Pemprov Kalteng Verifikasi Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat, Siapkan Daerah Menuju Swasti

Potret kalteng 11 Jun 2026, 21:12:33 WIB PEMPROV KALTENG
Pemprov Kalteng Verifikasi Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat, Siapkan Daerah Menuju Swasti

Keterangan Gambar : Kegiatan Verifikasi dan Penilaian Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat. (Foto:Yariyanto)





Baca Lainnya :

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan kegiatan Verifikasi dan Penilaian Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Kepala Bapperida Kalteng, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.


Plt Kepala Bapperida Kalimantan Tengah Syahfiri melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Chandra F. Asmara, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan berwawasan kesehatan melalui sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.

Menurut Chandra, keberhasilan program Kabupaten/Kota Sehat tidak hanya diukur dari pencapaian indikator yang telah ditetapkan, tetapi juga dari komitmen bersama dalam membangun budaya hidup sehat serta menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.


“Kegiatan verifikasi dan penilaian hasil self assessment ini merupakan bagian dari proses pembinaan yang dilakukan Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.


Ia menjelaskan, verifikasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian hasil penilaian mandiri yang telah dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten dan kota, baik dari aspek kelembagaan maupun pemenuhan indikator pada sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat.

Chandra juga mengapresiasi seluruh daerah yang telah melaksanakan self assessment dan menginput capaian indikator melalui aplikasi SIPANTAS sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat secara berkelanjutan.

Menurutnya, proses verifikasi tidak bertujuan mencari kekurangan, melainkan mengidentifikasi berbagai capaian, tantangan, dan peluang perbaikan yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

Karena itu, seluruh perangkat daerah, Tim Pembina KKS, forum komunikasi kecamatan, hingga kelompok kerja desa dan kelurahan diharapkan dapat menyajikan data serta informasi yang valid, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, pemerintah kabupaten dan kota didorong untuk terus memperkuat kelembagaan Kabupaten/Kota Sehat dan secara rutin melakukan penilaian mandiri terhadap capaian indikator melalui aplikasi SIPANTAS.


“Melalui kegiatan ini diharapkan diperoleh gambaran objektif mengenai penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di masing-masing daerah sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Penghargaan Swasti Saba Tahun 2027,” kata Chandra.


Ia menegaskan, diperlukan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan koordinasi, serta melengkapi data dukung sesuai indikator yang telah ditetapkan guna mewujudkan kabupaten dan kota yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.(Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment