- DPRD Kalteng Pacu Pembahasan Raperda Strategis, Sengketa Lahan Jadi Perhatian
- DPRD Kalteng Kebut Pembahasan Raperda Strategis, Dorong Regulasi Prioritas 2026 Segera Rampung
- El Nino 2026 Ancam Kalteng, DPRD Ingatkan Pemda Siaga Penuh Hadapi Karhutla
- DPRD Kalteng dan PUPR Barsel Sepakat Prioritaskan Perbaikan Jalan Desa Pararapak
- DPRD Kalteng Apresiasi Silaturahmi BKKBN, Dorong Penguatan Sinergi Program Bangga Kencana
- DPRD Kalteng dan BKKBN Perkuat Sinergi Tekan Stunting dan Wujudkan Keluarga Berkualitas
- DPRD Kalteng Soroti Kinerja Bank Kalteng, Dorong Peningkatan Kontribusi bagi Daerah
- Karhutla dan BBM Tak Stabil Beruntun Tekan Warga Barito Utara, Tokoh Adat Minta Pemerintah Turun Tan
- Semarak HUT RI ke-81, DPMPTSP Kapuas Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Lomba
- Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Kepala BKD Provinsi Kalteng Hadiri Pembukaan MTQH Ke XXXI Tahun 2023
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : foto bersama
potretkalteng.com - Pangkalan Bun - Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (BKD Prov. Kalteng) Lisda Arriyana menghadiri pembukaan MTQH ke XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023, Minggu (19/11/2023) di Arena Utama Lapangan Sampuraga Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan ini, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran menyampaikan harapannya supaya penyelenggaraan MTQH KE XXXI Tingkat Provinsi ini dapat menambah rasa kebersamaan dan semangat Isen Mulang, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Baca Lainnya :
- Ketua TP PKK Kalteng Buka Islamic Fair pada MTQH ke XXXI Tingkat Provinsi Tahun 20230
- Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Buka Secara Resmi MTQH ke XXXI Tingkat Prov. Kalteng Tahun 20230
- Wapres Maruf Amin Apresiasi Kinerja Monica Putri Rasyid Berdayakan Ribuan UMNK Hingga mampu ekspor0
- Buat Gebrakan Besar, Bambang Purwanto Bantu 74 Kelompok Tani di Kotawaringin Timur 0
- Wujudkan Ketahanan Pangan, Bambang Purwanto Berdayakan Ibu-ibu Tangguh di Sektor Pertanian 0
“Kegiatan MTQH ini adalah sarana yang sangat penting untuk mencetak generasi qurani yang dapat berprestasi dan mengharumkan nama Kalimantan Tengah di MTQ Nasional ke XXX di Kota Samarinda tahun 2024 nanti,” ujarnya.
Selanjutnya, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo selaku Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan MTQH ke XXXI tahun 2023 ini merupakan wadah untuk mempersiapkan dan menyeleksi peserta yang nantinya akan mewakili Kalimantan Tengah pada MTQ Nasonal Ke XXX di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur tahun 2024.(adv)
Mmckalteng
Berita Utama
-
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari . . .
-
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan rencana relokasi Pasar Ikan Grosir dari Jalan Mawar ke kawasan Pelabuhan Danau Mare, Kuala . . .
-
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik dan . . .
-
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi personel Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan . . .
-
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu . . .

















