- Aisyah Thisia Agustiar Sabran: Perempuan Berdaya, Daerah Maju
- Momentum Kartini, Gubernur Tegaskan Kepemimpinan Pro-Perempuan
- Gubernur Soroti Overkapasitas RSUD dr. Doris Sylvanus, Sistem Rujukan Dinilai Belum Optimal
- Wabup Dodo Tinjau Pasar Blok R, Pastikan Stabilitas Harga dan Sinkronisasi Data Inflasi
- Wabup Dodo Hadiri KKR Paskah API Kapuas, Ingatkan Kewaspadaan Terhadap Kebakaran Lahan
- Peringati Hari Kartini, Legislator Barut, Hj. Nety Herawati Ajak Perempuan Barito Utara Terus Berino
- Adopsi Mekanisme Plea Bargaining dalam Formulasi Hukum Acara Pidana Indonesia
- Marwah Hukum Pidana Klasik: Menjaga Pilar Legalitas di Tengah Arus Perubahan
- Evolusi Hukum Pidana Modern: Integrasi Keadilan Rehabilitatif dalam Sistem Hukum Nasional
- Supremasi Hukum: Tinjauan Normatif terhadap Dinamika Hukum Pidana di Indonesia.
Liga Sentra, Ruang Tumbuh Mimpi Pesepak Bola Muda

Keterangan Gambar : Ramah Tamah Pembubaran Panitia Liga Sentra Indonesia Kalimantan Tengah Tahun 2026. (Foto: Yariyanto)
Baca Lainnya :
- Pasca Harga BBM Naik, Warga Kalteng Keluhkan Biaya Hidup yang Kian Mencekik0
- Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dukung Program 3 Juta Rumah0
- Dorong Sanitasi Berkelanjutan, PPSP 2026 Resmi Kick-Off0
- Sinergi Kalteng–Tanah Bumbu, Perizinan Tambang Rakyat Didorong Lebih Cepat dan Tepat Sasaran0
- Kelalaian Tambang Ilegal Tewaskan Satu Pekerja, Keluarga Lapor ke Polda Kalteng0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Tawa dan keakraban terasa hangat dalam ramah tamah pembubaran panitia Liga Sentra Indonesia 2026 yang digelar di Restoran Kampung Lauk, Senin (20/4/2026). Di balik suasana santai itu, tersimpan harapan besar untuk masa depan sepak bola usia dini di Kalimantan Tengah.
Liga Sentra Indonesia 2026 telah sukses digelar. Bagi panitia dan para pembina, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan mengejar mimpi mereka di dunia sepak bola.
Ketua Panitia, Denny Yaeviren Tanggara, menyampaikan bahwa Liga Sentra hadir dengan semangat yang sama seperti program pembinaan yang diusung PSSI yakni membentuk generasi pesepak bola sejak usia dini.
“Yang kami kejar bukan hanya juara, tapi bagaimana anak-anak ini punya pengalaman bertanding, punya jam terbang, dan tumbuh rasa percaya diri mereka,” ujarnya.
Di lapangan, anak-anak usia 10 hingga 15 tahun itu tak hanya berkompetisi. Mereka belajar tentang kerja sama, sportivitas, dan bagaimana bangkit setelah kalah. Dari pertandingan ke pertandingan, kemampuan mereka pun perlahan terasah.
“Ketika mereka naik ke jenjang berikutnya, mereka sudah punya bekal. Itu yang paling penting,” tambah Denny.
Lebih dari itu, Liga Sentra juga menjadi tempat berkumpulnya berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB). Di sana, para pelatih dan pembina saling berbagi cerita, pengalaman, bahkan belajar satu sama lain demi meningkatkan kualitas pembinaan.
Panitia pun berharap, ke depan seluruh SSB dapat memiliki standar yang semakin merata, sehingga anak-anak dari daerah pun mampu bersaing hingga level nasional bahkan internasional.
Meski digagas secara mandiri, panitia berharap kehadiran Liga Sentra bisa mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah. Dukungan dalam bentuk fasilitas, pembiayaan, hingga kemudahan akses lapangan dinilai sangat penting untuk keberlanjutan pembinaan ini.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Ini tentang masa depan anak-anak kita, jadi butuh kolaborasi semua pihak,” tegasnya.
Ke depan, Liga Sentra direncanakan akan terus digelar setiap tahun. Bahkan, pada 2026 ini, jumlah kategori usia bertambah menjadi lima, yakni U-10, U-11, U-12, U-13, dan U-15—menunjukkan tingginya antusiasme peserta, termasuk dari luar Palangka Raya.
Sekretaris Event menilai peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa minat terhadap pembinaan sepak bola usia dini semakin besar.
Harapannya sederhana, namun penuh makna: para juara dari tingkat regional nantinya bisa melangkah lebih jauh, membawa nama Kalimantan Tengah ke level nasional.
Di balik semua itu, Liga Sentra bukan hanya tentang siapa yang menang di akhir laga. Lebih dari itu, ini adalah tentang perjalanan tentang anak-anak yang berani bermimpi, berlatih, dan tumbuh bersama dalam semangat sepak bola.
Karena dari lapangan sederhana hari ini, bisa saja lahir pemain-pemain hebat masa depan. (Yz)
Berita Utama
-
Hadapi Ancaman Kekeringan, Wabup Barito Utara Hadiri Rakornas Swasembada Pangan di Jakarta
Hadapi Ancaman Kekeringan, Wabup Barito Utara Hadiri Rakornas Swasembada Pangan di Jakarta
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan didampingi Kepala Dinas Pertanian H. Adi Haryadi menghadiri Rapat Koordinasi . . .
-
Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan Aparat
Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan Aparat
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat sinergi dengan aparat keamanan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan . . .
-
Tragedi Berdarah di Perbatasan Kalteng-Kaltim: Satu Keluarga Diserang Brutal, Lima Orang Tewas
Tragedi Berdarah di Perbatasan Kalteng-Kaltim: Satu Keluarga Diserang Brutal, Lima Orang Tewas
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Peristiwa pembunuhan sadis mengguncang kawasan perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, tepatnya di wilayah PT Timber Dana, . . .
-
Evolusi Hukum Pidana Modern: Integrasi Keadilan Rehabilitatif dalam Sistem Hukum Nasional
Evolusi Hukum Pidana Modern: Integrasi Keadilan Rehabilitatif dalam Sistem Hukum Nasional
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Hukum pidana modern tidak lagi memandang sanksi sebagai bentuk pembalasan fisik semata, melainkan sebagai instrumen perlindungan hak . . .
-
Wujudkan Transparansi, Wakil Bupati Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK RI Kalteng
Wujudkan Transparansi, Wakil Bupati Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK RI Kalteng
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmen kuat dalam tata kelola keuangan daerah dengan menyerahkan Laporan Keuangan . . .

















