- APR-KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
- BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
- DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
- ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
- PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
- PEMPROV KALTENG PERCEPAT PERSIAPAN HARI JADI KE-69, TEKANKAN PROGRAM BERDAMPAK
- Sinergi Pemprov Kalteng dan DPRD Katingan Optimalkan Pajak Sektor Tambang
- Rakor Inflasi: Kalteng Fokus Stabilkan Harga Bawang, Cabai, dan Beras
- Dukung WFH, DPRD Palangka Raya Tegaskan Bukan Ajang Liburan
- Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
Pemkab Kapuas Gelar Bimtek untuk Perkuat Kapasitas Pengelola Pengadaan 2026

Keterangan Gambar : Foto Bersama
Baca Lainnya :
- Men Gumpul Bantah Tuduhan Rudye HK Dan Akan Tuntut Balik0
- Gubernur Kalteng Buka Pasar Rakyat dan MTQH Expo 2025, Sempat Kunjungi Stand IPEMI0
- Peringatan HKN ke-61, Bupati dan Wabup Kapuas Ikuti Kegiatan Fun Walk0
- Pemda Kapuas Tegaskan Komitmen Pembinaan Saat Menutup Turnamen Bola Voli Laskar TBN Cup 3 2025,0
- Gedung Serbaguna Anjir Mambulau Barat Di resmikan, Dewan Apresiasi Pemkab0
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Kapuas menyelenggarakan Bimtek khusus bagi para pengelola pengadaan, Senin (17/11). Kegiatan dilaksanakan di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas dan diikuti aparatur dari berbagai perangkat daerah.
Asisten II Setda Kapuas, Kusmiatie, mewakili Sekretaris Daerah membuka kegiatan secara resmi. Kehadiran para kepala perangkat daerah menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat tata kelola pengadaan yang lebih efektif dan akuntabel.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II, Sekda Kapuas menyampaikan bahwa pengadaan barang dan jasa memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Kesiapan seluruh pihak, mulai dari penyusunan dokumen, pemahaman peraturan, hingga pelaksanaan, menjadi penentu kualitas pembangunan.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar PA, KPA, PPK, Pokja, PPTK, dan tim teknis. Keselarasan kerja dianggap sebagai modal utama untuk mencegah miskomunikasi dan menekan potensi terhambatnya pelayanan masyarakat.
Dengan menghadirkan narasumber berpengalaman, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta. Pemerintah menargetkan agar pelaksanaan pengadaan tahun 2026 dapat berlangsung lebih tertib, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Her
Berita Utama
-
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kalimantan Tengah berhasil mengamankan posisi . . .
-
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik bersamaan dengan . . .
-
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan menjadi keluhan utama masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Palangka Raya, . . .
-
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun . . .
-
APR-KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
APR-KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT) memilih langkah strategis dengan mengedepankan audiensi dan dialog konstruktif . . .

















