- Bupati Heriyus Tegaskan Penghargaan Satyalancana Harus Jadi Motivasi ASN Pemkab Mura
- Sinergi Pemkab Mura dan Kantor Pertanahan Percepat Pelayanan Administrasi Pertanahan
- Bupati Heriyus Dorong Seluruh Perangkat Daerah Makin Teguh Jalankan Pemerintahan Berintegritas
- Pemkab Murung Raya Perkuat Kelembagaan Adat dan Kapasitas Pemangku Adat
- Kualitas Udara Mura Masuk Kategori Tidak Sehat, Pemkab Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar
- Pemkab Mura Perkuat Perhatian terhadap Pendidikan Anak Usia Dini
- Hadapi Kendala Distribusi Sungai, Pemkab Mura Kaji Alternatif Mobilisasi Fuel Lewat Jalur Darat
- Front Marhaenis Kalteng Soroti Transparansi Gangguan PLTU Asam Asam, Dorong Verifikasi Independen
- SMAN 2 Katingan Kuala Harumkan Kalteng, Sabet Juara 1 LCC 4 Pilar MPR RI 2026
- Ahli Waris Gugat PT Bumi Agro Makmur Rp42,9 Miliar terkait Sengketa Lahan 20 Hektar di PN Buntok
Hadapi Kendala Distribusi Sungai, Pemkab Mura Kaji Alternatif Mobilisasi Fuel Lewat Jalur Darat

Keterangan Gambar : Rapat Pemkab Murung Raya bersama perangkat daerah dan pihak swasta.
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya tengah mengkaji alternatif distribusi bahan bakar minyak (fuel) melalui jalur darat menyusul kendala pengangkutan menggunakan jalur sungai selama musim kemarau.
Baca Lainnya :
- MoU Rumah Sakit Rujuan Nasional, Sugianto: RSUD dr. Doris Sylvanus Siap Tangani Penyakit Jantung0
- Fairid: Sebagai Mahkluk Sosial Kita Wajib Peduli Sesama0
- Tertib Berlalu Lintas, Ditlantas Polda Kalteng Gelar Road Safety Campaign di CFD Bundaran Besar0
- Sebanyak 560 Peserta Seleksi Bintara Polri Dinyatakan Lulus Terpilih0
- Sekda Kalteng Lepas Keberangkatan Kontingen Pekan Special Olympic Nasional Kalteng0
Pemkab Murung Raya bersama perangkat daerah terkait dan pihak perusahaan melakukan pembahasan mengenai kemungkinan penggunaan jalan kabupaten untuk mendukung kelancaran pasokan fuel menuju kawasan operasional perusahaan.
Kendala distribusi terjadi karena debit Sungai Barito mengalami penyusutan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut membuat distribusi melalui jalur sungai tidak berjalan optimal dan berpotensi memengaruhi aktivitas operasional perusahaan. (wartadayak.com)
Sebagai alternatif, perusahaan mengajukan rencana penggunaan truk tangki dengan kapasitas sekitar 10.000 liter melalui jalur darat dari Simpang Laung menuju Tuhu. Armada yang diperkirakan melintas mencapai 10 hingga 11 unit kendaraan setiap harinya.
Namun, Pemkab Murung Raya tidak serta-merta memberikan dispensasi. Pemerintah daerah terlebih dahulu memperhatikan kemampuan jalan yang akan dilalui serta dampaknya terhadap keselamatan masyarakat dan keberlangsungan infrastruktur.
Jalan yang menjadi jalur rencana mobilisasi merupakan jalan kelas III dengan kemampuan Muatan Sumbu Terberat maksimal 8 ton. Sementara kendaraan yang direncanakan membawa muatan sekitar 10 ton dikhawatirkan memberikan tekanan terhadap konstruksi jalan, terlebih sebagian ruas baru mendapatkan penanganan melalui anggaran daerah.
Karena itu, Pemkab Murung Raya menekankan perlunya komitmen pihak perusahaan apabila mobilisasi melalui jalur darat nantinya diizinkan. Pemeliharaan serta pemulihan kondisi jalan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.
Pemkab juga membahas sistem pengawasan untuk memastikan kegiatan mobilisasi berlangsung tertib. Pengawasan di lapangan direncanakan melibatkan perangkat daerah dan aparat keamanan, termasuk untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas maupun potensi konflik dengan masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah kecamatan dan kelurahan di wilayah terdampak diminta turut mendukung proses sosialisasi kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, rencana mobilisasi diharapkan dapat dipahami oleh warga dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Pemkab Murung Raya membuka peluang kerja sama lebih lanjut dengan pihak swasta, khususnya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di sekitar wilayah operasional.
Melalui pembahasan tersebut, Pemkab Murung Raya berupaya mengambil kebijakan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kepentingan industri, masyarakat, keselamatan pengguna jalan serta perlindungan aset infrastruktur daerah. (LT)
Berita Utama
-
Ahli Waris Gugat PT Bumi Agro Makmur Rp42,9 Miliar terkait Sengketa Lahan 20 Hektar di PN Buntok
Ahli Waris Gugat PT Bumi Agro Makmur Rp42,9 Miliar terkait Sengketa Lahan 20 Hektar di PN Buntok
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM— Gugatan perdata atas sengketa lahan seluas 20 hektar di Kabupaten Barito Selatan resmi berlanjut ke meja hijau. Ahli waris keluarga Abdul . . .
-
SMAN 2 Katingan Kuala Harumkan Kalteng, Sabet Juara 1 LCC 4 Pilar MPR RI 2026
SMAN 2 Katingan Kuala Harumkan Kalteng, Sabet Juara 1 LCC 4 Pilar MPR RI 2026
KASONGAN, POTRETKALTENG.COM- Prestasi membanggakan kembali diraih pelajar Kalimantan Tengah di tingkat nasional. SMA Negeri 2 Katingan Kuala berhasil keluar sebagai . . .
-
Front Marhaenis Kalteng Soroti Transparansi Gangguan PLTU Asam Asam, Dorong Verifikasi Independen
Front Marhaenis Kalteng Soroti Transparansi Gangguan PLTU Asam Asam, Dorong Verifikasi Independen
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Front Marhaenis Kalimantan Tengah yang terdiri dari DPD GMNI Kalimantan Tengah, DPC GMNI Palangka Raya, DPD GPM Kalimantan Tengah dan . . .
-
Gubernur Agustiar Pimpin Rakor Karhutla, Tegaskan Percepatan Penanganan Kebakaran
Gubernur Agustiar Pimpin Rakor Karhutla, Tegaskan Percepatan Penanganan Kebakaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran . . .
-
Pengurus IKA ULM Kalteng Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
Pengurus IKA ULM Kalteng Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Ahmad Alim Bachri melantik Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lambung Mangkurat . . .

















