- Bupati Wiyatno Lepas Ratusan Rider Trail Adventure, Ajang Silaturahmi dan Olahraga Positif
- Modus Pura-Pura Mogok, Pencuri Motor di Kapuas Ringkus Tim Resmob Usai Tipu Mahasiswa
- Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
- Transformasi Paradigma Hukum Pidana Indonesia: Dari Keadilan Retributif Menuju Keadilan Korektif dan
- Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
- Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
- 40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
- Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
- Satresnarkoba Polres Kapuas Gerebek Barak di Selat Hulu, Amankan Pria Beserta 10 Paket Sabu
- Satresnarkoba Polres Kapuas Gerebek Rumah Sewaan di Kec. Selat, Amankan 2,51 Gram Sabu
Petani Kalteng Dukung Agustiar-Edy Wujudkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Keterangan Gambar : Keterangan Foto: Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran (kiri) dan H. Edy Pratowo (kanan). (ist)
PALANGKA RAYA – Program Kartu Huma Betang Sejahtera gagasan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 3, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, dinilai sangat brilian dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Tokoh masyarakat dari Kelompok Tani Harapan Mulya 38 Palangka Raya, Asep Eko DS, menyatakan bahwa gagasan tersebut membuktikan keberanian Agustiar-Edy sebagai pemimpin dalam membuat komitmen dengan rakyat. Kartu Huma Betang Sejahtera juga disebut mampu mewujudkan kemajuan nyata, termasuk kesejahteraan para petani di Kalimantan Tengah.
Baca Lainnya :
- Jelang Pemilu Tahun 2024, Pemkab Barut Gelar Sosialisasi Politik0
- 105 Kafilah Kabupaten Barito Utara Ikuti FASI ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah0
- Penjabat Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis Hadiri Peringatan HUT PGRI ke 790
- Bappedalitbang Sampaikan Dokumen Rancangan Teknokratik RPJMD Prov. Kalteng ke KPU Kalteng0
- Kadis TPHP Kalteng bersama Kepala Kanwil DjPb Prov. Kalteng Kunjungi Lahan Cetak Sawah0
"Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini adalah sebuah terobosan yang bagus dan patut diapresiasi," kata Asep Eko DS saat dihubungi, Kamis, 10 Oktober 2024.
Asep Eko menekankan bahwa hal yang paling penting adalah komitmen dari Agustiar-Edy untuk benar-benar mengeksekusi program tersebut dengan baik.
Hal itu, menurutnya, agar masyarakat bisa merasakan berbagai fasilitas pembangunan di Kalimantan Tengah, karena program Kartu Huma Betang Sejahtera dinilai mampu mengoptimalkan pembangunan-pembangunan strategis.
"Saya pribadi berharap Bang Agustiar terpilih menjadi gubernur Kalteng, dan saya juga menunggu bagaimana Bang Agustiar memenuhi janji tersebut melalui Kartu Huma Betang Sejahtera," ucapnya.
Asep mengungkapkan bahwa potensi pertanian di Kalimantan Tengah sangat besar dan program yang ditawarkan oleh Agustiar kepada petani dinilai sangat relevan dengan kebutuhan sektor tersebut.
"Program yang ditawarkan Bang Agustiar kepada petani sangat bagus. Potensi pertanian di Kalteng ini cukup besar, untuk itu pemerintah provinsi harus benar-benar hadir mendampingi petani," jelasnya.
Asep Eko, yang saat ini juga menjadi pimpinan dari Relawan Kelompok Tani Nelayan Berkah Palangka Raya, menambahkan bahwa selain bantuan yang bersifat modal, alangkah baiknya jika pasangan Agustiar-Edy memperkenalkan program-program yang mampu menarik minat kaum muda untuk terjun ke dunia pertanian.
"Di samping memberikan bantuan yang bersifat modal kepada petani, alangkah bagusnya pasangan Agustiar-Edy ini membuat terobosan yang bisa menarik kaum muda untuk tertarik pada usaha pertanian. Misalnya, dengan menciptakan program pertanian modern berbasis digitalisasi dan mekanisasi," terang Asep.
Lebih lanjut, Asep optimistis bahwa pasangan Agustiar-Edy mampu memberikan solusi atas permasalahan yang dialami para petani, terutama masalah harga jual produk pertanian lokal yang sering kali tidak kompetitif dibandingkan produk dari provinsi lain.
"Pasangan Agustiar-Edy diharapkan mampu membuat terobosan yang melindungi harga jual petani lokal," paparnya.
Menurutnya, pasangan Agustiar-Edy juga diharapkan bisa memberi jaminan harga kepada petani lokal agar mereka semakin bersemangat dalam bertani. Salah satu terobosan yang diusulkan adalah menaikkan retribusi untuk produk pertanian dari luar provinsi atau mengaktifkan kembali jembatan timbang di pintu-pintu masuk Kalimantan Tengah.
"Hal ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan melindungi petani lokal," pungkas Asep.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan
Berita Utama
-
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 18 April 2026. Penyesuaian ini mencakup sejumlah . . .
-
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus membenahi program strategis daerah, salah satunya bantuan sosial Kartu Huma Betang . . .
-
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan temu wartawan bersama organisasi pers sebagai upaya mempererat sinergi . . .
-
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
MAGELANG, POTRETKALTENG.COM – Sebanyak 478 pimpinan parlemen daerah dari seluruh Indonesia berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti agenda . . .
-
Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
PALANGKA RAYA, POTRETKALTEG.COM -Hukum pidana tidak lahir di ruang hampa. Ia adalah cerminan dari nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat pada masanya. Namun, fenomena . . .

















