- Kabar Duka, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas Jhon Pita Kadang Meninggal Dunia
- Digugat Terkait Isu Papan Tulis Interaktif, Gubernur Kalteng Hormati Proses Hukum
- Bupati Wiyatno Lepas Ratusan Rider Trail Adventure, Ajang Silaturahmi dan Olahraga Positif
- Modus Pura-Pura Mogok, Pencuri Motor di Kapuas Ringkus Tim Resmob Usai Tipu Mahasiswa
- Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
- Transformasi Paradigma Hukum Pidana Indonesia: Dari Keadilan Retributif Menuju Keadilan Korektif dan
- Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
- Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
- 40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
- Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Sekda Hadiri Rakor Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting

Keterangan Gambar : Foto saat rapat
Baca Lainnya :
- Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Anjir Kalampan0
- RSUD Kapuas dan Kejari Teken Pakta Integritas Proyek Strategis0
- Bupati Kapuas Serahkan Bantuan Perahu untuk Nelayan di Kapuas Barat0
- Kalteng BERKAH Disambut Positif, Visi Gubernur Agustiar Raih 97 Persen Dukungan0
- Gubernur Kalteng Buka Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SMAN 2 Palangka Raya: Wujud Komitmen pada Gene0
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) tahun 2025, yang berlangsung di Aula Bapperida Kapuas, Selasa (19/8/2025).
Rakor ini merupakan langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, yang mencatat adanya peningkatan prevalensi stunting di Kabupaten Kapuas dari 16,2 persen pada 2023 menjadi 22,5 persen di tahun 2024.
Hadir dalam rakor tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, bersama para kepala perangkat daerah, camat, serta perwakilan dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan.
Dalam arahannya, Sekda Usis I. Sangkai menyampaikan bahwa tujuan utama pelaksanaan Rakor ini adalah untuk mengevaluasi hasil SSGI 2024, menilai efektivitas intervensi yang telah dilakukan, serta memperkuat kebijakan berbasis data guna mendukung perencanaan dan pelaksanaan program penurunan stunting yang berkelanjutan.
"Stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kenaikan angka stunting ini harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri; diperlukan keterlibatan lintas sektor, termasuk peran aktif masyarakat dan dunia usaha," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa data dari SSGI menjadi acuan penting dalam menyusun kebijakan dan program intervensi yang lebih tepat sasaran. "Rakor ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan menyusun langkah-langkah nyata agar program penurunan stunting semakin terarah dan berkelanjutan," tambahnya.
Berbagai program intervensi telah digulirkan oleh Pemkab Kapuas, seperti pemberian makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil dan balita, penguatan posyandu, peningkatan cakupan imunisasi, serta edukasi tentang pola asuh dan sanitasi sehat di tingkat keluarga. Selain itu, pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan pekarangan dan bantuan usaha kecil turut digalakkan untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga.
Pemerintah juga terus mendorong kolaborasi dengan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), serta meningkatkan sinergi dengan organisasi kemasyarakatan agar upaya penurunan stunting lebih menyentuh langsung ke masyarakat.
Dengan koordinasi yang semakin solid dan dukungan semua pihak, Pemkab Kapuas optimistis dapat menekan angka stunting secara bertahap, sejalan dengan target nasional penurunan prevalensi stunting menjadi 14 persen yang sebelumnya ditetapkan pada 2024 dan kini menjadi bagian dari agenda kerja tahun 2025.
Sebagai informasi, data lengkap hasil SSGI 2024 dapat diakses melalui situs resmi Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan.
Heryadi
Berita Utama
-
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 18 April 2026. Penyesuaian ini mencakup sejumlah . . .
-
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus membenahi program strategis daerah, salah satunya bantuan sosial Kartu Huma Betang . . .
-
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan temu wartawan bersama organisasi pers sebagai upaya mempererat sinergi . . .
-
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
MAGELANG, POTRETKALTENG.COM – Sebanyak 478 pimpinan parlemen daerah dari seluruh Indonesia berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti agenda . . .
-
Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
PALANGKA RAYA, POTRETKALTEG.COM -Hukum pidana tidak lahir di ruang hampa. Ia adalah cerminan dari nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat pada masanya. Namun, fenomena . . .

















