- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
Sekda Hadiri Rakor Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting

Keterangan Gambar : Foto saat rapat
Baca Lainnya :
- Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Anjir Kalampan0
- RSUD Kapuas dan Kejari Teken Pakta Integritas Proyek Strategis0
- Bupati Kapuas Serahkan Bantuan Perahu untuk Nelayan di Kapuas Barat0
- Kalteng BERKAH Disambut Positif, Visi Gubernur Agustiar Raih 97 Persen Dukungan0
- Gubernur Kalteng Buka Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SMAN 2 Palangka Raya: Wujud Komitmen pada Gene0
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) tahun 2025, yang berlangsung di Aula Bapperida Kapuas, Selasa (19/8/2025).
Rakor ini merupakan langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, yang mencatat adanya peningkatan prevalensi stunting di Kabupaten Kapuas dari 16,2 persen pada 2023 menjadi 22,5 persen di tahun 2024.
Hadir dalam rakor tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, bersama para kepala perangkat daerah, camat, serta perwakilan dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan.
Dalam arahannya, Sekda Usis I. Sangkai menyampaikan bahwa tujuan utama pelaksanaan Rakor ini adalah untuk mengevaluasi hasil SSGI 2024, menilai efektivitas intervensi yang telah dilakukan, serta memperkuat kebijakan berbasis data guna mendukung perencanaan dan pelaksanaan program penurunan stunting yang berkelanjutan.
"Stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kenaikan angka stunting ini harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri; diperlukan keterlibatan lintas sektor, termasuk peran aktif masyarakat dan dunia usaha," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa data dari SSGI menjadi acuan penting dalam menyusun kebijakan dan program intervensi yang lebih tepat sasaran. "Rakor ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan menyusun langkah-langkah nyata agar program penurunan stunting semakin terarah dan berkelanjutan," tambahnya.
Berbagai program intervensi telah digulirkan oleh Pemkab Kapuas, seperti pemberian makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil dan balita, penguatan posyandu, peningkatan cakupan imunisasi, serta edukasi tentang pola asuh dan sanitasi sehat di tingkat keluarga. Selain itu, pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan pekarangan dan bantuan usaha kecil turut digalakkan untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga.
Pemerintah juga terus mendorong kolaborasi dengan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), serta meningkatkan sinergi dengan organisasi kemasyarakatan agar upaya penurunan stunting lebih menyentuh langsung ke masyarakat.
Dengan koordinasi yang semakin solid dan dukungan semua pihak, Pemkab Kapuas optimistis dapat menekan angka stunting secara bertahap, sejalan dengan target nasional penurunan prevalensi stunting menjadi 14 persen yang sebelumnya ditetapkan pada 2024 dan kini menjadi bagian dari agenda kerja tahun 2025.
Sebagai informasi, data lengkap hasil SSGI 2024 dapat diakses melalui situs resmi Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan.
Heryadi
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















