- WAGUB EDY PRATOWO HADIRI MTQ VIII KORPRI, DISAMBUT HANGAT PEMKAB MURUNG RAYA
- SAMBUT WAGUB KALTENG, BUPATI MURA TEGASKAN DUKUNGAN SUKSESNYA MTQ VIII KORPRI
- BUPATI MURUNG RAYA KOMITMEN PERTAHANKAN PPPK, UTAMAKAN KEBERLANJUTAN PELAYANAN DASAR
- Pemkab Murung Raya Matangkan Persiapan KKN UPR dan UIN Palangka Raya
- Dukung Program BSPS, Muhammad Syauqie Tegaskan Komitmen Negara Sediakan Rumah Layak di Kalteng
- Polres Barito Utara Ungkap Dugaan Penyalahgunaan 1,6 Ton BBM di Lanjas
- Kapuas Bidik TPAKD Terbaik, Program Akses Keuangan Masyarakat Diperkuat
- Kebakaran Lahap Enam Rumah dan Sejumlah Bangunan di Palingkau Lama, BPBD Kapuas Salurkan Bantuan
- Kebakaran Hebat di Mendawai 1, Dua Balita Meninggal Dunia
- BUPATI KAPUAS HADIRI PERINGATAN HUT KE-1 KODAM XXII/TAMBUN BUNGAI
Petani Kalteng Dukung Agustiar-Edy Wujudkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Keterangan Gambar : Keterangan Foto: Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran (kiri) dan H. Edy Pratowo (kanan). (ist)
PALANGKA RAYA – Program Kartu Huma Betang Sejahtera gagasan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 3, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, dinilai sangat brilian dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Tokoh masyarakat dari Kelompok Tani Harapan Mulya 38 Palangka Raya, Asep Eko DS, menyatakan bahwa gagasan tersebut membuktikan keberanian Agustiar-Edy sebagai pemimpin dalam membuat komitmen dengan rakyat. Kartu Huma Betang Sejahtera juga disebut mampu mewujudkan kemajuan nyata, termasuk kesejahteraan para petani di Kalimantan Tengah.
Baca Lainnya :
- Jelang Pemilu Tahun 2024, Pemkab Barut Gelar Sosialisasi Politik0
- 105 Kafilah Kabupaten Barito Utara Ikuti FASI ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah0
- Penjabat Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis Hadiri Peringatan HUT PGRI ke 790
- Bappedalitbang Sampaikan Dokumen Rancangan Teknokratik RPJMD Prov. Kalteng ke KPU Kalteng0
- Kadis TPHP Kalteng bersama Kepala Kanwil DjPb Prov. Kalteng Kunjungi Lahan Cetak Sawah0
"Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini adalah sebuah terobosan yang bagus dan patut diapresiasi," kata Asep Eko DS saat dihubungi, Kamis, 10 Oktober 2024.
Asep Eko menekankan bahwa hal yang paling penting adalah komitmen dari Agustiar-Edy untuk benar-benar mengeksekusi program tersebut dengan baik.
Hal itu, menurutnya, agar masyarakat bisa merasakan berbagai fasilitas pembangunan di Kalimantan Tengah, karena program Kartu Huma Betang Sejahtera dinilai mampu mengoptimalkan pembangunan-pembangunan strategis.
"Saya pribadi berharap Bang Agustiar terpilih menjadi gubernur Kalteng, dan saya juga menunggu bagaimana Bang Agustiar memenuhi janji tersebut melalui Kartu Huma Betang Sejahtera," ucapnya.
Asep mengungkapkan bahwa potensi pertanian di Kalimantan Tengah sangat besar dan program yang ditawarkan oleh Agustiar kepada petani dinilai sangat relevan dengan kebutuhan sektor tersebut.
"Program yang ditawarkan Bang Agustiar kepada petani sangat bagus. Potensi pertanian di Kalteng ini cukup besar, untuk itu pemerintah provinsi harus benar-benar hadir mendampingi petani," jelasnya.
Asep Eko, yang saat ini juga menjadi pimpinan dari Relawan Kelompok Tani Nelayan Berkah Palangka Raya, menambahkan bahwa selain bantuan yang bersifat modal, alangkah baiknya jika pasangan Agustiar-Edy memperkenalkan program-program yang mampu menarik minat kaum muda untuk terjun ke dunia pertanian.
"Di samping memberikan bantuan yang bersifat modal kepada petani, alangkah bagusnya pasangan Agustiar-Edy ini membuat terobosan yang bisa menarik kaum muda untuk tertarik pada usaha pertanian. Misalnya, dengan menciptakan program pertanian modern berbasis digitalisasi dan mekanisasi," terang Asep.
Lebih lanjut, Asep optimistis bahwa pasangan Agustiar-Edy mampu memberikan solusi atas permasalahan yang dialami para petani, terutama masalah harga jual produk pertanian lokal yang sering kali tidak kompetitif dibandingkan produk dari provinsi lain.
"Pasangan Agustiar-Edy diharapkan mampu membuat terobosan yang melindungi harga jual petani lokal," paparnya.
Menurutnya, pasangan Agustiar-Edy juga diharapkan bisa memberi jaminan harga kepada petani lokal agar mereka semakin bersemangat dalam bertani. Salah satu terobosan yang diusulkan adalah menaikkan retribusi untuk produk pertanian dari luar provinsi atau mengaktifkan kembali jembatan timbang di pintu-pintu masuk Kalimantan Tengah.
"Hal ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan melindungi petani lokal," pungkas Asep.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan
Berita Utama
-
GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN HADIRI RAMAH TAMAH HUT KE-1 KODAM XXII/TAMBUN BUNGAI
GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN HADIRI RAMAH TAMAH HUT KE-1 KODAM XXII/TAMBUN BUNGAI
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menghadiri ramah tamah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) . . .
-
Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Komitmen Penanganan Karhutla di Kalteng
Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Komitmen Penanganan Karhutla di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran mengikuti secara daring Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Peningkatan . . .
-
Pemkab Kapuas Matangkan Rencana Kontinjensi Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026
Pemkab Kapuas Matangkan Rencana Kontinjensi Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mematangkan kesiapsiagaan menghadapi potensi . . .
-
Kebakaran Hebat di Mendawai 1, Dua Balita Meninggal Dunia
Kebakaran Hebat di Mendawai 1, Dua Balita Meninggal Dunia
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kebakaran melanda kawasan Kompleks Mendawai 1, Kota Palangka Raya, Selasa (11/8/2026) siang. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua . . .
-
Pemkab Kapuas Perkuat Pengendalian Inflasi dan Sinkronisasi Program Perumahan
Pemkab Kapuas Perkuat Pengendalian Inflasi dan Sinkronisasi Program Perumahan
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah . . .

















