiden.


Sementara itu, dalam arahan yang dibacakan oleh Hj. Sunarti, Gubernur Kalimantan Tengah mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian ekonomi Provinsi Kalteng yang mencatatkan pertumbuhan 4,64 persen pada triwulan III Tahun 2024. “Kalteng berhasil mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebagian besar wilayah Kalimantan lainnya, serta melebihi rata-rata nasional,” ungkap Gubernur.


Hj. Sunarti juga mengapresiasi pengendalian inflasi yang dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), yang menunjukkan hasil yang positif. Inflasi Kalteng tercatat sebesar 1,45 persen pada triwulan III 2024, lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 1,88 persen. “Ini adalah hasil kerja keras bersama antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, dan semua stakeholder terkait,” tambahnya.


Sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi, Hj. Sunarti menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah melaksanakan berbagai kegiatan strategis seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang melibatkan berbagai instansi, serta peningkatan produksi pangan melalui pengembangan beras IR-42 di lahan seluas 2.350 hektar. “Dengan peningkatan produksi pangan ini, kami berharap dapat menekan lonjakan harga pangan, khususnya pada periode-periode tertentu,” ujar Hj. Sunarti.


Pada kesempatan tersebut, Hj. Sunarti juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia Kalteng atas dukungannya dalam mengawal stabilitas ekonomi dan digitalisasi. “Kami sangat menghargai peran Bank Indonesia sebagai mitra yang solid dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah,” ucapnya.


Deputi Kepala Perwakilan BI Kalteng, Adrian Pangestu, menegaskan bahwa inflasi di Kalteng dapat dikendalikan berkat sinergi antara berbagai pihak. “Inflasi Kalteng pada triwulan III 2024 tercatat stabil di angka 1,45 persen, yang merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, BI, dan pihak lainnya,” jelas Adrian.


Adrian juga optimistis bahwa ekonomi Kalteng pada tahun 2025 akan tumbuh lebih baik, dengan sektor-sektor unggulan seperti batu bara, kelapa sawit, dan pangan yang menunjukkan tren positif. “Kami yakin ekonomi Kalteng akan terus tumbuh, didorong oleh sektor-sektor tersebut yang tetap menunjukkan kinerja yang solid,” pungkasnya.


Acara puncak Pertemuan Tahunan BI 2024 ini ditandai dengan pemberian Bank Indonesia Kalteng Award 2024 kepada 10 mitra BI yang berperan aktif dalam penguatan ekonomi daerah. Penghargaan ini diberikan oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Kalteng dan Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng, Hj. Sunarti.


Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pejabat, di antaranya Plt. Direktur Utama Bank Kalteng, bupati/wakil bupati, pimpinan Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta para pelaku usaha dan akademisi. Acara ini menjadi momentum penting bagi sinergi yang semakin erat antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dan berbagai pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di daerah.


Dengan kolaborasi yang solid, Pemprov Kalteng optimis dapat terus memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.(yin)



mmc kalteng







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment