- Soal Pokir di DPRD Kalteng, Ersa Nugraha Sebut Dana Pokir Merupakan Solusi Aspirasi Rakyat
- Sambut Baik Inisiatif WPR Bupati Katingan, Budy Hermanto Ajak Seluruh Elemen Bergerak Cepat
- TP Posyandu Kapuas Ambil Peran dalam Lomba HUT Persit ke-80
- Sekda Kapuas Tekankan Kejelasan Lahan dalam Program Cetak Sawah
- Rapat Digelar Pemkab Kapuas Bahas PPKH untuk Kawasan Transmigrasi Lokal Ngaju Bersinar
- Bupati Kapuas Sambut Kunker Wakapolda Kalteng di Polres Kapuas Dorong Stabilitas Kamtibmas
- Pemkab Kapuas Optimalkan Lahan Cetak Sawah untuk Dukung Ketahanan Pangan
- Wakil Bupati Kapuas Pimpin Musrenbang RKPD 2027 di Kapuas Hulu
- Sekda Kapuas Kunker ke Desa Sei Bakut, Serap Aspirasi Warga
- Bupati dan Sekda Kapuas Audiensi dengan RSUD, Bahas Peningkatan Layanan
Mendorong Penganekaragaman Pangan Lokal Bergizi, Pemkab Gumas Gelar Lomba B2SA

Keterangan Gambar : Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Guanhin ketika meliat hasil lomba
KUALA KURUN, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bidang Ketahanan Pangan yang bekerja sama dengan TP-PKK Kabupaten Gumas, melaksanakan kegiatan Lomba Kreasi Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) bertempat di Gedung Christian Center Kuala Kurun, pada Rabu (9/10/2024) pagi.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan keluarga akan pentingnya menyediakan konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), dan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu keluarga yang berbasis sumber daya lokal.
Baca Lainnya :
- Barut Menyala! Ribuan Warga Hadiri Jalan Sehat Berkah0
- Kalteng Menyala, Gubernur Kalteng Pastikan Akhir Tahun 2024 Seluruh Desa Nikmati Listrik0
- Petinju Kalimantan Tengah Berlaga di Melbourne Australia, Minta Doa dan Dukungan Masyarakat0
- Petani Kalteng Dukung Agustiar-Edy Wujudkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera 0
- Jelang Pemilu Tahun 2024, Pemkab Barut Gelar Sosialisasi Politik0
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gumas, Richard pada sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Guanhin, mengatakan bahwa penganekaragaman pangan adalah upaya peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman berbasis pada potensi sumber daya lokal.
“Pangan beragam artinya terdapat bermacam-macam jenis makanan, baik hewani maupun nabati, sebagai sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Makanan yang dikonsumsi harus beragam jenisnya karena tiap makanan memiliki kandungan gizi yang berbeda sehingga kebutuhan gizi kita dapat terpenuhi,” ucap Guanhin saat membacakan sambutan Sekda Gumas.
Lanjutnya, bergizi artinya mengandung zat gizi makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tubuh. Seimbang artinya dikonsumsi secara cukup sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu dengan tetap memperhatikan proporsinya sesuai dengan Isi Piringku. Aman artinya harus bebas dari cemaran fisik, kimia, dan mikrobiologi sehingga proses pengolahan dan penyimpanan makanan harus dilakukan dengan baik.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gumas, Eigh Manto, menyampaikan bahwa lomba ini diikuti oleh sepuluh tim pengerak dan kesejahteraan keluarga (TP-PKK) tingkat kecamatan. Adapun tim juri berasal dari TP – PKK Gumas, Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, dan Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Gumas.
“Sasaran yang ingin dicapai dengan terselenggaranya kegiatan ini ialah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta akan pentingnya mengkonsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman serta meningkatkan kreativitas masyarakat khususnya ibu rumah tangga dan tersosialisasinya aneka menu makanan B2SA berbasis sumberdaya lokal,” kata Eigh Manto.
“Melalui kegiatan lomba kreasi pangan lokal yang menerapkan B2SA ini diharapkan penganekaragaman konsumsi pangan melalui konsumsi makanan yang beragam, bergizi seimbang dan aman dapat diaplikasikan di masyarakat khususnya keluarga, dapat membuat dan menyajikan menu yang beragam, bergizi seimbang, dan aman berbasis pangan lokal” ucap Eigh Manto
Sebagai bentuk penghargaan, pemenang lomba menerima hadiah yang terdiri dari piala, sertifikat, dan sejumlah uang pembinaan. Kedepanya diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong masing – masing keluarga dan masyarakat dapat berinovasi dalam mengolah pangan lokal yang bergizi.
Yullya
Berita Utama
-
Sambut Baik Inisiatif WPR Bupati Katingan, Budy Hermanto Ajak Seluruh Elemen Bergerak Cepat
Sambut Baik Inisiatif WPR Bupati Katingan, Budy Hermanto Ajak Seluruh Elemen Bergerak Cepat
KASONGAN, POTRETKALTENG.COM – Langkah Pemerintah Kabupaten Katingan yang tengah mendorong pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) mendapat dukungan penuh dari . . .
-
Soal Pokir di DPRD Kalteng, Ersa Nugraha Sebut Dana Pokir Merupakan Solusi Aspirasi Rakyat
Soal Pokir di DPRD Kalteng, Ersa Nugraha Sebut Dana Pokir Merupakan Solusi Aspirasi Rakyat
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD dinilai memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan riil masyarakat yang belum . . .
-
Wakil Bupati Dodo Tinjau Tes Urine Calon Paskibraka Kapuas, Pastikan Bebas Narkoba
Wakil Bupati Dodo Tinjau Tes Urine Calon Paskibraka Kapuas, Pastikan Bebas Narkoba
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melakukan langkah preventif serius dengan . . .
-
Aktivitas Tambang Ilegal Ditertibkan, Tripika Pasang Police Line di Sei Hanyo Demi Keselamatan Infra
Aktivitas Tambang Ilegal Ditertibkan, Tripika Pasang Police Line di Sei Hanyo Demi Keselamatan Infra
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Unsur Tripika Kecamatan Kapuas Hulu menghentikan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sekitar Jembatan Sei Hanyo karena . . .
-
Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman Hery Susanto Terkait Dugaan Suap Izin Tambang Rp1,5 Miliar
Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman Hery Susanto Terkait Dugaan Suap Izin Tambang Rp1,5 Miliar
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Kejutan besar melanda lembaga negara pengawas pelayanan publik. Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Ketua Ombudsman Republik . . .

















