- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
- Krisis BBM Meluas ke Kabupaten Lain, Pertamina Patra Niaga Palangka Raya Digerebek Massa
- BI dan Pemprov Kompak Jaga Stabilitas Ekonomi Kalteng
- Gubernur Pimpin Ziarah Tabur Bunga HUT ke-69 Kalteng di TMP Sanaman Lampang
Menghargai Kekayaan Seni Rupa Suku Dayak: Warisan Budaya yang Patut Dilestarikan
Penulis : Wita Aprilian Tina

Keterangan Gambar : Wita Aprilian Tina
Dosen Pengampu : Cahyo Wahyu Darmawan, S.Pd., M.Pd
Potretkalteng.com - OPINI - Seni rupa Suku Dayak adalah bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Indonesia. Sejak zaman dahulu, Suku Dayak telah menghiasi kehidupannya dengan seni yang memukau, mencerminkan keindahan alam, keyakinan spiritual, serta kearifan lokal yang kaya.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalteng Dukung Persiapan UCI MTB Eliminator World Cup 2024 Di Palangka Raya0
- Gubernur Dukung World Cup UCI MTB 20240
- UCI MTB Siap Dilaksanakan Kembali 19 Mei 2024 Di Palangka Raya0
- Peringati Hari Kenaikan Yesus Kristus, Persekutuan Mahasiswa Kristen FH UPR Jalin Tali Kasih0
- Tokoh Pemuda Dan Adat Pasak Talawang Suan Bersaudara Jadi Ancaman Kekuatan Pilkada Kapuas 20240
Namun, meskipun kekayaannya yang luar biasa, seni rupa Suku Dayak masih sering kali terabaikan dalam perkembangan seni dalam buku Pelajaran Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya menghargai dan melestarikan kekayaan seni rupa Suku Dayak.
Salah satu ciri khas yang mencolok dari seni rupa Suku Dayak adalah penggunaan motif alam dan simbol-simbol spiritual yang unik dan berbeda dari kebanyakan lainnya.
Setiap motif yang diukir atau dihias memiliki makna filosofis yang dalam, menceritakan kisah-kisah leluhur, hubungan dengan alam, serta upaya untuk mencapai keselarasan antara manusia dan alam semesta. Melalui seni rupa mereka, Suku Dayak tidak hanya mengabadikan sejarah dan kepercayaan mereka, tetapi juga memperkuat identitas budaya yang unik.
Namun, meskipun keindahan makna seni rupa Suku Dayak sangat dalam sayang sekali bahwa warisan budaya ini sering kali terpinggirkan dalam perbincangan tentang seni modern Indonesia.
Terlalu sering, seni modern cenderung didefinisikan oleh tren-tren global yang mengabaikan kekayaan lokal dan tradisional. Hal ini tidak hanya merugikan Suku Dayak secara budaya, tetapi juga menciptakan kesenjangan dalam apresiasi seni antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Pentingnya menghargai dan melestarikan seni rupa Suku Dayak tidak bisa diabaikan. Pertama-tama, seni rupa ini merupakan ekspresi kearifan lokal yang telah bertahan selama berabad-abad.

diambil dari Orami, contoh motif Batik Dayak.
Melestarikan seni rupa Suku Dayak berarti mempertahankan sebuah bagian yang penting dari identitas budaya Indonesia.
Selain itu, menghargai seni rupa Suku Dayak juga membuka peluang untuk memperluas wawasan seni modern Indonesia secara keseluruhan.
Dengan mengintegrasikan elemen-elemen tradisional ke dalam karya-karya yang modern misalnya patung maupun tarian namun menggunakan motif dayak, seniman dapat menciptakan narasi baru yang lebih inklusif dan merangsang pemikiran.
Dalam era globalisasi ini, penting bagi kita untuk tidak melupakan akar-akar budaya kita sendiri.
Seni rupa Suku Dayak adalah salah satu warisan yang berharga, yang tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga mengajarkan kita tentang kedalaman dan kekayaan budaya Indonesia.
Dengan menghargai dan melestarikan seni rupa Suku Dayak, kita tidak hanya menghormati leluhur kita, tetapi juga menciptakan fondasi yang kuat untuk masa depan keberagaman budaya Indonesia.
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Satresnarkoba Polres Kapuas bersama personel Polsek Kapuas Hulu kembali berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis . . .
-
Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas resmi menetapkan Suhartoyo sebagai Ketua PWI Kabupaten Kapuas masa . . .
-
Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat implementasi Universal Health Coverage (UHC) melalui Rapat Forum Komunikasi . . .

















