Masih Nekat Berjualan, Puluhan Gerobak Terpaksa di Tindak Petugas
Oleh : Tim redaksi

Potret Kalteng 01 Jul 2022, 21:17:20 WIB Daerah
Masih Nekat Berjualan, Puluhan Gerobak Terpaksa di Tindak Petugas

Keterangan Gambar : Petugas membongkar paksa dagangan PKL yang masih nekat berjualan


Potretkalteng.com - Palangkaraya - Setelah berbulan bulan dilakukan sosialisasi di lingkungan Pasar Besar terhadap puluhan pedagang kreatif lapangan (PKL) yang berjualan di sekitaran jalan Jawa, Seram, dll kini memasuki tahap eksekusi. Kamis (30/6/22)

Relokasi sejumlah pedagang yang berjualan di bahu jalan kini mulai dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya. Sosialisasi sebelumnya dilakukan untuk relokasi ke 3 blok yang disediakan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya selama satu minggu yang lalu . 3 blok tersebut yakni di Pasar Martapura, Pasar Pahandut Indah, dan Pasar Itah.

Pemerintah Kota melalui melalui Kecamatan Pahandut berkolaborasi bersama Disperindag Kota Palangka Raya, Satpol-PP, Dinas Perhubungan, PUPR, Koramil, Polsek Pahandut serta pengurus pasar besar menertibkan sejumlah pedagang yang terlihat dagangannya berada di bahu drainase.

Baca Lainnya :


Keterangan gambar:Camat Pahandut di dampingi Hadriansyah Ado dan Danramil Kota

Pihaknya menyusuri pedagang di Jalan Jawa, Jalan Seram,Jalan Halmahera, Jalan Bangka, dan Jalan Sumatra untuk memastikan pedagang tak lagi berjualan di bahu jalan dan drainase. Dari pantauannya terlihat bahu jalan tak lagi diduduki pedagang. Namun begitu masih ada sejumlah pedagang yang lapaknya masih berada di atas drainase.

Petugas Satpol PP setempat langsung menertibkan lapak pedagang yang berada diatas drainase. Selain itu, terdapat juga sisa-sisa barang milik pedagang yang berjualan di bahu jalan yang diangkut oleh pihaknya. Kemudian pedagang yang menggunakan mobil dialihkan ke lapak yang tersedia di Jalan Bangka.

Camat sendiri mengaku selama relokasi tersebut terdapat pedagang yang masih menolak untuk direlokasi. Namun pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pedagang tersebut agar menerima untuk direlokasi.

“Walaupun seperti ini juga, mereka sudah merasa lama berjualan disini, mau tidak mau mereka menggunakan badan jalan, dan tidak bisa kita pungkiri dan kita tetap memindahkan ke tempat yang masih kosong,” imbuhnya.

Dia menyebut dari tiga tempat relokasi tersebut, tersedia 28 blok di Pasar Martapura, 171 blok di Pasar Pahandut Indah, dan 20 blok di Pasar Itah. Pihaknya memperkirakan tempat relokasi tersebut cukup menampung pedagang yang disosialisasikan untuk relokasi tersebut.

“Kita tetap membantu saudara-saudara kita yang berjualan, tidak hanya memindahkan tanpa solusi, yang kita minta adalah mereka pindah,cari tempat yang enak, dan berusaha juga semakin nyaman,” tutupnya. (Red)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment