- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
Menjaga Ekosistem Gambut: Solusi Iklim dan Sumber Pendapatan Negara

Keterangan Gambar : Oleh: Enrico Rafael Siahaan dan Rahab Magister Ilmu Lingkungan Universitas Jenderal Soedirman
OPINI, POTRETKALTENG.COM - Isu perubahan iklim semakin nyata dan mendesak. Cuaca ekstrem, kenaikan suhu global, serta bencana lingkungan lainnya menjadi bukti bahwa dunia sedang menghadapi krisis iklim yang tidak bisa diabaikan. Dalam konteks ini, menjaga kelestarian ekosistem gambut merupakan langkah penting yang memiliki manfaat ganda: sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dan sebagai peluang ekonomi melalui mekanisme perdagangan karbon.
Baca Lainnya :
- Politik Usai, Shalahuddin Ajak ASN Bersatu Bangun Barito Utara0
- Prestasi Emas UPR: Riset Hukum Adat Dayak \'Tumbang Anoi\' Lolos Pendanaan PKM Nasional 20250
- RSUD Kapuas Gelar Forum Konsultasi Publik Evaluasi Standar Pelayanan0
- Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pemuda Timpah Alami Luka Tusuk di Tiga Bagian Tubuh0
- Sukses Gelar Lomba Jurnalistik Pelajar 2025, Bupati Wiyatno Apresiasi PWI Kapuas 0
Carbon trading atau perdagangan karbon adalah sistem jual beli kredit emisi karbon yang mempertemukan pihak-pihak yang mampu mengurangi emisi gas rumah kaca dengan pihak lain yang melebihi batas emisi yang ditentukan. Dalam skema ini, negara-negara berkembang seperti Indonesia memiliki peluang besar untuk mendapatkan keuntungan ekonomi, khususnya melalui pelestarian ekosistem alami yang menyimpan cadangan karbon dalam jumlah besar, seperti hutan dan lahan gambut.
Kalimantan Tengah adalah salah satu provinsi dengan luas lahan gambut yang signifikan, yaitu sekitar 2,55 juta hektare atau sekitar 16,6 persen dari total wilayah provinsi tersebut. Dengan luasan ini, Kalimantan Tengah menyimpan cadangan karbon yang sangat besar. Sayangnya, ekosistem gambut juga merupakan salah satu kawasan yang paling rentan terhadap kerusakan, terutama akibat pembukaan lahan dan kebakaran.
Kerusakan lahan gambut tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga global. Ketika gambut dikeringkan atau dibakar, karbon yang tersimpan selama ribuan tahun dilepaskan ke atmosfer dalam bentuk gas rumah kaca. Inilah yang membuat pelestarian gambut menjadi salah satu strategi mitigasi iklim yang paling efektif dan mendesak.
Lebih dari sekadar langkah pelestarian, menjaga ekosistem gambut juga membuka jalan bagi Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam pasar karbon dunia. Negara dan perusahaan yang menghasilkan emisi berlebih dapat membeli kredit karbon dari Indonesia. Dana yang diperoleh dari mekanisme ini bisa digunakan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, dan memperkuat kapasitas perlindungan lingkungan.
Namun, upaya menjaga gambut tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah. Peran serta masyarakat, dunia usaha, dan akademisi sangat penting dalam mengedukasi dan mendorong praktik-praktik yang berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa lahan gambut tetap terjaga, baik untuk kepentingan hari ini maupun masa depan.
Menjaga ekosistem gambut adalah bentuk nyata dari keadilan antargenerasi. Generasi masa depan berhak menikmati udara bersih, suhu yang stabil, dan ekosistem yang sehat seperti yang kita rasakan saat ini. Pelestarian gambut adalah investasi jangka panjang bagi bumi dan bangsa.
Akhirnya, menjaga ekosistem gambut bukan hanya tentang lingkungan, tetapi juga tentang keberlanjutan ekonomi dan tanggung jawab global. Ini adalah kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan dalam aksi iklim dan sekaligus memperkuat kemandirian ekonominya melalui potensi besar yang dimiliki alam kita sendiri.
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















