- DPD GMNI Kalteng Serukan Sikap Kritis dan Objektif Hadapi Dinamika Nasional
- DPMPTSP Kalteng Perkuat Pemahaman Regulasi Perizinan untuk Dorong Investasi Daerah
- Fairid Naparin Ajak Warga Perkuat Kolaborasi di HUT ke-61 Pemkot Palangka Raya
- Diduga Serobot Lahan 18 Hektar, Ahli Waris Somasi PT Bumi Agro Makmur di Barito Selatan
- Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
- RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
- Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
- KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
- Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 H, Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya Ajak Masyarakat Perkuat S
Pemdes Sungei Telang Diduga Abaikan Protes Warga Soal Pembebasan Lahan oleh PT. BA

Keterangan Gambar : Warga Desa Sungei Telang mendatangi kantor desa, Senin (25/8/2025), untuk menyampaikan aspirasi terkait rencana pembukaan lahan oleh PT. BA sebagai jalur hauling PT. PIR.
POTRETKALTENG.COM, BUNTOK – Pemerintah Desa (Pemdes) Sungei Telang, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, diduga mengabaikan protes warga terkait rencana pembukaan lahan oleh PT. Bintang Arwana (BA) di area bendungan desa setempat yang akan digunakan sebagai jalur hauling PT. Palopo Indah Raya (PIR).
Baca Lainnya :
- Meski Diguyur Hujan Deras, Final Kejurprov Motoprix Bupati Barsel Cup 2025 Tetap Berlangsung Seru0
- PT. MUTU Apresiasi Suksesnya Kejurprov Motoprix Bupati Barsel Cup 20250
- Surati DPRD Terkait PT. BA, Warga Sungei Telang Ancam Gelar Demo Jika Tak Ada Tindak Lanjut0
- Peringati HUT ke-24, DPC Demokrat Barsel Gelar Aksi Bhakti Sosial0
- Kepala BPKAD Pimpin Upacara dan Doa Lintas Agama di Barsel0
Dugaan ini mencuat setelah beredar informasi bahwa lahan di kawasan bendungan tersebut telah dibebaskan oleh PT. BA. Padahal, sepekan sebelumnya masyarakat bersama Mantir Adat Sungei Telang, Dede, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) telah menyampaikan protes dan usulan penolakan kepada Pemdes terkait rencana pembukaan lahan itu.
Ketika dikonfirmasi, Pj. Kepala Desa Sungei Telang, Arif Pradila, mengklaim pihaknya sudah menindaklanjuti laporan masyarakat dengan turun langsung ke lapangan bersama perwakilan warga.
“Sudah kami tindak lanjuti, bahkan Sekdes sempat dua hari berturut-turut mengajak warga turun ke lokasi, tapi tidak ada tanggapan,” ujarnya melalui pesan singkat, Minggu (6/9/2025).
Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh Dede, selaku perwakilan warga. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak pernah ada komunikasi dari pihak desa, baik dari Kepala Desa maupun Sekretaris Desa.
“Nyatanya sampai sekarang, kami belum pernah dihubungi sama sekali. Karena tidak ada tindak lanjut dari desa, kami akhirnya menyampaikan laporan langsung ke Pemerintah Kabupaten Barsel dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” jelasnya melalui sambungan telepon.
Sebelumnya, pada Senin (25/8/2025), sejumlah warga mendatangi kantor BPD Sungei Telang untuk meminta kejelasan terkait rencana pembangunan jalan hauling oleh PT. BA. Warga khawatir proyek tersebut akan menimbulkan pencemaran sungai yang menjadi sumber air utama masyarakat.
“Kami ingin penjelasan yang pasti, karena takut sungai tercemar jika jalan benar-benar dibuka,” ujar Dede.
Menanggapi hal itu, Ketua BPD Adesminto berjanji akan melakukan koordinasi antara Pemdes, pihak perusahaan, dan instansi terkait agar permasalahan ini dibahas melalui forum musyawarah terbuka.
Sementara itu, Pj. Kades Arif Pradila sebelumnya juga sempat menegaskan bahwa tidak boleh ada aktivitas di lapangan sebelum ada kejelasan resmi dari perusahaan dan instansi berwenang.
“Kalau belum ada izin resmi dan penjelasan yang jelas, maka tidak boleh ada kegiatan apapun,” tegasnya kala itu.
Sedangkan pihak perusahaan, melalui perwakilannya Amin, mengaku belum melakukan aktivitas di wilayah dimaksud.
“Sampai saat ini belum ada kegiatan apapun di Desa Sungei Telang,” ujarnya, Selasa (26/8/2025).
Namun, dalam pesan lain yang diterima Dede, pihak PT. BA justru terkesan menolak menanggapi lebih jauh persoalan warga.
“Mungkin ini kami anggap sebagai permasalahan internal desa. Jalur ini sudah diajukan ke manajemen dan akan tetap kami lanjutkan karena Pemdes juga mendukung,” tulis Amin dalam pesannya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barsel, Bilivson, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan warga.
“Kami akan pelajari laporan ini secara serius, apalagi Sungei Telang adalah kampung kami juga,” katanya.
Sementara itu, Sekdes Sungei Telang, Gudabesi, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan terkait persoalan tersebut.(KY)
Berita Utama
-
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar Zoominar Civil Society and Democracy (CSD) bertajuk “Relasi Kebebasan . . .
-
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan sikap tegas menolak kelanjutan . . .
-
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Perkumpulan Pemuda Nusantara melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka . . .
-
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati ruas jalan Kota Kuala Kapuas dalam Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang . . .
-
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM — Rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang diprakarsai oleh Persatuan Wartawan Barito Utara . . .

















