Liga Sentra, Ruang Tumbuh Mimpi Pesepak Bola Muda

Potret kalteng 20 Apr 2026, 20:28:45 WIB PEMPROV KALTENG
Liga Sentra, Ruang Tumbuh Mimpi Pesepak Bola Muda

Keterangan Gambar : Ramah Tamah Pembubaran Panitia Liga Sentra Indonesia Kalimantan Tengah Tahun 2026. (Foto: Yariyanto)





Baca Lainnya :

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Tawa dan keakraban terasa hangat dalam ramah tamah pembubaran panitia Liga Sentra Indonesia 2026 yang digelar di Restoran Kampung Lauk, Senin (20/4/2026). Di balik suasana santai itu, tersimpan harapan besar untuk masa depan sepak bola usia dini di Kalimantan Tengah.


Liga Sentra Indonesia 2026 telah sukses digelar. Bagi panitia dan para pembina, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan mengejar mimpi mereka di dunia sepak bola.


Ketua Panitia, Denny Yaeviren Tanggara, menyampaikan bahwa Liga Sentra hadir dengan semangat yang sama seperti program pembinaan yang diusung PSSI yakni membentuk generasi pesepak bola sejak usia dini.


“Yang kami kejar bukan hanya juara, tapi bagaimana anak-anak ini punya pengalaman bertanding, punya jam terbang, dan tumbuh rasa percaya diri mereka,” ujarnya.


Di lapangan, anak-anak usia 10 hingga 15 tahun itu tak hanya berkompetisi. Mereka belajar tentang kerja sama, sportivitas, dan bagaimana bangkit setelah kalah. Dari pertandingan ke pertandingan, kemampuan mereka pun perlahan terasah.


“Ketika mereka naik ke jenjang berikutnya, mereka sudah punya bekal. Itu yang paling penting,” tambah Denny.


Lebih dari itu, Liga Sentra juga menjadi tempat berkumpulnya berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB). Di sana, para pelatih dan pembina saling berbagi cerita, pengalaman, bahkan belajar satu sama lain demi meningkatkan kualitas pembinaan.


Panitia pun berharap, ke depan seluruh SSB dapat memiliki standar yang semakin merata, sehingga anak-anak dari daerah pun mampu bersaing hingga level nasional bahkan internasional.


Meski digagas secara mandiri, panitia berharap kehadiran Liga Sentra bisa mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah. Dukungan dalam bentuk fasilitas, pembiayaan, hingga kemudahan akses lapangan dinilai sangat penting untuk keberlanjutan pembinaan ini.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Ini tentang masa depan anak-anak kita, jadi butuh kolaborasi semua pihak,” tegasnya.


Ke depan, Liga Sentra direncanakan akan terus digelar setiap tahun. Bahkan, pada 2026 ini, jumlah kategori usia bertambah menjadi lima, yakni U-10, U-11, U-12, U-13, dan U-15—menunjukkan tingginya antusiasme peserta, termasuk dari luar Palangka Raya.


Sekretaris Event menilai peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa minat terhadap pembinaan sepak bola usia dini semakin besar.


Harapannya sederhana, namun penuh makna: para juara dari tingkat regional nantinya bisa melangkah lebih jauh, membawa nama Kalimantan Tengah ke level nasional.


Di balik semua itu, Liga Sentra bukan hanya tentang siapa yang menang di akhir laga. Lebih dari itu, ini adalah tentang perjalanan tentang anak-anak yang berani bermimpi, berlatih, dan tumbuh bersama dalam semangat sepak bola.

Karena dari lapangan sederhana hari ini, bisa saja lahir pemain-pemain hebat masa depan. (Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment