- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
DPD GMNI Kalteng Kritik Kehadiran Aparat Kepolisian sebagai Dosen Tamu di FISIP UPR

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Bidang Politik DPD GMNI KALTENG, Satria Bintang Erja Hamadani
Baca Lainnya :
- Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Se-Kalteng: Transformasi Posyandu Menuju Pusat Layanan Masyarak0
- Pemprov Kalteng Mantapkan Pendidikan dan Kesehatan Pelajar Lewat Program Strategis Nasional0
- Bawa Misi Sosial Kemanusiaan dan Kamtibmas, Kapolres Kapuas Dukung Program LSR LPMT0
- Sekda Hadiri Rakor Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting0
- Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Anjir Kalampan0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kalimantan Tengah (DPD GMNI Kalteng) menyampaikan kritik terhadap kegiatan pengajaran yang melibatkan aparat kepolisian sebagai dosen tamu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Palangka Raya.
Melalui Wakil Ketua Bidang Politik, Satria Bintang Erja Hamadani, DPD GMNI Kalteng menilai kehadiran aparat berseragam lengkap dengan pengawalan ketat di lingkungan kampus dapat memengaruhi suasana akademik dan kebebasan berpikir mahasiswa.
“Saya tidak mempermasalahkan aparat kepolisian menjadi tenaga pendidik selama memiliki kompetensi dan kelayakan. Namun, yang menjadi perhatian adalah ketika pengajaran dilakukan dalam kondisi aparat berseragam lengkap dan dikawal ketat. Ini bisa menimbulkan kesan intimidatif,” ujar Satria Bintang dalam keterangannya, Kamis (21/8).
Menurutnya, kampus seharusnya menjadi ruang bebas untuk berpikir kritis dan terbuka bagi semua mahasiswa, tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Ia menyebut, kondisi tersebut bisa berdampak terhadap keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pendapat atau bertanya, terutama bagi mahasiswa baru.
“Masuknya aparat ke ruang kelas dengan atribut resmi berpotensi menghambat nalar kritis mahasiswa. Saya khawatir mahasiswa menjadi enggan berdiskusi atau mengajukan pertanyaan yang tajam karena merasa tidak nyaman,” tambahnya.
DPD GMNI Kalteng berharap agar ke depan kegiatan akademik di Universitas Palangka Raya, khususnya di FISIP, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebebasan akademik dan kenyamanan mahasiswa dalam belajar. Satria juga menegaskan bahwa Kalimantan Tengah memiliki banyak akademisi yang dinilai layak dan kompeten untuk mengisi peran sebagai dosen tamu.
“Kami percaya bahwa Kalimantan Tengah tidak kekurangan sumber daya akademik yang mampu memberikan kontribusi dalam kegiatan pengajaran di kampus,” tutupnya.
Pihak Universitas Palangka Raya maupun kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kritik yang disampaikan oleh DPD GMNI Kalteng ini.
RH
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















