- DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
- Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
- Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
- Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
- Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
- Cegah Pelanggaran Prajurit, Subdenpom XVIII/1-3 Kaimana Gelar Sosialisasi Operasi Gaktib dan Yustisi
- Kembangkan Kasus Tambang Ilegal Kalimantan, Kapolri Perintahkan Bareskrim Sikat Habis Mafia TPPU Ema
- Kembangkan Kasus Tambang Ilegal Kalimantan, Kapolri Perintahkan Bareskrim Sikat Habis Mafia TPPU Ema
- Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Galian, Tim SAR Lakukan Evakuasi
- DPD LSr LPMT Kapuas Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Budi Sejahtera, Wujud kepedulian untk an
H. Abdul Rasyid Tolak Dinasti Sabran: Suara Baru untuk Kalteng

Keterangan Gambar : H. Abdul Rasyid AS (tengah) saat memberikan pernyataan di depan awak media pada Ahad, 29 September 2024
PANGKALAN BUN, POTRETKALTENG.COM – H. Abdul Rasyid AS, seorang pengusaha terkemuka dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengejutkan publik dengan pernyataan tegasnya menolak kepemimpinan dinasti Sabran dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) 2024.
Ia menilai sudah saatnya Kalteng dipimpin oleh sosok baru yang lebih kompeten dan berpengalaman.
Baca Lainnya :
- Jadi Dalang Pemortalan Lahan, Seorang Oknum Kades Diamankan Polisi0
- Dilantik Jadi Ketua Karang Taruna Teweh Timur,Jonedi Optimis Dapat Tingkatkan Kualitas Generasi Muda0
- DPR Nurul Iman: Ruang Diskusi Kreatif di Kasongan0
- Damkar Angkat Bicara Setelah Dituding Tidak Sigap Oleh Mantan Dewan Dalam Kebakaran Gereja Maranatha0
- Rahmat Nasution Hamka Resmi Mundur dari Jabatan Komisaris Non Independen Bank Kalteng0
Dalam konferensi pers pada 29 September 2024, H. Abdul Rasyid, yang juga bagian dari keluarga Sabran, menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan Gubernur H. Sugianto Sabran selama dua periode.
"Keluarga kami telah terlibat dalam pemerintahan cukup lama. Mari kita beri kesempatan kepada pemimpin yang memiliki kapasitas, pendidikan, dan pengalaman yang lebih baik."ungkapnya.
*Kontroversi di Bawah Kepemimpinan Sugianto*
Kepemimpinan Sugianto Sabran tidak lepas dari berbagai kontroversi, membuat masyarakat Kalimantan Tengah merasakan dampak negatif dari kebijakan yang dinilai kurang tepat. Abdul Rasyid menegaskan, dia merasa malu dengan beberapa keputusan yang diambil.
"Cukup sampai di sini, mari hentikan siklus ini dan beri kesempatan pada tokoh lain."ungkapnya.
*Tantangan Bagi Agustiar Sabran*
Majunya H. Agustiar Sabran, kakak Gubernur Sugianto, dalam Pilgub 2024 menimbulkan banyak pertanyaan. Banyak pihak meragukan apakah ia mampu membawa perubahan berarti atau justru akan meneruskan warisan kepemimpinan yang dianggap kurang memuaskan.
Tanpa langkah konkret untuk memisahkan dirinya dari stigma negatif tersebut, Agustiar berisiko kehilangan dukungan publik.
*Membangun Citra Positif*
H. Agustiar Sabran perlu bekerja keras untuk membangun citra positif dan mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat.
Ini adalah tantangan berat mengingat kekecewaan yang dirasakan oleh pemilih terhadap keluarga Sabran. Masyarakat kini semakin kritis dalam memilih pemimpin, mencari sosok dengan visi dan kemampuan nyata dalam menyelesaikan masalah.
*Harapan Pemimpin Berbasis Pendidikan dan Pengalaman*
H. Abdul Rasyid menekankan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang memadai. Ia menyebutkan beberapa nama yang dinilai layak untuk maju dalam Pilgub, seperti Abdul Razak-Sri Suwanto dan Willy Midel Yoseph-Habib Ismail.
"Kita butuh pemimpin yang memahami cara memajukan daerah ini melalui pengetahuan dan pengalaman," tambahnya.
*Menjaga Persatuan Pasca Pilkada*
Di akhir pernyataannya, H. Abdul Rasyid mengajak masyarakat untuk tetap bersatu meskipun terdapat perbedaan pilihan. Ia menegaskan pentingnya menjaga kerukunan demi kemajuan bersama.
"Pilkada adalah proses demokrasi. Setelahnya, kita harus kembali bersatu untuk membangun Kalteng," tutupnya.
Dengan suara dari tokoh berpengaruh seperti H. Abdul Rasyid, Pilgub Kalteng 2024 diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan bagi masyarakat.
Aris Kurnia Hikmawan
Berita Utama
-
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan tempat ibadah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . . .
-
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Lamandau memperkuat sinergi pengelolaan kawasan hutan . . .
-
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Jalan . . .
-
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memastikan pemenuhan hak serta . . .
-
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
LAMANDAU, POTRETKALTENG.COM - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamandau secara resmi mendirikan Front Siswa Marhaenis GMNI . . .

















