GUBERNUR KALTENG MINTA MAAF, AKUI CAT JALAN PROTOKOL BELUM OPTIMAL

Potret kalteng 20 Mei 2026, 10:09:40 WIB PEMPROV KALTENG
GUBERNUR KALTENG MINTA MAAF, AKUI CAT JALAN PROTOKOL BELUM OPTIMAL

Keterangan Gambar : Diskusi Gubernur Agustiar sabran dengan Awak media Palangka Raya. (Foto:Yariyanto)





Baca Lainnya :

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM -  Agustiar Sabran menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait hasil pengecatan sejumlah ruas jalan protokol di Palangka Raya yang dinilai belum optimal.

Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung Gubernur saat bertemu dengan wartawan di Istana Isen Mulang, Selasa. Ia mengakui bahwa hasil pengerjaan pengecatan jalan belum sesuai harapan, terutama karena cat yang digunakan cepat memudar.


“Saya akui ada yang kurang. Saya minta maaf untuk kekurangan itu. Saya tidak mau menyalahkan OPD saya, saya yang salah,” ujar Agustiar.


Menurutnya, kritik yang disampaikan masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah. Ia menilai masukan tersebut penting sebagai bahan evaluasi agar ke depan kualitas pekerjaan pemerintah bisa lebih baik.


Gubernur menjelaskan bahwa pengecatan jalan protokol dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercantik kota, meningkatkan kenyamanan bagi pengguna jalan, khususnya pesepeda, serta dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.


Selain pengecatan, pemerintah juga melakukan penataan lingkungan seperti merapikan pepohonan di sepanjang jalan serta memasang lampu penerangan. Namun demikian, ia mengakui terdapat kendala dalam pelaksanaan teknis di lapangan.


Lebih lanjut, Agustiar juga menyinggung adanya dugaan pola kerja “ABS” (Asal Bapak Senang) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di mana pekerjaan tidak diawasi secara maksimal.

Untuk itu, ia telah menginstruksikan Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut, termasuk mengevaluasi pelaksanaan dan menentukan langkah lanjutan.


“Apakah ini kekeliruan OPD atau pelaksana proyek, nanti Inspektorat yang akan memeriksanya,” tegasnya.


Meski demikian, Gubernur tetap mengapresiasi kinerja OPD secara umum, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang selama ini dinilai telah bekerja dengan baik. Ia menegaskan bahwa persoalan ini menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.

Respons terbuka Gubernur ini pun mendapat perhatian publik, mengingat sikap mengakui kekurangan secara langsung dinilai sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap transparansi pemerintahan.


Masyarakat kini menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat serta langkah konkret pemerintah dalam memperbaiki kualitas pekerjaan di lapangan. (Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment