- Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
- Polres Kapuas Raih Dua Penghargaan Nasional di Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Murung Raya Hadiri Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara, Perkuat Sinergi Antardaerah
- Bupati Murung Raya Hadiri Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara, Perkuat Sinergi Antardaerah
- HUT ke-24 Gunung Mas, Bupati Murung Raya Heriyus Sampaikan Apresiasi Pembangunan
- Bupati Murung Raya Hadiri HUT ke-24 Gunung Mas, Dorong Penguatan Kemandirian Daerah
- Banmus DPRD Kalteng Matangkan Agenda Persidangan dan Program Prioritas Daerah
- Banmus DPRD Kalteng Sinkronkan Agenda Persidangan dan Program Strategis Daerah
- Pemkab Murung Raya Sampaikan Jawaban atas Masukan Fraksi DPRD soal Pertanggungjawaban APBD 2025
- Rahmanto Muhidin Dipercaya Pimpin KKB Murung Raya Periode 2026–2031
Warga Yang Mendesak Pecat Kades Karena Perbuatan Asusila Kini Mendapat Intimidasi
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : AIdil, Kordinator dari Desa Hajak
Potretkalteng.com - Muara Teweh - Peristiwa dugaan persetubuhan dan atau perselingkuhan oknum Kepala Desa (Kades) Hajak, Kec. Teweh Baru, Barito Utara, Kalimantan Tengah dengan warganya sendiri yang konon sudah bersuami menyulut kemarahan ratusan warga desa Hajak.
Peristiwa asusila yang di duga terjadi pada tanggal 12 Desember 2022 yang lalu di Kebun Karet, istri M, warga desa hajak sebut saja namanya Nyonya (samaran-red) sempat mencoba bunuh diri dengan cara gantung diri. Beruntung, menurut informasi yang di dapat awak media Potret Kalteng, anak korban mendengar bunyi kursi jatuh di dapur, setelah si anak melihat ke dapur, ternyata ibunya mencoba bunuh diri.
Baca Lainnya :
- Walikota Palangka Raya Tinjau Korban Rumah Abrasi Sungai Kahayan0
- Selesai Laksanakan Rakerda, Pengurus Daerah IKSPI Kalteng Fokus Siapkan Atlet0
- Akhir Pekan Warga Jalan Garuda Gempar,4 Ruko dan 1 Pabrik Batako Hangus Terbakar0
- Dr.H. Junaidi, SE ,SKM, MAP, M.Kes di Lantik Jadi ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba Kab Kapuas. 0
- Diduga Kades Melakukan Asusila, Warga Hajak Mengadu Ke Anggota DPRD Barito Utara0
Nyonya pun segera ditolong dan dibawa merumah sakit, Dari kejadian percobaan bunuh diri tersebut terkuak bahwa Nyonya kesal dan marah kepada S karena S ingkar janji untuk memperistri Nyonya setelah beberapa kali melakukan persetubuhan dengan S.


Bukti Aduan warga kepada DPRD Kabupaten Barito Utara
Tanggal 15 Desember 2022, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Barito Utara. Proses hukum berjalan di Polsek Teweh Tengah. Dan informasi yang dihimpun awak media Potret Kalteng ternyata antara korban yang didampingi suaminya telah berdamai secara adat di kantor Desa Hajak. S telah membayar Rp.13.946.050. Perdamaian kedua juga telah diambil oleh kedua pihak di Polsek Teweh Tengah dengan membayar Rp.500 ribu sebagai pengganti memasak nasi pulut kepada Nyonya.
Akan tetapi menurut Aidil, yang bertindak sebagai Kordinator ratusan Warga Desa Hajak yang kecewa dengan perilaku Kepala Desa merasa bahwa permasalahan Kepala Desa telah menimbulkan kegelisahan dan kegaduhan serta membuat malu dan cemar nama baik Desa Hajak sehingga warga meminta agar Kades mundur dari jabatannya dan atau dipecat secara tidak hormat oleh Bupati.
