- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Rakor Inflasi: Pasokan Aman, Pengawasan Ditingkatkan

Keterangan Gambar : Suasana Rapat Inflasi yang diikuti Pemprov Kalteng. (Foto:Yariyanto)
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri secara daring, yang digelar di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (27/4/2026).
Baca Lainnya :
- Pj Sekda : Penguatan PAUD Kunci Wujudkan Generasi Emas Kalteng0
- Bunda PAUD Aisyah Thisia Agustiar Dorong Anak PAUD Warisi Semangat Hari Kartini0
- Apel Gabungan Dinkes Kalteng: Suyuti Tekan Disiplin dan Kinerja ASN0
- Tolak Pinjaman IMF dan Bank Dunia, Menkeu Purbaya: APBN Kuat, Uang Kita Masih Banyak0
- SEMMI Kalteng Tuntut Evaluasi Total Izin Perusahaan di Kalteng yang Minim Kontribusi Sosial0
Rakor tersebut dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, serta dihadiri Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian Setda Kalteng, Fanny Kartika Oktavianti, bersama unsur perangkat daerah dan instansi vertikal terkait.
Dalam pemaparan data, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) nasional hingga minggu keempat April 2026, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga. Di antaranya bawang merah naik 4,27 persen, minyak goreng 1,50 persen, dan gula pasir 1,50 persen.
Sementara itu, beberapa komoditas lainnya justru mengalami penurunan harga, seperti cabai merah turun 3,88 persen dan cabai rawit 7,58 persen. Penurunan juga terjadi pada telur ayam ras sebesar 1,57 persen serta daging ayam ras 3,07 persen. Meski demikian, BPS mencatat masih adanya perbedaan harga yang cukup signifikan antarwilayah.
Di sisi lain, Kantor Staf Presiden (KSP) menyampaikan bahwa kondisi harga pangan secara nasional relatif terkendali. Namun, masih terdapat tekanan pada komoditas beras medium di sejumlah daerah yang harganya berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Selain itu, komoditas minyak goreng rakyat (Minyakita) dan gula pasir juga masuk dalam kategori waspada. KSP menekankan pentingnya penguatan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), percepatan distribusi antarwilayah, serta peningkatan pengawasan harga guna menekan disparitas dan menjaga stabilitas pasokan.
Staf Ahli Gubernur Kalteng, Yuas Elko, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen menjaga stabilitas harga melalui penguatan koordinasi lintas sektor.
“Pemprov Kalteng melalui TPID akan terus mengoptimalkan langkah pengendalian inflasi, terutama dengan memastikan kelancaran distribusi bahan pokok dan menjaga ketersediaan pasokan di daerah. Kami juga mendorong sinergi antar kabupaten/kota agar disparitas harga dapat ditekan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemantauan harga secara rutin serta pelaksanaan operasi pasar akan terus diperkuat, khususnya pada komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan.
“Langkah antisipatif harus dilakukan lebih dini, termasuk intervensi pasar jika diperlukan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.
Rakor ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas inflasi, khususnya pada sektor pangan yang berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat. (Yz)
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















