Antrean Panjang di SPBU Tak Pengaruhi Harga dan Stok Bahan Pokok di Palangka Raya
Oleh : Tim redaksi

Potret Kalteng 01 Jul 2022, 04:08:39 WIB Daerah
Antrean Panjang di SPBU Tak Pengaruhi Harga dan Stok Bahan Pokok di Palangka Raya

Keterangan Gambar : Hadriansyan Ado


Potretkalteng.com - Palangka Raya –  Pasca kenaikan BBM jenis Pertamax sejak 1 April lalu, disertai adanya antrean panjang di SPBU Kota Palangka Raya untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite, dipastikan tidak berdampak signifikan pada kenaikan harga maupun ketersediaan bahan pokok (bapok) dipasaran, Kamis (30/6/22).

“Kenaikan harga sejumlah komoditas maupun bapok dipasaran Kota Palangka Raya, masih bersifat fluktuatif atau naik turun. Jadi tidak sepenuhnya terjadi karena adanya kenaikan maupun kelangkaan BBM,”ungkap Kabid Perdagangan DPKUKMP Palangka Raya, Hadriansyah Ado.

Namun tidak menepis jika kenaikan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) itu sedikit banyak tetap mempengaruhi terhadap kenaikan harga sejumlah komoditas tertentu. Ia mencontohkan pasokan hewan ternak untuk persiapan Hari Raya Iduladha, seperti sapi maupun kambing dimana tetap mengalami kenaikan harga.

Baca Lainnya :

"Itu karena pasokan hewan kurban tersebut didatangkan dari jauh. Jadi tetap ada perhitungan biaya transportasi atau BBM,”bebernya.

Sementara itu disinggung apakah adanya kenaikan harga sejumlah BBM seperti Pertamax dalam pekan terakhir, akan berpengaruh ke angka inflasi di Kota Palangka Raya, menurut Adau tentu akan berpengaruh terhadap angka inflasi.

“Tetap akan terjadi inflasi. Namun kita berharap angka inflasinnya tidak terlalu berlebih,” harapnya.

Terlepas dari itu sambung Adau, Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, akan terus berupaya memastikan stok bapok di wilayah setempat. Terutama menjelang Hari Raya Iduladha, agar tetap aman dan terkendali.

“Kami terus memantau dan memonitor pasokan maupun harga bapok. Saat ini semuanya aman. Kalaupun ada beberapa yang mengalami kenaikan harga, tapi tidak mempengaruhi komoditas lain,”pungkasnya.(red)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment