- Sungai Kian Surut, 700 KK di Sei Pinang Terancam Krisis Air Bersih
- Maknai HUT ke-81 RI, Junaidi Harapkan Pembangunan Kalteng yang Adil dan Makmu
- Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Kebersamaan
- Kapolda Kalteng: Sudah 12 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla
- Gubernur Agustiar Imbau Warga Tak Timbun BBM, Pelapor Dapat Hadiah Rp8,1 Juta
- HUT KE-81 RI DAN HUT KE-54 GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN JADI MOMENTUM KEBERSAMAAN
- Gubernur Agustiar Serahkan Tali Asih Veteran dan Remisi Warga Binaan
- Gubernur Agustiar Sabran Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-81 RI
- Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dibahas, Pemkab dan DPRD Murung Raya Perkuat Sinergi
- 491 Peserta Meriahkan MTQ VIII KORPRI Kalteng di Murung Raya
Sungai Kian Surut, 700 KK di Sei Pinang Terancam Krisis Air Bersih

Keterangan Gambar : Foto Bersama
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Kemarau panjang mulai berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat Desa Sei Pinang, Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas. Sekitar 700 kepala keluarga (KK) kini menghadapi kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Lainnya :
- Ditlantas Polda Kalteng Kawal Pembagian 2.500 Paket Bansos Bakti Sosial dan Bakti Religi0
- Peringati Hari Bhayangkara, Polda Kalteng Bersama TNI-Polri Bagikan 2.500 Paket Bansos0
- Virus Covid-19 Belum Usai, Tetap Patuhi Prokes0
- Ramah Tamah Dengan Beberapa Rektor, Fairid : Pemko Palangka Raya Dukung Kemajuan Pendidikan Bangsa0
- Alumni Fisip UPR Soroti Surat Dirjen Dikti Yang Ditujukan Kepada Rektor Universitas Palangka Raya0
Debit sungai yang menjadi salah satu sumber air masyarakat terus mengalami penyusutan. Kondisi tersebut diperparah dengan mulai mengeringnya sejumlah sumur resapan milik warga.
Kepala Desa Sei Pinang, Rintho A Sangkai, mengatakan warga saat ini terpaksa mencari sumber air ke anak-anak sungai yang masih memiliki sedikit persediaan.
“Air sungai sudah surut. Masyarakat mencari air bersih ke anak sungai, itu pun hanya beberapa jeriken saja,” ujar Rintho, Selasa (18/8).
Menurutnya, kondisi sungai juga tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai sumber air konsumsi karena telah terkontaminasi aktivitas pertambangan. Warga hanya memanfaatkan air tersebut untuk keperluan mandi.
Sementara itu, sumur resapan yang selama ini menjadi alternatif sumber air juga mulai mengering. Apabila kondisi kemarau masih berlangsung hingga satu atau dua pekan ke depan, masyarakat dikhawatirkan mengalami krisis air bersih.
“Kalau kondisi ini berlangsung satu minggu atau dua minggu ke depan, masyarakat benar-benar bisa mengalami krisis air bersih,” ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, Rintho meminta Pemerintah Daerah segera mengambil langkah konkret dengan mendistribusikan air bersih ke Desa Sei Pinang. Bantuan tersebut dinilai mendesak, khususnya untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak masyarakat.
“Kami berharap kepada pemerintah daerah (Pemda) dapat mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di wilayah kami untuk kebutuhan minum dan masak,” harapnya.
Dampak kemarau juga dirasakan pada sektor transportasi. Surutnya debit sungai membuat mobilitas perahu pengangkut kebutuhan pokok menuju desa menjadi lebih sulit.
Kondisi tersebut turut memengaruhi distribusi barang dan menyebabkan harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Masyarakat pun harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Rintho berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kondisi yang dialami masyarakat Desa Sei Pinang. Menurutnya, distribusi air bersih merupakan langkah penting untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau berlangsung.
HR
Berita Utama
-
Gubernur Agustiar Imbau Warga Tak Timbun BBM, Pelapor Dapat Hadiah Rp8,1 Juta
Gubernur Agustiar Imbau Warga Tak Timbun BBM, Pelapor Dapat Hadiah Rp8,1 Juta
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengimbau masyarakat tidak melakukan penimbunan bahan bakar minyak (BBM), menyusul . . .
-
Kapolda Kalteng: Sudah 12 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla
Kapolda Kalteng: Sudah 12 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah terus melakukan penyelidikan terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di . . .
-
Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Kebersamaan
Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Kebersamaan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak seluruh masyarakat memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik . . .
-
Maknai HUT ke-81 RI, Junaidi Harapkan Pembangunan Kalteng yang Adil dan Makmu
Maknai HUT ke-81 RI, Junaidi Harapkan Pembangunan Kalteng yang Adil dan Makmu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum peringatan Hari Ulang . . .
-
Sungai Kian Surut, 700 KK di Sei Pinang Terancam Krisis Air Bersih
Sungai Kian Surut, 700 KK di Sei Pinang Terancam Krisis Air Bersih
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Kemarau panjang mulai berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat Desa Sei Pinang, Kecamatan Mandau Talawang, . . .
















