- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
56 Tahun Berdiri, SMK-GKE Mandomai Akan Berbenah Diri
Oleh : Untung

Keterangan Gambar : Tampak halaman depan SMK - GKE Mandomai Kapuas
Potretkalteng.com - Kapuas - Dulu bernama STM-GKE Mandomai seiring waktu disesuaikan dengan Program Kemendiknas berubah menjadi SMK-GKE Mandomai yang dikelola oleh salah satu yayasan dibawah naungan Majelis Gereja Kalimantan Evangelis (GKE). Sejak berdirinya pada tanggal 23 Januari 1967 sampai sekarang Sekolah kejuruan ini mengalami regenerasi baik guru-guru dan para petingginya.
Sekolah Kejuruan swasta pertama di Kalimantan Tengah ini sejak awal menjadi wadah dimana terbukti mampu mecetak Alumnusnya sebagai manusia mandiri dan memiliki SDM yang Mumpuni untuk bersaing di dunia Industri kerajinan Banguna Kayu dan Meubel/ Furniture seperti Bangunan kayu Tanpa menggunakan Paku dan Meubeler dari bahan kayu diantaranya Meja, Kursi dan Kelengkapan Kamar tidur lainya, tak jarang juga STM/SMK Mandomai mendapat order berupa Soupenir kerajinan khasnya.
Pada masanya STM/SMK - GKE Mandomai pernah mendapat predikat sekolah terbaik se Indonesia, wajarlah mendapat predikat itu karena sarana prasarana yang dimilikinya seperti Mesin-mesin pengolahan kayunya tergolong canggih di masa itu tambah lagi tenaga pengajarnya lengkap dan mereka berasal dari Jerman dan Swiss.
Baca Lainnya :
- Mendekati Pesta Demokrasi Tahun 2024, Kadisdikcapil Kapuas : Data Kita Siap0
- Orang Muda Ganjar Barito Utara Adakan Pelatihan Sepakbola Siswa/i Se-kabupaten Muara Teweh0
- 412 anggota PPS tahun 2024 untuk 11 kecamatan dilantik di Gor Kapuas.0
- Pemko Palangka Raya Siapkan Skema Relokasi Bagi Warga Terdampak Ablasi Sungai Kahayan.0
- Penanganan dan Pengurangan Sampah Jadi Indikator Utama Dalam Pengelolaan Sampah di Palangka Raya 0

Ubay Assan ST Ketua Yayasan SMK-GKE Mandomai
Jika program pendidikan sekolah menengah umumnya pada saat itu dapat ditempuh dalam waktu 3 Tahun, STM/SMK GKE Mandomai saat itu mewajibkan para siswanya 4 Tahun dengan ketentuan 3 Tahun belajar dengan program teori dan 1 Tahun belajar dalam program Praktek.
Dalam pembelajaran praktek para siswa bersama dengan guru guru mengelola produksi hasil karyanya sesuai orderan yang diminta oleh para pemesan dan sering kali pesanan itu masuk dari pemesanan luar daerah.
Melalui Ketua Yayasan STM/SMK - GKE Mandomai, Ubay Assan ST dalam keterangan nya kepada awak media menjelaskan bahwa sesuai kebutuhan dan perkembangan teknologi dan peradaban saat ini beliau bersama dewan guru dan unsur yang terlibat akan berdiskusi untuk bersepakat merubah mainset sekolah ini.

"Tujuan perubahan itu agar para siswa dapat berkembang dan berinovasi mengembangkan jati dirinya.
Harapan saya kepada semua pihak trrkait Mari kita bersinergi untuk untuk merubah mainset sekolah ini dan menginventarisir kondisi sarana prasana sekolah ini untuk peremajaan kedepan karena kita ketahui bersama untuk Bangunan sudah mengalami perubahan dan pembangunan, namun kalat alat alat praktek seperti mesin mesin pertukangan dan industri walaupun sebagian masih berfungsi tapi harus remajakan." Tutup Ubay.(red)
Untung
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















