- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
Dinkes Gelar Pelatihan Komunikasi untuk Nakes di Puskesmas guna Meningkatkan Pelayanan kesehatan

Keterangan Gambar : Kabid Kesmas Fery Iriawan saat menyampaikan sambutan Kadis Kesehatan
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG,COM– Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Dinkes Prov. Kalteng) menyelenggarakan Pelatihan Komunikasi Puskesmas Pelayanan Prima bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten/Kota. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ini dilaksanakan pada Senin (2/12/2024) di Hotel Neo Palangka Raya. Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fery Iriawan, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan.
Baca Lainnya :
- BSIP Kalteng Dan Gempita Kalteng Panen Raya di Food Estate Gunung Emas0
- Anggota DPR RI, Muhammad Syauqie dukung Konektivitas Transportasi di Kalimantan Tengah0
- Nekat Bawa 1 Ons Sabu, 2 Orang Diamankan Ditresnarkoba Polda Kalteng di Jalan0
- Kepala BKD Provinsi Kalteng Pimpin Rapat Finalisasi Daftar Penyelenggara Negara Wajib Lapor LHKPN0
- Peningkatan Peran Pusdalops PB dalam Pengendalian Karhutla, BPBPK Provinsi Kalteng Gelar Bimtek Posk0
Dalam sambutannya, Fery Iriawan menyampaikan pentingnya akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi setiap individu. Ia menekankan bahwa pemerintah bertanggung jawab menyediakan informasi, edukasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memberdayakan masyarakat agar dapat berperan aktif dalam upaya peningkatan kesehatan.
Lebih lanjut, Fery menyatakan bahwa untuk menjamin pelayanan kesehatan yang komprehensif, pengelolaan puskesmas yang baik dan tenaga kesehatan yang profesional dalam berkomunikasi sangatlah penting. Komunikasi yang efektif antara tenaga kesehatan dengan pasien atau keluarga pasien, serta antar sesama mitra di puskesmas, merupakan kunci dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas.
“Seringkali, ketidakpuasan pasien disebabkan oleh kurangnya kemampuan berkomunikasi yang memadai dari tenaga kesehatan. Puskesmas diharapkan dapat memberikan pelayanan yang memuaskan, di mana pelayanan prima berarti memberikan perhatian terbaik kepada pasien untuk memenuhi kebutuhan mereka dan memastikan kepuasan mereka,” ujar Fery.
Menurutnya, kepuasan pasien menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan. Ketika pasien merasa tidak puas dengan layanan yang diberikan, mereka cenderung tidak akan kembali. Beberapa keluhan umum yang sering diajukan oleh pasien mencakup masalah kebersihan dan lamanya waktu tunggu untuk menerima perawatan, yang sering menjadi kendala dalam memanfaatkan layanan medis.
Fery juga menegaskan bahwa menurut Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2016), tingkat kepuasan pasien yang mencapai lebih dari 95% merupakan standar pelayanan minimal. Apabila tingkat kepuasan kurang dari 95%, maka pelayanan tersebut dianggap tidak memenuhi syarat, baik dari segi kualitas kinerja maupun kesiapan fasilitas.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan dapat meningkatkan kepercayaan serta kepuasan pasien. Dengan meningkatkan keterampilan komunikasi, diharapkan para tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan memenuhi harapan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, Dinkes Prov. Kalteng berharap dapat terus memperbaiki kualitas pelayanan di puskesmas, dengan fokus pada komunikasi yang lebih efektif, serta meningkatkan kepuasan pasien sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