Permasalahan dugaan asusila Kades Hajak, S dengan Nyonya belum selesai, alih-alih S berusaha meredam situasi, justru malah membuat peristiwa menghebohkan dan sangat jarang terjadi dan membuat warga semakin geram kembali terjadi.
Kehebohan di lakukan oleh F yang mana menurut pengakuan warga masih diduga kerabat dekat S, selaku Kepala Desa Hajak.
Cerita unik yang dihimpun awak media ini datang dari warga bernama Adeta, Dirumah salah satu warga Desa Hajak, ibu yang sudah renta dengan pucat dan gemetar menceritakan apa yang dialaminya.
"Saya sangat takut pak. Tiba tiba F dengan anaknya mendatangi saya. F marah marah sambil anaknya disuruh memvideokannya." Kata Adeta, wanita renta ini ketakutan.
Disampaikan ibu tua renta ini awalnya dia singgah di rumah sepupu. Ada F bersama anaknya lewat naik motor. F dan anaknya langsung masuk kerumah dan bilang kenapa dia tega tanda tangan yang yang dibawa Aidil dengan istrinya.
"Kenapa kamu berani. Kami tuntut balik. Lalu direkam. " Ujar Adeta sambil menyeka matanya.
"Aku jawab tidak purun aku, kelakuannya ga baik. Lalu ibu Mama F bilang berani beraninya kamu, dulu aku bantu kamu yang kasih uang 500 ribu, kenapa kamu mau ikut ikutan disuruh orang yang tanda tangan itu" sambung Adeta terisak karena masih trauma dan takut mengingat kejadian itu.
Ketika ditanya oleh awak media maksud dari uang 500ribu adalah dana untuk nyoblos S pada saat menjelang Pilkades.
"Uang untuk nyoblos S. Dia minta tolong, mudah mudahan nanti S duduk jadi Kades, ada saja nanti kasih lagi. Lain lagi yang seratus seratus itu, anak menantu dapat. Kami ambil saja uangnya. Tidak tahu kalau akhirnya begini" terang Adeta sedih.
Adeta mengaku hari ini (07/01/23), sekiran pukul 16.00 Wib bersama anaknya telah mengembalikan uang 500 ribu yang diminta dikembalikan oleh Mama F kerabat S, Kades Desa Hajak.
Salah satu anak ibu Adeta mengaku, ibunya sangat takut tinggal dirumahnya bersama anaknya yang sedang hamil tua.
"Semoga pihak kepolisian dapat memberikan perlindungan kepada.kami" kata Salah satu anak Ibu Adeta Lewat WhatsApp.
Redaksi.
*Media ini belum konfirmasi kepada Mama F yang dimaksud Adeta.
(Red)
RT
Berita Utama
-
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari . . .
-
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan rencana relokasi Pasar Ikan Grosir dari Jalan Mawar ke kawasan Pelabuhan Danau Mare, Kuala . . .
-
Kebakaran Dini Hari, Dua Biro Setda Kalteng Dilalap Api
Kebakaran Dini Hari, Dua Biro Setda Kalteng Dilalap Api
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kebakaran terjadi di Kantor Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan . . .
-
Jelajah Alam Marabahan Dimeriahkan 500 Rider, Bupati Kapuas Dorong Wisata dan Ekonomi Masyarakat
Jelajah Alam Marabahan Dimeriahkan 500 Rider, Bupati Kapuas Dorong Wisata dan Ekonomi Masyarakat
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Sekitar 500 rider dari berbagai daerah turut memeriahkan kegiatan Trail Adhyaksa Jelajah Alam Marabahan (JAM) yang digelar di Kabupaten . . .
-
Banggar DPRD Sampaikan Laporan Hasil Pembahasan KUA-PPAS 2027 dan KUPA-PPAS Perubahan 2026
Banggar DPRD Sampaikan Laporan Hasil Pembahasan KUA-PPAS 2027 dan KUPA-PPAS Perubahan 2026
KUALA KURUN - Badan Anggaran DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyampaikan laporan atas pembahasan Raperda Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran . . .

















