Food Estate di Kalteng Berdampak Positif Terhadap Pembangunan Insfratruktur di Kalteng
Tim Redaksi

potret kalteng 18 Nov 2022, 20:40:45 WIB Daerah
Food Estate di Kalteng Berdampak Positif Terhadap Pembangunan Insfratruktur di Kalteng

Potretkalteng.com - Pulang Pisau - Sebelum memasuki simpang Tahai akses jalan menuju Kecamatan Pandih Batu Lokasi Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau, yang terbayang di benak kita adalah perjalanan yang melelahkan dan penuh perjuangan untuk sampai pada titik lokasi Food. 


Setidaknya itulah hasil kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah ke Desa Belanti Siam dan Desa Gadabung Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (17/11/2022) didampingi Kepala Dinas PUPR KALTENG H. Shalahuddin mendampingi Bapak Gubernur H. Sugianto Sabran dalam rangka Kunjungan Kerja (kunker) ke lokasi Food Estate di Kab Pulang Pisau dan Kab Kapuas. 

Baca Lainnya :


Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran didampingi Kadis PUPR Prov. Kalteng, H. Shalahuddin

Salah satu yang menjadi mendampingi Gubernur H. Sugianto Sabran dalam rangka kunker ke lokasi Food Estate di Kab Pulang Pisau dan Kab Kapuas. Beberapa orang yang ikut dalam rombongan tersebut Ada tidak percaya dibenaknya betapa terkejutnya saat melihat jalan yang menjadi permanen baiknya karena waktu tempuh tidak lebih dari 40 menit dari

dari simpang Tahai,” ucapnya.


Menurut Gubernur Kalteng pembangunan infrastruktur jalan ini dan jembatan menuju Kecamatan Pandih Batu lokasi Food Estate adalah program pendukung utama yang berjalan seiring dengan pengembangan Food Estate. Ia mengklaim, program besar dan strategis, tidak ada manfaatnya tanpa didukung infrastruktur yang memadai.


“Program strategis ini akan mubazir dan tidak bermanfaat tanpa didukung jalan dan jembatan yang mapan dan mantap, karena ketidak sediaan infrastruktur pendukung akan melahirkan masalah baru. Aksesbilitas dan konektivitas yang buruk akan berdampak tidak lancarnya daya angkut produksi, sehingga berdampak tingginya biaya transportasi, dan jasa lainnya,” bebernya.


Sebagaimana diketahui Program Food Estate yang berlokasi di Desa Belanti Siam dan Desa Gadabung Kabupaten Pulang Pisau dan di Kabupaten Kapuas, merupakan program strategis nasional usulan Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2017 yang telah disetujui pelaksanaannya oleh Presiden Joko Widodo. 


Food estate merupkan Sebuah mega program ketahanan pangan, bukan hanya untuk Kalimantan Tengah, tetapi diharapkan menjadi bagian penting ketahanan pangan nasional, terlebih menghadapi inflasi dan ancaman krisis.


“Program Food Estate ini bukan hanya perkara pangan, ia akan memberikan multiflyer efek. Lihatlah masyarakat sekitarnya, dengan tersedianya infrastruktur jalan dan jembatan, hingga listrik yang tersedia saat ini, aktivitas perekonomian menggeliat, kehidupan sosial masyarakat tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujar Gubernur.


Sugianto Sabran optimis dengan Food Estate akan menjadi magnet baru dalam melahirkan pertumbuhan multi sektor lainnya, seperti pariwisata, pusat penelitian dan pendidikan hingga pengembangan teknologi terbarukan.


Ia menekankan dengan adanya Food Estate, pentingnya semua elemen masyarakat melihat peluang yang ada sebagai suatu momentum mempersiapkan diri, terlebih kaum milenial untuk menjadi bagian penting dalam program tersebut, bukan menjadi penonton.


“Peluang itu ada di depan mata, tinggal niat dan keinginan untuk menangkap peluang itu," tegasnya.

Ungkapnya pula, bahwa untuk membangun Kalimantan Tengah kuncinya hanya kebersamaan, dengan mengenyampingkan perbedaan.


“Perbedaan jangan dimaknai perpecahan, dan jangan dipaksa persamaan menjadi perbedaan. Saat kita perdebatkan perbedaan, bangsa lain sudah sampai bulan, kita hanya bangga produksi terang bulan, bangsa lain produksi bom atom, kita hanya bangga produksi kacang atom,” pungkasnya. (Red)


Penulis : HT







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment