- Dua Kasus Pembunuhan Berhasil Diungkap, Polres Kapuas Gelar Konferensi Pers
- Polres Kapuas Amankan Terduga Pengedar Sabu di Pulau Petak
- Satresnarkoba Polres Kapuas Ungkap Dugaan Peredaran Sabu 28,58 Gram, Dua Pria Diamankan
- Sambut HUT ke-81 RI, Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Lintas Instansi
- Sekda Kalteng Dorong Sinergi CSR Bank Kalteng untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Sengketa Lahan Kantor PDIP Memanas : Kuasa Hukum Atu Narang Siap Tempuh Jalur Pidana
- Pekerjaan Pasca Banjir Diduga Asal-asalan, Masyarakat Barito Utara Kritik Keras BPJN Kalteng
- Cegah Karhutla, PT GIJ Gandeng BPBD dan Manggala Agni Kapuas Latih Satgas Terpadu
- Gubernur Agustiar dan BPN Tandatangani MoU Perkuat Reforma Agraria di Kalteng
- Pemerintah Dorong Pertanian Modern Sesuai Kebutuhan Petani, TPHP Kalteng Perkuat Hilirisasi dan Efis
Pekerjaan Pasca Banjir Diduga Asal-asalan, Masyarakat Barito Utara Kritik Keras BPJN Kalteng

MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Masyarakat Kabupaten Barito Utara melontarkan kritik pedas terhadap kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah.
Baca Lainnya :
- Ini Alasan Polri Himbau Berkendara Tak Pakai Sandal Jepit0
- Respon Cepat, Ditlantas Polda Kalteng Urai Kemacetan Di Bukit Rawi0
- Biddokkes Polda Kalteng Dan Rumah Sakit Bhayangkara Jalin Kerjasama Bersama BNNP Kalteng 0
- 23 Anggota Khilafatul Muslimin Ditetapkan Sebagai Tersangka0
- Jalan Rusak Bekas Banjir Penda Barania Sebabkan Kemacetan dan Truk Amblas0
Kritik ini disampaikan terkait proyek penanganan pasca banjir di kawasan Jalan Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara. Warga menilai, hasil pekerjaan di lapangan terkesan asal-asalan dan tidak dikerjakan secara maksimal.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, sorotan utama tertuju pada pembuatan gorong-gorong. Infrastruktur drainase yang seharusnya berfungsi memperlancar arus air justru terlihat dikerjakan setengah hati. Beberapa titik gorong-gorong diduga dibangun tanpa memperhitungkan aspek teknis yang matang, sehingga dikhawatirkan tidak akan mampu menampung debit air dan kendaraan yang melewati jika curah hujan kembali tinggi.
"Kami sangat menyayangkan kualitas pekerjaan dari BPJN Kalteng ini. Masyarakat Pendreh sudah cukup menderita akibat banjir yang timbul sebelumnya, yang dipicu oleh aktivitas perbaikan jalan di wilayah ini. Sekarang, saat dilakukan perbaikan pasca banjir, eh malah terkesan asal-asalan," ujar salah seorang warga Pendreh kepada POTRET KALTENG, Rabu (22/07/2026).
Warga menegaskan, gorong-gorong yang dibuat diduga tidak akan bertahan lama dan berpotensi kembali pecah ketika dilalui warga. Jika hal ini dibiarkan, lanjutnya, maka banjir susulan kembali mengancam pemukiman warga dan fasilitas umum di sepanjang Jalan Pendreh.
"Ini uang negara, uang rakyat, harusnya dikerjakan dengan serius dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat. Jangan hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Gorong-gorongnya terlihat sangat minimalis dan tidak mencerminkan solusi permanen untuk mengatasi masalah banjir di sini," tegas warga.
Masyarakat juga mengingatkan bahwa musibah banjir sebelumnya telah memberikan pelajaran berharga, di mana perbaikan jalan yang tidak memperhatikan dampak lingkungan dapat merugikan masyarakat luas.
Oleh karena itu, warga mendesak agar BPJN Kalteng segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap proyek gorong-gorong di Pendreh tersebut sebelum diserahterimakan.
"Kami meminta BPJN Kalteng jangan tutup mata. Tolong turunkan tim untuk mengecek langsung kualitas pekerjaan di lapangan. Kami tidak ingin masyarakat kembali menjadi korban akibat pekerjaan yang tidak memenuhi standar," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak BPJN Kalteng belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang disampaikan oleh masyarakat Barito Utara tersebut.
RT
Berita Utama
-
Cegah Karhutla, PT GIJ Gandeng BPBD dan Manggala Agni Kapuas Latih Satgas Terpadu
Cegah Karhutla, PT GIJ Gandeng BPBD dan Manggala Agni Kapuas Latih Satgas Terpadu
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM — Menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau, pemangku kepentingan di Kabupaten Kapuas . . .
-
Pekerjaan Pasca Banjir Diduga Asal-asalan, Masyarakat Barito Utara Kritik Keras BPJN Kalteng
Pekerjaan Pasca Banjir Diduga Asal-asalan, Masyarakat Barito Utara Kritik Keras BPJN Kalteng
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Masyarakat Kabupaten Barito Utara melontarkan kritik pedas terhadap kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh Balai Pelaksana Jalan . . .
-
Sekda Kalteng Dorong Sinergi CSR Bank Kalteng untuk Percepat Pembangunan Daerah
Sekda Kalteng Dorong Sinergi CSR Bank Kalteng untuk Percepat Pembangunan Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, secara resmi membuka Workshop Kemitraan bertema "Menyelaraskan . . .
-
Sengketa Lahan Kantor PDIP Memanas : Kuasa Hukum Atu Narang Siap Tempuh Jalur Pidana
Sengketa Lahan Kantor PDIP Memanas : Kuasa Hukum Atu Narang Siap Tempuh Jalur Pidana
PALANGKA RAYA — Perselisihan terkait kepemilikan aset PDIP di kawasan strategis Kota Palangka Raya kian memanas. Kantor Hukum Suriansyah Halim & Associate secara . . .
-
Sambut HUT ke-81 RI, Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Lintas Instansi
Sambut HUT ke-81 RI, Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Lintas Instansi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat persiapan pelaksanaan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan . . .
















