- Pesan Agustiar untuk Mahasiswa UIN: Jangan Cuma Kejar IPK
- Dishut Kalteng Ikuti Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak
- Banggar DPRD Sampaikan Laporan Hasil Pembahasan KUA-PPAS 2027 dan KUPA-PPAS Perubahan 2026
- Jelajah Alam Marabahan Dimeriahkan 500 Rider, Bupati Kapuas Dorong Wisata dan Ekonomi Masyarakat
- Kebakaran Dini Hari, Dua Biro Setda Kalteng Dilalap Api
- WAGUB EDY PRATOWO HADIRI MTQ VIII KORPRI, DISAMBUT HANGAT PEMKAB MURUNG RAYA
- SAMBUT WAGUB KALTENG, BUPATI MURA TEGASKAN DUKUNGAN SUKSESNYA MTQ VIII KORPRI
- BUPATI MURUNG RAYA KOMITMEN PERTAHANKAN PPPK, UTAMAKAN KEBERLANJUTAN PELAYANAN DASAR
- Pemkab Murung Raya Matangkan Persiapan KKN UPR dan UIN Palangka Raya
- Dukung Program BSPS, Muhammad Syauqie Tegaskan Komitmen Negara Sediakan Rumah Layak di Kalteng
Liga Sentra, Ruang Tumbuh Mimpi Pesepak Bola Muda

Keterangan Gambar : Ramah Tamah Pembubaran Panitia Liga Sentra Indonesia Kalimantan Tengah Tahun 2026. (Foto: Yariyanto)
Baca Lainnya :
- Pasca Harga BBM Naik, Warga Kalteng Keluhkan Biaya Hidup yang Kian Mencekik0
- Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dukung Program 3 Juta Rumah0
- Dorong Sanitasi Berkelanjutan, PPSP 2026 Resmi Kick-Off0
- Sinergi Kalteng–Tanah Bumbu, Perizinan Tambang Rakyat Didorong Lebih Cepat dan Tepat Sasaran0
- Kelalaian Tambang Ilegal Tewaskan Satu Pekerja, Keluarga Lapor ke Polda Kalteng0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Tawa dan keakraban terasa hangat dalam ramah tamah pembubaran panitia Liga Sentra Indonesia 2026 yang digelar di Restoran Kampung Lauk, Senin (20/4/2026). Di balik suasana santai itu, tersimpan harapan besar untuk masa depan sepak bola usia dini di Kalimantan Tengah.
Liga Sentra Indonesia 2026 telah sukses digelar. Bagi panitia dan para pembina, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan mengejar mimpi mereka di dunia sepak bola.
Ketua Panitia, Denny Yaeviren Tanggara, menyampaikan bahwa Liga Sentra hadir dengan semangat yang sama seperti program pembinaan yang diusung PSSI yakni membentuk generasi pesepak bola sejak usia dini.
“Yang kami kejar bukan hanya juara, tapi bagaimana anak-anak ini punya pengalaman bertanding, punya jam terbang, dan tumbuh rasa percaya diri mereka,” ujarnya.
Di lapangan, anak-anak usia 10 hingga 15 tahun itu tak hanya berkompetisi. Mereka belajar tentang kerja sama, sportivitas, dan bagaimana bangkit setelah kalah. Dari pertandingan ke pertandingan, kemampuan mereka pun perlahan terasah.
“Ketika mereka naik ke jenjang berikutnya, mereka sudah punya bekal. Itu yang paling penting,” tambah Denny.
Lebih dari itu, Liga Sentra juga menjadi tempat berkumpulnya berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB). Di sana, para pelatih dan pembina saling berbagi cerita, pengalaman, bahkan belajar satu sama lain demi meningkatkan kualitas pembinaan.
Panitia pun berharap, ke depan seluruh SSB dapat memiliki standar yang semakin merata, sehingga anak-anak dari daerah pun mampu bersaing hingga level nasional bahkan internasional.
Meski digagas secara mandiri, panitia berharap kehadiran Liga Sentra bisa mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah. Dukungan dalam bentuk fasilitas, pembiayaan, hingga kemudahan akses lapangan dinilai sangat penting untuk keberlanjutan pembinaan ini.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Ini tentang masa depan anak-anak kita, jadi butuh kolaborasi semua pihak,” tegasnya.
Ke depan, Liga Sentra direncanakan akan terus digelar setiap tahun. Bahkan, pada 2026 ini, jumlah kategori usia bertambah menjadi lima, yakni U-10, U-11, U-12, U-13, dan U-15—menunjukkan tingginya antusiasme peserta, termasuk dari luar Palangka Raya.
Sekretaris Event menilai peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa minat terhadap pembinaan sepak bola usia dini semakin besar.
Harapannya sederhana, namun penuh makna: para juara dari tingkat regional nantinya bisa melangkah lebih jauh, membawa nama Kalimantan Tengah ke level nasional.
Di balik semua itu, Liga Sentra bukan hanya tentang siapa yang menang di akhir laga. Lebih dari itu, ini adalah tentang perjalanan tentang anak-anak yang berani bermimpi, berlatih, dan tumbuh bersama dalam semangat sepak bola.
Karena dari lapangan sederhana hari ini, bisa saja lahir pemain-pemain hebat masa depan. (Yz)
Berita Utama
-
Kebakaran Dini Hari, Dua Biro Setda Kalteng Dilalap Api
Kebakaran Dini Hari, Dua Biro Setda Kalteng Dilalap Api
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kebakaran terjadi di Kantor Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan . . .
-
Jelajah Alam Marabahan Dimeriahkan 500 Rider, Bupati Kapuas Dorong Wisata dan Ekonomi Masyarakat
Jelajah Alam Marabahan Dimeriahkan 500 Rider, Bupati Kapuas Dorong Wisata dan Ekonomi Masyarakat
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Sekitar 500 rider dari berbagai daerah turut memeriahkan kegiatan Trail Adhyaksa Jelajah Alam Marabahan (JAM) yang digelar di Kabupaten . . .
-
Banggar DPRD Sampaikan Laporan Hasil Pembahasan KUA-PPAS 2027 dan KUPA-PPAS Perubahan 2026
Banggar DPRD Sampaikan Laporan Hasil Pembahasan KUA-PPAS 2027 dan KUPA-PPAS Perubahan 2026
KUALA KURUN - Badan Anggaran DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyampaikan laporan atas pembahasan Raperda Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran . . .
-
Dishut Kalteng Ikuti Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak
Dishut Kalteng Ikuti Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah turut ambil bagian dalam Gerakan Pemulihan Ekosistem secara serentak dalam . . .
-
Pesan Agustiar untuk Mahasiswa UIN: Jangan Cuma Kejar IPK
Pesan Agustiar untuk Mahasiswa UIN: Jangan Cuma Kejar IPK
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengajak mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya mengubah . . .

















