- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Misi Dagang Jatim–Kalteng Tembus Rp2,08 Triliun, Perkuat Rantai Pasok dan Investasi Antarwilayah

Keterangan Gambar : Wawancara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto:Yariyanto)
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM Misi Dagang dan Investasi Provinsi Jawa Timur ke Kalimantan Tengah mencatat capaian signifikan dengan total komitmen transaksi final mencapai Rp2.082.554.327.000 hingga pukul 17.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Hotel M Bahalap, Palangka Raya, Kamis (23/4/2026), menegaskan kuatnya potensi perdagangan domestik berbasis kemitraan antar daerah.
Baca Lainnya :
- Wujudkan Barito Utara Sehat, Bupati H. Shalahuddin Canangkan Gerakan Indonesia ASRI0
- Kisah Inspiratif Maulidani Rahman: Anak Loper Koran yang Sukses Raih Gelar Magister0
- DPRD Kalteng Dukung Aspirasi Aliansi Driver, Kawal Tuntutan Infrastruktur Jalan Katingan Hulu0
- Tekankan Transparansi SPMB 2026, Bupati Barito Utara : Tidak Ada Titip-Menitip !0
- Menakar Marwah Hukum Pidana: Transformasi Pilar Keadilan di Era Transisi0
Misi dagang yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, jajaran perangkat daerah, serta pelaku usaha dari kedua provinsi. Sejumlah organisasi seperti Kadin, IWAPI, HIPMI, dan Gekrafs juga terlibat aktif dalam skema business matching yang mempertemukan penjual (seller) dan pembeli (buyer).
Khofifah menegaskan, misi dagang bukan sekadar ajang promosi, melainkan instrumen strategis untuk menghasilkan transaksi riil sekaligus membangun kemitraan bisnis berkelanjutan.
“Dari business matching terlihat kebutuhan kedua daerah saling melengkapi. Ini membuka peluang kerja sama luas. Alhamdulillah transaksi misi dagang di Kalimantan Tengah menembus Rp2,082 triliun lebih,” ujarnya.
Menurutnya, pola perdagangan dua arah menjadi kunci dalam memperkuat rantai pasok nasional sekaligus mengoptimalkan distribusi logistik antarwilayah. Ia menekankan pentingnya menjaga sinergi agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan inklusif dan berkelanjutan.
“Kita ingin setiap pertemuan menghasilkan nilai tambah—ada transaksi, ada kemitraan, dan ada keberlanjutan. Ini bagian dari memperkuat konektivitas dan integrasi pasar dalam negeri,” tegasnya.
Komoditas yang diperdagangkan mencakup sektor strategis seperti peternakan, perikanan, pertanian, hingga industri olahan. Jawa Timur juga memperoleh suplai dari Kalimantan Tengah, antara lain udang vaname, kayu bulat, dan rotan.
Selain perdagangan, kerja sama investasi turut diarahkan pada sektor bernilai tambah, seperti pembangunan pabrik gula merah tebu, pertambangan, serta budidaya ikan patin sungai. Langkah ini dinilai penting dalam mendorong hilirisasi dan peningkatan daya saing ekonomi daerah.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyambut positif capaian tersebut sebagai momentum strategis memperkuat kolaborasi ekonomi lintas wilayah.
“Kegiatan ini menjadi pintu gerbang kerja sama yang lebih luas, tidak hanya perdagangan, tetapi juga investasi, hilirisasi industri, dan penguatan rantai pasok antar daerah,” ujarnya.
Capaian transaksi yang menembus lebih dari Rp2 triliun ini menunjukkan bahwa sinergi antarprovinsi mampu menjadi motor penggerak ekonomi domestik, sekaligus memperkuat struktur pasar dalam negeri di tengah tantangan global. (Yz)
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















