- Perkuat Sinergi, Pemkab Kapuas Gelar Rakor untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
- Pasca Lebaran, Bank Kalteng Pastikan Dana KHBS Aman dan Siap Penyaluran ke Masyarakat
- Memanas! Suyuti Syamsul Tanggapi Laporan Dugaan Malpraktik, Siap Ajukan Laporan Balik
- Libur Lebaran Hari Kedua, Ribuan Wisatawan Padati Objek Wisata Nyaru Menteng Palangka Raya
- Takbir Menggema, Gubernur Kalteng Lepas Pawai Akbar Idulfitri di Bundaran Besar
- Ratusan Peserta Ramaikan Pawai Gema Takbir Idul Fitri di Kuala Kapuas
- Silaturahmi Nyepi 2026, Perkuat Sinergi di Kediaman Ketua DPRD Kalteng
- Silaturahmi Nyepi 2026, Gubernur Kalteng Perkuat Toleransi dan Kebersamaan
- Sampaikan Pesan Persaudaraan, Hj. Netty Herawati Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H
- Empat ABK Feri Dermaga Selat Dites Urine, Polres Kapuas Pastikan Bebas Narkoba
Menghargai Kekayaan Seni Rupa Suku Dayak: Warisan Budaya yang Patut Dilestarikan
Penulis : Wita Aprilian Tina

Keterangan Gambar : Wita Aprilian Tina
Dosen Pengampu : Cahyo Wahyu Darmawan, S.Pd., M.Pd
Potretkalteng.com - OPINI - Seni rupa Suku Dayak adalah bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Indonesia. Sejak zaman dahulu, Suku Dayak telah menghiasi kehidupannya dengan seni yang memukau, mencerminkan keindahan alam, keyakinan spiritual, serta kearifan lokal yang kaya.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalteng Dukung Persiapan UCI MTB Eliminator World Cup 2024 Di Palangka Raya0
- Gubernur Dukung World Cup UCI MTB 20240
- UCI MTB Siap Dilaksanakan Kembali 19 Mei 2024 Di Palangka Raya0
- Peringati Hari Kenaikan Yesus Kristus, Persekutuan Mahasiswa Kristen FH UPR Jalin Tali Kasih0
- Tokoh Pemuda Dan Adat Pasak Talawang Suan Bersaudara Jadi Ancaman Kekuatan Pilkada Kapuas 20240
Namun, meskipun kekayaannya yang luar biasa, seni rupa Suku Dayak masih sering kali terabaikan dalam perkembangan seni dalam buku Pelajaran Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya menghargai dan melestarikan kekayaan seni rupa Suku Dayak.
Salah satu ciri khas yang mencolok dari seni rupa Suku Dayak adalah penggunaan motif alam dan simbol-simbol spiritual yang unik dan berbeda dari kebanyakan lainnya.
Setiap motif yang diukir atau dihias memiliki makna filosofis yang dalam, menceritakan kisah-kisah leluhur, hubungan dengan alam, serta upaya untuk mencapai keselarasan antara manusia dan alam semesta. Melalui seni rupa mereka, Suku Dayak tidak hanya mengabadikan sejarah dan kepercayaan mereka, tetapi juga memperkuat identitas budaya yang unik.
Namun, meskipun keindahan makna seni rupa Suku Dayak sangat dalam sayang sekali bahwa warisan budaya ini sering kali terpinggirkan dalam perbincangan tentang seni modern Indonesia.
Terlalu sering, seni modern cenderung didefinisikan oleh tren-tren global yang mengabaikan kekayaan lokal dan tradisional. Hal ini tidak hanya merugikan Suku Dayak secara budaya, tetapi juga menciptakan kesenjangan dalam apresiasi seni antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Pentingnya menghargai dan melestarikan seni rupa Suku Dayak tidak bisa diabaikan. Pertama-tama, seni rupa ini merupakan ekspresi kearifan lokal yang telah bertahan selama berabad-abad.

diambil dari Orami, contoh motif Batik Dayak.
Melestarikan seni rupa Suku Dayak berarti mempertahankan sebuah bagian yang penting dari identitas budaya Indonesia.
Selain itu, menghargai seni rupa Suku Dayak juga membuka peluang untuk memperluas wawasan seni modern Indonesia secara keseluruhan.
Dengan mengintegrasikan elemen-elemen tradisional ke dalam karya-karya yang modern misalnya patung maupun tarian namun menggunakan motif dayak, seniman dapat menciptakan narasi baru yang lebih inklusif dan merangsang pemikiran.
Dalam era globalisasi ini, penting bagi kita untuk tidak melupakan akar-akar budaya kita sendiri.
Seni rupa Suku Dayak adalah salah satu warisan yang berharga, yang tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga mengajarkan kita tentang kedalaman dan kekayaan budaya Indonesia.
Dengan menghargai dan melestarikan seni rupa Suku Dayak, kita tidak hanya menghormati leluhur kita, tetapi juga menciptakan fondasi yang kuat untuk masa depan keberagaman budaya Indonesia.
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, Pemkab Kapuas Gelar Rakor untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Perkuat Sinergi, Pemkab Kapuas Gelar Rakor untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menggelar Rapat Koordinasi . . .
-
Memanas! Suyuti Syamsul Tanggapi Laporan Dugaan Malpraktik, Siap Ajukan Laporan Balik
Memanas! Suyuti Syamsul Tanggapi Laporan Dugaan Malpraktik, Siap Ajukan Laporan Balik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Polemik dugaan malpraktik di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya memasuki babak baru. Plt. Direktur rumah sakit tersebut, dr. . . .
-
Pasca Lebaran, Bank Kalteng Pastikan Dana KHBS Aman dan Siap Penyaluran ke Masyarakat
Pasca Lebaran, Bank Kalteng Pastikan Dana KHBS Aman dan Siap Penyaluran ke Masyarakat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Bank Kalteng menyatakan kesiapan penuh untuk kembali melanjutkan layanan pembayaran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) . . .
-
Libur Lebaran Hari Kedua, Ribuan Wisatawan Padati Objek Wisata Nyaru Menteng Palangka Raya
Libur Lebaran Hari Kedua, Ribuan Wisatawan Padati Objek Wisata Nyaru Menteng Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Memasuki hari kedua perayaan Hari Raya Idulfitri, objek wisata alam Nyaru Menteng di Palangka Raya menjadi magnet bagi masyarakat. . . .
-
Ratusan Peserta Ramaikan Pawai Gema Takbir Idul Fitri di Kuala Kapuas
Ratusan Peserta Ramaikan Pawai Gema Takbir Idul Fitri di Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ratusan peserta turut meramaikan Pawai Gema Takbir dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Kota . . .

















