- Diduga Masuk Areal Plasma di Seruyan, Aktivitas Tambang Ilegal Dikeluhkan Warga
- H. Sudarsono: Qurban Ajarkan Keikhlasan, Kepedulian, dan Semangat Berbagi
- Hukum Pidana Korporasi dalam KUHAP Nomor 20 Tahun 2025: Langkah Maju atau Tantangan Baru Penegakan H
- Sambut Idul Adha 2026, CV Nansel Bersama Ratu Prabu Kalteng Gelar Aksi Berbagi Kasih di Teweh Selata
- Pj Sekda Kalteng Pimpin Penyaluran Daging Qurban di Istana Isen Mulang
- Pesona Tambun Bungai 2026 Resmi Dibuka, Pemprov Kalteng dan BI Perkuat UMKM
- Wabup Kapuas Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Saat Peringatan HUT Ke-69 Kalteng
- Fazariah Kamayanti Lanjutkan Kepemimpinan Solidaritas Partai Golkar di Kapuas
- Semarakkan Idul Adha 1447 H, BRI Kuala Kapuas Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
- Pemprov Kalteng Kucurkan Rp10 Miliar untuk Perbaikan Jalan Alternatif Palangka Raya - Muara Teweh
H. Abdul Rasyid Tolak Dinasti Sabran: Suara Baru untuk Kalteng

Keterangan Gambar : H. Abdul Rasyid AS (tengah) saat memberikan pernyataan di depan awak media pada Ahad, 29 September 2024
PANGKALAN BUN, POTRETKALTENG.COM – H. Abdul Rasyid AS, seorang pengusaha terkemuka dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengejutkan publik dengan pernyataan tegasnya menolak kepemimpinan dinasti Sabran dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) 2024.
Ia menilai sudah saatnya Kalteng dipimpin oleh sosok baru yang lebih kompeten dan berpengalaman.
Baca Lainnya :
- Jadi Dalang Pemortalan Lahan, Seorang Oknum Kades Diamankan Polisi0
- Dilantik Jadi Ketua Karang Taruna Teweh Timur,Jonedi Optimis Dapat Tingkatkan Kualitas Generasi Muda0
- DPR Nurul Iman: Ruang Diskusi Kreatif di Kasongan0
- Damkar Angkat Bicara Setelah Dituding Tidak Sigap Oleh Mantan Dewan Dalam Kebakaran Gereja Maranatha0
- Rahmat Nasution Hamka Resmi Mundur dari Jabatan Komisaris Non Independen Bank Kalteng0
Dalam konferensi pers pada 29 September 2024, H. Abdul Rasyid, yang juga bagian dari keluarga Sabran, menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan Gubernur H. Sugianto Sabran selama dua periode.
"Keluarga kami telah terlibat dalam pemerintahan cukup lama. Mari kita beri kesempatan kepada pemimpin yang memiliki kapasitas, pendidikan, dan pengalaman yang lebih baik."ungkapnya.
*Kontroversi di Bawah Kepemimpinan Sugianto*
Kepemimpinan Sugianto Sabran tidak lepas dari berbagai kontroversi, membuat masyarakat Kalimantan Tengah merasakan dampak negatif dari kebijakan yang dinilai kurang tepat. Abdul Rasyid menegaskan, dia merasa malu dengan beberapa keputusan yang diambil.
"Cukup sampai di sini, mari hentikan siklus ini dan beri kesempatan pada tokoh lain."ungkapnya.
*Tantangan Bagi Agustiar Sabran*
Majunya H. Agustiar Sabran, kakak Gubernur Sugianto, dalam Pilgub 2024 menimbulkan banyak pertanyaan. Banyak pihak meragukan apakah ia mampu membawa perubahan berarti atau justru akan meneruskan warisan kepemimpinan yang dianggap kurang memuaskan.
Tanpa langkah konkret untuk memisahkan dirinya dari stigma negatif tersebut, Agustiar berisiko kehilangan dukungan publik.
*Membangun Citra Positif*
H. Agustiar Sabran perlu bekerja keras untuk membangun citra positif dan mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat.
Ini adalah tantangan berat mengingat kekecewaan yang dirasakan oleh pemilih terhadap keluarga Sabran. Masyarakat kini semakin kritis dalam memilih pemimpin, mencari sosok dengan visi dan kemampuan nyata dalam menyelesaikan masalah.
*Harapan Pemimpin Berbasis Pendidikan dan Pengalaman*
H. Abdul Rasyid menekankan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang memadai. Ia menyebutkan beberapa nama yang dinilai layak untuk maju dalam Pilgub, seperti Abdul Razak-Sri Suwanto dan Willy Midel Yoseph-Habib Ismail.
"Kita butuh pemimpin yang memahami cara memajukan daerah ini melalui pengetahuan dan pengalaman," tambahnya.
*Menjaga Persatuan Pasca Pilkada*
Di akhir pernyataannya, H. Abdul Rasyid mengajak masyarakat untuk tetap bersatu meskipun terdapat perbedaan pilihan. Ia menegaskan pentingnya menjaga kerukunan demi kemajuan bersama.
"Pilkada adalah proses demokrasi. Setelahnya, kita harus kembali bersatu untuk membangun Kalteng," tutupnya.
Dengan suara dari tokoh berpengaruh seperti H. Abdul Rasyid, Pilgub Kalteng 2024 diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan bagi masyarakat.
Aris Kurnia Hikmawan
Berita Utama
-
Sambut Idul Adha 2026, CV Nansel Bersama Ratu Prabu Kalteng Gelar Aksi Berbagi Kasih di Teweh Selata
Sambut Idul Adha 2026, CV Nansel Bersama Ratu Prabu Kalteng Gelar Aksi Berbagi Kasih di Teweh Selata
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M, kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh dunia usaha di Kalimantan Tengah. CV Nansel . . .
-
Hukum Pidana Korporasi dalam KUHAP Nomor 20 Tahun 2025: Langkah Maju atau Tantangan Baru Penegakan H
Hukum Pidana Korporasi dalam KUHAP Nomor 20 Tahun 2025: Langkah Maju atau Tantangan Baru Penegakan H
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Perkembangan dunia usaha yang semakin kompleks telah melahirkan berbagai bentuk kejahatan korporasi yang berdampak luas terhadap . . .
-
H. Sudarsono: Qurban Ajarkan Keikhlasan, Kepedulian, dan Semangat Berbagi
H. Sudarsono: Qurban Ajarkan Keikhlasan, Kepedulian, dan Semangat Berbagi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Nuansa Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah masih begitu terasa di tengah masyarakat. Semangat pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian . . .
-
Diduga Masuk Areal Plasma di Seruyan, Aktivitas Tambang Ilegal Dikeluhkan Warga
Diduga Masuk Areal Plasma di Seruyan, Aktivitas Tambang Ilegal Dikeluhkan Warga
SERUYAN, POTRETKALTENG.COM — Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga beroperasi di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, kembali menjadi . . .
-
Semarakkan Idul Adha 1447 H, BRI Kuala Kapuas Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
Semarakkan Idul Adha 1447 H, BRI Kuala Kapuas Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Pembina Kerohanian Islam (BAPEKIS) dan Yayasan Baitul Maal . . .

















