- APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
- BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
- DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
- ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
- PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
- PEMPROV KALTENG PERCEPAT PERSIAPAN HARI JADI KE-69, TEKANKAN PROGRAM BERDAMPAK
- Sinergi Pemprov Kalteng dan DPRD Katingan Optimalkan Pajak Sektor Tambang
- Rakor Inflasi: Kalteng Fokus Stabilkan Harga Bawang, Cabai, dan Beras
- Dukung WFH, DPRD Palangka Raya Tegaskan Bukan Ajang Liburan
- Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
Bappedalitbang Kalteng bersama LPPIA FIA UI Lakukan Sinkronisasi Data

Keterangan Gambar : Kepala Bappedalitbang Prov. Kalteng Leonard S. Ampung menerima Plakat dari LPIA FIA UI
PALANGKA RAYA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Lembaga Pengkajian dan Penerapan Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (LPPIA FIA UI) melakukan sinkronasi data dan diskusi persiapan diseminasi hasil kerja sama kajian, bertempat di Ruang Rapat Kepala Bappedalitbang, Selasa (30/7/2024).
Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung menyampaikan bahwa kajian ini diadakan karena keinginan Provinsi Kalimantan Tengah untuk melakukan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah, dengan memaksimalkan pelayanan pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat.
Baca Lainnya :
- Plh Pemkesra Hadiri Diseminasi Hasil Kajian Workforce Planning dan Innovation Planning0
- Ormas Ratu Prabu Dukung Fairid Naparin dan Achmad Zaini di Pilkada Palangka Raya 20240
- Lansia Tidak Tercoklit, Panwascam Tewang Sanggalang Garing Saran dan Bantu Perbaikan0
- Pemko Palangka Raya Komitmen Dukung Perkembangan UMKM Lokal0
- Pemko Palangka Raya Salurkan Bansos Permakanan dan Sandang Secara Door to Door0
Ditambahkan Leonard, terdapat tiga indikator yang digunakan untuk menganalisis Indeks Kebahagiaan di Kalimantan Tengah yaitu Dimensi Kepuasan Hidup, Dimensi Perasaan, dan Dimensi Makna Hidup. Dari hasil analisis, kondisi indeks kebahagiaan di perkotaan dan perdesaan menunjukkan perbedaan yang signifikan di semua dimensi dan indikator.
“Hal tersebut sejalan dengan data objektif di berbagai aspek seperti kesehatan, pendidikan, dan lainnya yang lebih terkonsentrasi di perkotaan,” ungkap Leonard.(adv)
Mmc Kalteng
Berita Utama
-
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kalimantan Tengah berhasil mengamankan posisi . . .
-
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik bersamaan dengan . . .
-
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan menjadi keluhan utama masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Palangka Raya, . . .
-
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun . . .
-
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT) memilih langkah strategis dengan mengedepankan audiensi dan dialog konstruktif . . .

















