Pemprov Kalteng Gelar Pelatihan Persiapan Purna Tugas ASN 2025, Dorong Manajemen Kehidupan Pasca Pen

Potret kalteng 12 Sep 2025, 14:05:50 WIB PEMPROV KALTENG
Pemprov Kalteng Gelar Pelatihan Persiapan Purna Tugas ASN 2025, Dorong Manajemen Kehidupan Pasca Pen

Keterangan Gambar : Plt. Sekda Prov. Kalteng, Leonard S. Ampung, saat membacakan sambutan Gubernur




PALANGKARAYA,

Baca Lainnya :

POTRETKALTENG.COM– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menyelenggarakan Pelatihan Persiapan Purna Tugas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Angkatan I dan II Tahun 2025. Acara pembukaan yang berlangsung di Aula BPSDM, Senin (8/9/2025), dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, mewakili Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran.


Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Plt. Sekda, disampaikan bahwa masa pensiun bukan akhir dari pengabdian seorang ASN, melainkan awal dari peran baru di tengah masyarakat.


“Masa purnatugas harus dimaknai sebagai kesempatan untuk terus memberi teladan, baik sebagai orang tua yang bijak, warga negara yang aktif, maupun sosok yang menginspirasi lingkungannya. Pemprov Kalteng tidak hanya memperhatikan kinerja ASN selama aktif, tetapi juga kesejahteraan mereka setelah pensiun,” tegas Leonard.


Ia menambahkan bahwa pensiun sejatinya adalah waktu untuk memanajemen diri setelah sekian lama mengelola tugas kantor. “Inilah saatnya mengatur waktu, menjaga kesehatan, dan mengisi aktivitas secara mandiri agar tetap produktif dan bahagia,” ujarnya. Leonard pun berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, terbuka terhadap pengetahuan baru, serta memperluas jejaring yang bermanfaat.


Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalteng, Nunu Andriani, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung selama empat hari (8–11 September 2025) dengan metode ceramah interaktif, diskusi, role play, dan praktik. Peserta berjumlah 60 ASN yang akan memasuki masa purnatugas dalam 1–2 tahun mendatang, terbagi dalam dua kelas.


Menurut Nunu, pelatihan ini dirancang untuk membantu ASN menghadapi transisi dengan baik, mencakup aspek psikologis, sosial, maupun ekonomi.

“Tujuan kami agar para peserta tetap produktif, sejahtera, dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat meski sudah purnatugas. Kehadiran narasumber yang beragam, mulai dari widyaiswara, praktisi kewirausahaan, psikolog, hingga pejabat senior yang sukses melewati masa pensiun, menjadi nilai tambah dalam pelatihan ini,” jelasnya.


Dengan dibukanya kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap para ASN dapat menapaki masa pensiun dengan penuh makna, tetap berkarya, serta terus memberi kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.(yin)



mmc kalteng







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment