Maknai HUT ke-81 RI, Junaidi Harapkan Pembangunan Kalteng yang Adil dan Makmu

Potret kalteng 18 Agu 2026, 11:05:19 WIB PEMPROV KALTENG
Maknai HUT ke-81 RI, Junaidi Harapkan Pembangunan Kalteng yang Adil dan Makmu

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi. (Foto:Yariyanto)





Baca Lainnya :

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai penyemangat untuk terus mengisi pembangunan daerah.


Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti detik-detik Proklamasi dan apel peringatan HUT ke-81 RI yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

“Dengan menyaksikan detik-detik Proklamasi dan mengikuti apel peringatan HUT RI ke-81 ini, mudah-mudahan menjadi penyemangat kita bersama dalam mengabdi, mengisi pembangunan, dan membangun bangsa Indonesia, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Junaidi.


Ia juga mengapresiasi berbagai atraksi seni dan budaya yang turut menyemarakkan rangkaian upacara, termasuk tarian kolosal yang dibawakan putra-putri Dayak bersama jajaran TNI dan Polri.

Menurutnya, atraksi tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mengandung pesan simbolis mengenai semangat perjuangan serta cita-cita pembangunan daerah.


“Tarian dan atraksi tadi menggambarkan tekad, keberanian, kesucian hati, hingga kemakmuran. Harapan kita, lambang-lambang kebaikan yang dimunculkan tersebut benar-benar bisa terwujud di Bumi Kalteng,” katanya.


Junaidi menegaskan, pembangunan di Kalteng harus mampu menghadirkan kesejahteraan yang dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

“Kita ingin Kalteng benar-benar adil dan makmur—adil dalam kemakmuran, serta makmur yang berkeadilan,” tegasnya.

Apresiasi Musisi Papua

Selain pelaksanaan upacara, Junaidi turut menanggapi viralnya karya musisi asal Papua di media sosial yang menyelipkan falsafah khas Dayak Kalteng, yakni Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata, dalam bait lagunya.

Junaidi menyambut baik penggunaan falsafah tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya sekaligus penguat persatuan antardaerah di Indonesia.

“Kalteng dan Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Republik Indonesia. Ketika salam khas kita diucapkan oleh saudara-saudara kita dari Papua, tentu kita mengucapkan terima kasih,” ujarnya.


Ia berharap hal tersebut dapat menjadi jembatan silaturahmi dan semakin mempererat hubungan antarmasyarakat.

“Semoga ini menjadi jembatan silaturahmi dan kebersamaan yang makin kokoh antara masyarakat Dayak Kalteng dengan masyarakat Papua,” pungkas Junaidi.(yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment