- APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
- BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
- DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
- ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
- PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
- PEMPROV KALTENG PERCEPAT PERSIAPAN HARI JADI KE-69, TEKANKAN PROGRAM BERDAMPAK
- Sinergi Pemprov Kalteng dan DPRD Katingan Optimalkan Pajak Sektor Tambang
- Rakor Inflasi: Kalteng Fokus Stabilkan Harga Bawang, Cabai, dan Beras
- Dukung WFH, DPRD Palangka Raya Tegaskan Bukan Ajang Liburan
- Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
DPRD Batola Kawal Penyaluran Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Jejangkit

Keterangan Gambar : FOTO BERSAMA
JEJANGKIT, POTRETKALTENG.COM – Sebagai wujud komitmen dalam membantu warga terdampak banjir, DPRD Barito Kuala (Batola) melakukan pengawasan terhadap penyaluran bantuan di Kecamatan Jejangkit, Sabtu (08/02/2025). Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan oleh PT Palmina Utama dan PT Putra Bangun Bersama (Julong Group).
Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliyana Sari Wiryono, mengapresiasi Julong Group atas kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Julong Group yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir," ujar Ayu saat penyerahan simbolis bantuan.
Baca Lainnya :
- Fairid Naparin-Achmad Zaini Resmi Menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya 2025-20290
- Pengendara Keluhkan Penggunaan Jalan Umum oleh Angkutan Batu Bara PT. AUB0
- Posko Siaga Darurat Batingsor Didirikan di Kabupaten Balangan untuk Antisipasi Bencana0
- Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer, DPRD Barito Utara Lakukan Kunjungan Konsultasi ke Kemendagri0
- Kepala Bapperida Kalteng Berikan Arahan dalam Orientasi Penyusunan RKPD Kotawaringin Barat 20260
Selain memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat, DPRD Batola juga akan mengambil langkah-langkah strategis untuk mengurangi dampak banjir di masa depan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memeriksa kondisi tanggul yang tergerus banjir dan memastikan perlindungannya agar kejadian serupa dapat dihindari.
Lebih lanjut, Ayu juga menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mencari solusi bagi para petani yang terhambat aktivitasnya akibat banjir. Salah satu solusi yang direkomendasikan adalah penerapan metode padi apung. Langkah ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
Bantuan yang disalurkan oleh PT Palmina Utama dan PT Putra Bangun Bersama berupa 800 paket bahan pokok, perlengkapan bayi, serta peralatan dan perlengkapan sekolah senilai total Rp100 juta. Paket bantuan bahan pokok terdiri dari beras, mie instan, minyak goreng, gula, dan teh. Sementara itu, perlengkapan untuk bayi dan ibu hamil mencakup susu bayi, susu ibu hamil, bedak, sabun, minyak kayu putih, botol susu, dan popok bayi.
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Vice Direktur Julong Group Region Jalimantan Selatan, Rahmad Ade Hidayatullah, kepada Camat Jejangkit, Muhammad Didik Kaharudin. Rahmad menjelaskan bahwa ini merupakan bantuan tahap kedua setelah penyaluran bantuan pertama senilai Rp50 juta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batola pada Minggu (02/02/2025).
Selain itu, Julong Group juga menyerahkan 78 paket alat kebersihan pascabanjir dan dana sebesar Rp50 juta untuk pengadaan perlengkapan sekolah bagi siswa yang terdampak. Dana tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Batola, Aris Saputera.
"Saat ini, ada delapan satuan pendidikan yang terdampak banjir di Jejangkit, sehingga proses belajar mengajar terhambat dan harus melakukan Belajar Dari Rumah (BDR)," kata Aris. "Meskipun beberapa waktu lalu siswa sempat kembali belajar di sekolah, namun dengan meningkatnya debit air, BDR terpaksa dilanjutkan."
Menurut data BPBD Batola, sebanyak 1.011 rumah terdampak banjir di Jejangkit dengan total 3.692 jiwa. Desa Cahaya Baru menjadi yang paling terdampak dengan 1.245 jiwa, diikuti Jejangkit Timur (649 jiwa), Jejangkit Muara (481 jiwa), Sampurna (426 jiwa), Jejangkit Pasar (312 jiwa), Jejangkit Barat (290 jiwa), dan Bahandang (289 jiwa).
Upaya sinergi antara pemerintah dan perusahaan melalui CSR ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat pemulihan pascabencana.
Rahmat
Berita Utama
-
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kalimantan Tengah berhasil mengamankan posisi . . .
-
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik bersamaan dengan . . .
-
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan menjadi keluhan utama masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Palangka Raya, . . .
-
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun . . .
-
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT) memilih langkah strategis dengan mengedepankan audiensi dan dialog konstruktif . . .

















