- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Tragedi Berdarah di Perbatasan Kalteng-Kaltim: Satu Keluarga Diserang Brutal, Lima Orang Tewas

Keterangan Gambar : Foto ilustrasi
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Peristiwa pembunuhan sadis mengguncang kawasan perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, tepatnya di wilayah PT Timber Dana, Desa Benangin II, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara. Serangan brutal yang terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB ini mengakibatkan lima orang tewas di lokasi kejadian. Berdasarkan data yang dihimpun, seluruh korban merupakan satu keluarga yang sedang berada di lokasi saat para pelaku melancarkan aksinya.
Baca Lainnya :
- Liga Sentra, Ruang Tumbuh Mimpi Pesepak Bola Muda0
- Pasca Harga BBM Naik, Warga Kalteng Keluhkan Biaya Hidup yang Kian Mencekik0
- Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dukung Program 3 Juta Rumah0
- Dorong Sanitasi Berkelanjutan, PPSP 2026 Resmi Kick-Off0
- Sinergi Kalteng–Tanah Bumbu, Perizinan Tambang Rakyat Didorong Lebih Cepat dan Tepat Sasaran0
Korban meninggal dunia teridentifikasi sebagai Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), David (3), dan Ono (50). Selain korban tewas, terdapat satu korban selamat bernama Alfian (40) yang saat ini dalam kondisi kritis akibat luka berat dan tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Teweh. Menurut keterangan saksi sekaligus korban selamat, peristiwa bermula saat tiga orang terduga pelaku datang menggunakan mobil dan langsung menghampiri para korban.
Aksi penyerangan tersebut dilakukan secara brutal menggunakan senjata tajam dan diduga senjata api rakitan. Sebelum menyerang, para pelaku sempat menanyakan identitas korban, kemudian melakukan pembacokan berulang kali bahkan sempat menyisir lokasi untuk mencari korban lainnya. Tidak hanya melakukan kekerasan fisik, para pelaku juga diduga membakar pondok atau warung milik korban sebelum akhirnya melarikan diri sekitar pukul 17.30 WIB.
Warga yang mengetahui kejadian mengerikan tersebut segera memberikan pertolongan dan melarikan korban yang masih hidup ke rumah sakit menggunakan kendaraan pribadi. Sementara itu, proses evakuasi terhadap lima jenazah korban meninggal dunia baru dilakukan keesokan harinya dengan menggunakan ambulans. Pihak kepolisian saat ini telah mengidentifikasi tiga terduga pelaku yang diketahui merupakan warga setempat dan terus melakukan pengejaran intensif.
Kapolres Barito Utara menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar motifnya. Aparat keamanan kini tengah mendalami latar belakang di balik serangan keji tersebut guna memastikan keadilan bagi keluarga korban. “Kami yakin pelakunya akan tertangkap,” ujar Kapolres Barito Utara saat memberikan keterangan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Tragedi ini memicu duka mendalam sekaligus kekhawatiran masyarakat terkait stabilitas keamanan di wilayah perbatasan yang relatif terpencil. Aparat diminta bekerja cepat untuk menangkap para pelaku agar mereka dapat mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya sesuai hukum yang berlaku. Hingga kini, situasi di lokasi kejadian masih dalam pengawasan ketat pihak kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan susulan.
Zr
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















