- DPRD Kalteng Pacu Pembahasan Raperda Strategis, Sengketa Lahan Jadi Perhatian
- DPRD Kalteng Kebut Pembahasan Raperda Strategis, Dorong Regulasi Prioritas 2026 Segera Rampung
- El Nino 2026 Ancam Kalteng, DPRD Ingatkan Pemda Siaga Penuh Hadapi Karhutla
- DPRD Kalteng dan PUPR Barsel Sepakat Prioritaskan Perbaikan Jalan Desa Pararapak
- DPRD Kalteng Apresiasi Silaturahmi BKKBN, Dorong Penguatan Sinergi Program Bangga Kencana
- DPRD Kalteng dan BKKBN Perkuat Sinergi Tekan Stunting dan Wujudkan Keluarga Berkualitas
- DPRD Kalteng Soroti Kinerja Bank Kalteng, Dorong Peningkatan Kontribusi bagi Daerah
- Karhutla dan BBM Tak Stabil Beruntun Tekan Warga Barito Utara, Tokoh Adat Minta Pemerintah Turun Tan
- Semarak HUT RI ke-81, DPMPTSP Kapuas Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Lomba
- Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Legislator Kapuas Soroti Lambannya Serapan Anggaran
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Ketua Komisi I DPRD Kapuas, Lawin
potretkalteng.com - KAPUAS - Memasuki pertengahan tahun 2024, kalangan wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menyoroti lambannya serapan anggaran pemerintah daerah setempat.
Sebagaimana diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Kapuas, Lawin, kepada wartawan Potret Kalteng, Rabu, (12/10/2024)
"Kemaren komisi-komisi di DPRD melaksanakan rapat dengan masing-masing mitra kerja terkait pelaksanaan Perda APBD tahun anggaran 2024. Kami melihat secara umum serapan anggaran hanya kisaran 20 persen saja," tandas Lawin.
Baca Lainnya :
- Jembatan Pasar Senin Anjir Serapat Tengah Km.11 diresmikan, Pj Bupati Apresisi Dinas PUPR PKP Kapuas0
- Dinas PUPRPKP Mendapatkan Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas0
- Dinas PERKIMTAN Kalteng dan Dinas PUPRPKP Kapuas Selenggarakan Sosialisasi Penyadaran Publik0
- Cegah Stunting, Dinas PUPRPKP Kapuas Berikan Bantuan Bedah Rumah di Kecamatan Pulau Petak0
- Tim Perumahan Tata Ruang Dinas PUPRPKP Kapuas Survey Lokasi Relokasi Rumah Rawan Banjir 0
Anggota DPRD yang kembali terpilih ini mencontohkan anggaran bantuan rumah ibadah di Bagian Kesra Setda Pemkab Kapuas senilai Rp 23 miliar yang baru terserap hanya sekitar Rp 10 miliar.
"Serapan anggaran realisasi belanja di tingkat OPD yang masih rendah, tentunya akan merugikan peningkatan pelayanan bagi masyarakat," ujar Lawin.
Dilanjutkan Lawin, untuk itulah pihaknya mendorong sekaligus mengingatkan pihak eksekutif agar mempercepat serapan anggaran.
Lawin berharap pihak eksekutif bisa membuka mata. Penyerapan belanja anggaran harus dilaksanakan segera mungkin. Lantaran sudah memasuki satu semester anggaran.(red)
Heryadie
Berita Utama
-
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari . . .
-
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan rencana relokasi Pasar Ikan Grosir dari Jalan Mawar ke kawasan Pelabuhan Danau Mare, Kuala . . .
-
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik dan . . .
-
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi personel Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan . . .
-
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu . . .

















