- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Nyaris Terjadi Celaka, Jamaah Haul Curhat Jalan Katingan Rusak Parah
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Karikatur jalan rusak
Potretkalteng.com - KATINGAN - Acara Haul Abah Guru Sekumpul Ke-18 yang dilaksanakan di Masjid Al-Muhajirin Kereng Pangi, Kelurahan Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada hari Jum'at, 3 Februari 2023 lalu berjalan sukses.
Namun ada kisah pilu dibalik suksesnya kegiatan Haul Abah Guru Sekumpul atau K.H Muhammad Zaini bin Abdul Ghani asal Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini beberapa waktu lalu.
K (24) yang merupakan salah satu jama'ah asal Kota Palangka Raya, Provinsi Kalteng yang tidak ingin disebut namanya menceritakan kisah pilunya saat berangkat mengikuti acara ini.
Baca Lainnya :
- Bermodus Usaha Catering, Ris Diduga Tipu Bos Parfum Sampit Hingga 35 Juta Rupiah 0
- Mendekati Porprov XII di Kotim, PERCASI Kapuas Adakan Seleksi Atlet0
- Sesuai Tahapan PEMILU 2024, KPUD Kapuas Gelar Bimtek Bagi Anggota PPK0
- Gerakan Relawan Anies Baswedan (GRAB) se-Kalteng Telah Terbentuk0
- Siapkan Porprov XII Tahun 2023 di Kotim, PBSI Kota Palangka Raya Adakan Seleksi Atlet0
"Saya berangkat sore hari, dan beberapa kali singgah di jalan. Kecewa sekali banyak jalan berlubang dan rusak parah yang kalau tidak hati-hati itu bisa makan korban jiwa," ujarnya saat diwawancarai.
Dia menambahkan jika banyak sekali truk-truk yang diduga mengangkut hasil tambang atau sawit yang melebihi muatan berlalu-lalang di jalan umum tanpa ada penindakan dari pemerintah setempat.
"Harusnya pemerintah bisa tegas dan menindak perusahaan yang memakai jalan umum untuk kepentingan bisnisnya, kasian jalannya pada rusak dan berlubang begini gara-gara mereka," tambahnya.
Dia melanjutkan jika bukan hanya kondisi jalan raya saja yang memprihatinkan, tapi kondisi penerangan jalannya juga kurang diperhatikan.
"Bayangkan saat kami pulang dari acara haul itu hujan deras, saya bawa anak kecil lagi, jalan dari arah Kasongan-Kereng itu kan rusaknya parah banget, lampu jalan juga gak ada, petugas yang jaga apalagi, padahal kan itu rawan kecelakaan," lanjutnya bercerita.
Apalagi menurutnya, Jembatan Sei Katingan yang menjadi akses penghubung beberapa kabupaten di Kalteng mengalami kerusakan dan minim spanduk himbauan peringatan.
"Aspal yang berlubang dan retak cuman dikasih plat besi saja, tapi kendaraan yang melebihi muatan tidak diawasi, kan bahaya. Anehnya juga, spanduk peringatan bahwa jembatan ini rusak malah dipasang disisi kanan-kiri jembatan, yang tidak kelihatan jelas himbauan peringatannya karena tertiup angin dan tidak pakai rangka kayu, coba dipasang dalam jarak 200, 100 dan 50 meter sebelum jembatan biar masyarakat yang mau lewat jembatan bisa membaca dan mengetahui kondisi jembatan yang rusak ini," keluhnya.
Disisi lain, dirinya juga merasa bersyukur dan bangga bisa menghadiri acara yang mulia dan mendatangkan barokah ini.
"Meskipun banyak suka dukanya, tapi In Sya Allah kami datang mengharapkan berkah dan barokah dari acara ini. Semoga dengan suksesnya acara haul ini, pemerintah bisa sadar dan memperbaiki kinerjanya yang kurang," tutupnya.(red)
Aris Kurnia Hikmawan
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















