- APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
- BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
- DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
- ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
- PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
- PEMPROV KALTENG PERCEPAT PERSIAPAN HARI JADI KE-69, TEKANKAN PROGRAM BERDAMPAK
- Sinergi Pemprov Kalteng dan DPRD Katingan Optimalkan Pajak Sektor Tambang
- Rakor Inflasi: Kalteng Fokus Stabilkan Harga Bawang, Cabai, dan Beras
- Dukung WFH, DPRD Palangka Raya Tegaskan Bukan Ajang Liburan
- Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
8 Orang Terduga Pelaku Pembunuhan Polisi Berhasil Diringkus Setelah Puntun Di obrak Abrik
Tim Redaksi

Potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Puluhan Polisi Gabungan Sedari tadi malam bekerja keras untuk menangkap pelaku pembunuhan polisi yang tewas dikawasan yang diduga sarang narkoba.
Kerja keras aparat dari Polsek Pahandut,Polres Palangka Raya dan Polda Kalteng akhirnya berhasil meringkus 8 orang terduga pembunuhan Aiptu Aipda Andre Wibisono, personel Dokkes Polsek Sabangau.
Kawasan puntun pada Sabtu 03 Desember dipenuhi oleh puluhan aparat gabungan yang meringsek masuk kedalam jonggol sebuah nama tempat yang diduga sebagai sarang peredaran narkoba.
Baca Lainnya :
- Tampil Maksimal, Tim Laskar Ngopi FC Juarai Trofeo Dasba 60000
- Iman Dan Pengharapan Tuhan Landasan Awal Dalam Perayaan Natal Jemaat GPdI KasihKarunia Palangka Raya0
- Bantu Masyarakat Kecil Dengan Sembako Murah0
- Seorang Anggota Polisi Ditemukan Tewas di Kawasan Puntun0
- Pekerjaan Lambat, Siswa SDN 2 Selat Dalam Terpaksa Belajar di Teras Sekolah0
Loket dan akses jalan yang selama ini menjadi pintu masuk peredaran narkoba juga dibakar dan dihancurkan oleh aparat kepolisi
Dan 8 orang terduga pelaku pembunuhan anggota Polri yang terjadi padaJumat 02 Desember berhasil digelandang ke Polda Kalteng .
Direktur Reskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Faisal F Napitupulu,saat press rilis mengatakan bahwa Polisi berhasil mengamankan kedelepan terduga pelaku pembunuhan.
" Saat ini para terduga pelaku pembunuhan seorang anggota Polisi masih menjalani pemeriksaan secara intensive,mengenai motif pembunuhan masih dalam pemeriksaan" ujarnya Sabtu 03 Desember 2022 di Mapolda Kalteng.
Ia juga menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan patroli dikawasan yang menjadi lokasi pembunuhan agar tak ada lagi sarang baru peredaran narkoba.
( AUL)
Berita Utama
-
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kalimantan Tengah berhasil mengamankan posisi . . .
-
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik bersamaan dengan . . .
-
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan menjadi keluhan utama masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Palangka Raya, . . .
-
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun . . .
-
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT) memilih langkah strategis dengan mengedepankan audiensi dan dialog konstruktif . . .

















