- Guru dan Mahasiswa Diamankan Polisi Pengungkapan Dugaan Kasus Sabu di Eks Terminal Pulau Telo Baru
- Polres Kapuas Ungkap Komplotan Jambret Antarprovinsi, Empat Terduga Pelaku Diamankan
- Lapas Palangka Raya Geger, Terpidana Pecatan Polri Penembakan Sopir Ekspedisi Ditemukan Tak Bernyawa
- Diduga Masuk Areal Plasma di Seruyan, Aktivitas Tambang Ilegal Dikeluhkan Warga
- H. Sudarsono: Qurban Ajarkan Keikhlasan, Kepedulian, dan Semangat Berbagi
- Hukum Pidana Korporasi dalam KUHAP Nomor 20 Tahun 2025: Langkah Maju atau Tantangan Baru Penegakan H
- Sambut Idul Adha 2026, CV Nansel Bersama Ratu Prabu Kalteng Gelar Aksi Berbagi Kasih di Teweh Selata
- Pj Sekda Kalteng Pimpin Penyaluran Daging Qurban di Istana Isen Mulang
- Pesona Tambun Bungai 2026 Resmi Dibuka, Pemprov Kalteng dan BI Perkuat UMKM
- Wabup Kapuas Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Saat Peringatan HUT Ke-69 Kalteng
Masyarakat Pelantaran Laporkan Hok Kim Dkk Atas Dugaan Penyerangan di Lahan Sawit
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Kuasa Hukum, Ornela Monty saat mendampingi masyarakat melaporkan yang Hok Kim alias Acen ke SPKT Polda Kalimantan Tengah, Kamis (23/02).
Potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Buntut dari penyerangan sekolompok massa yang diduga bayaran oleh salah satu pihak dalam sangketa, Masyarakat Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melaporkan Hok Kim alias Acen Dkk ke Mapolda Kalteng, Kamis (23/02/2023).
Terlapor Hokkim alias Acen ini dilaporkan masyarakat setempat sehubungan dengan terjadinya penyerangan dan aksi anarkis ratusan massa yang diduga ia pimpin di perkebunan kelapa sawit milik Alvin Laurence pada Rabu (8/2/2023)lalu.
Kuasa Hukum masyarakat Pelantaran, Ornela Monty menjelaskan penyerangan yang dilakukan Acen Dkk ini terjadi beberapa kali. Terutama ketika kedatangan ratusan massa yang hampir melakukan aksi pembacokan terhadap warga.
Baca Lainnya :
- Basarnas Palangka Raya Hijaukan Bumi Tambun Bungai0
- Diduga Lakukan Perselingkuhan dan KDRT, Oknum Pejabat Kotim di Laporkan Istri ke Polisi0
- Sekda Kalteng Buka Rapat Kordinasi Pencegahan dan Penanganan Konflik Pertanahan di Kalteng0
- Ikuti Business Matching Indonesia-Singapore, Darliansjah : Eksportir Kalteng Siap Bersaing0
- Sahli Gubernur Hadiri Acara Launching Pemberian Penghargaan Pengendalian Covid-19 secara Virtual0
"Beruntung masyarakat yang pada saat itu diserang oleh mereka (Acen Dkk, red) menyelamatkan diri masuk ke dalam mobil. Beruntung insiden pembacokan kepada warga itu tak terjadi dan hanya menimbulkan kerusakan pada badan mobil akibat penyerangan," ungkap Ornela kepada awak media usai melapor di SPKT Polda Kalteng.
Tak cukup sampai disitu, warga juga melaporkan terlapir A.n Hartono yang diduga merupakan masa bayaran Acen yang melakukan penyerangan kepada masyarakat berselang dua hari setelah penyerangan pertama.
"Penyerangan itu disaksikan sendiri oleh pihak kepolisian dan pihak kepolisian yang melerainya," katanya.
Sehubungan dengan insiden tersebut, Masyarakat sebenarnya sudah melaporkan hal ini ke Polres Kotim namun waktu itu mereka menganggap kurang alat bukti.
Karena kurangnya alat bukti itu, dikatakan Ornela, pihaknya pun sempat mengajak kepolisian ke lokasi berhubung massa yang menyerang masih di lokasi. Namun nyatanya petugas menghindari hal tersebut.
"Kepolisian sepertinya menghindari itu (datang ke lokasi). Kita juga dianggap kurang alat bukti sehingga belum sempat ada penerimaan surat laporan dari kepolisian," ungkapnya.
Diketahui, masyarakat setempat khususnya yang bekerja di kebun sejauh ini sudah melalui beberapa proses dalam mencari keadilan dalam kasus penyerangan tersebut.
Oleh karena itu, Ornela mewakili masyarakat setempat berharap kepolisian dapat benar-benar adil dalam menangani peristiwa tersebut terlebih yang kini telah dilaporkan ke Polda Kalteng.
"Kita akan teguh sampai hal ini benar-benar ditindak secara langsung oleh kepolisian karena saya yakin masih banyak Polisi yang jujur dan menegakkan keadilan," pungkasnya. (Red)
RT
Berita Utama
-
Lapas Palangka Raya Geger, Terpidana Pecatan Polri Penembakan Sopir Ekspedisi Ditemukan Tak Bernyawa
Lapas Palangka Raya Geger, Terpidana Pecatan Polri Penembakan Sopir Ekspedisi Ditemukan Tak Bernyawa
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Seorang narapidana kasus penembakan sopir ekspedisi yang tengah menjalani hukuman seumur hidup di Lapas Kelas IIA Palangka Raya . . .
-
Polres Kapuas Ungkap Komplotan Jambret Antarprovinsi, Empat Terduga Pelaku Diamankan
Polres Kapuas Ungkap Komplotan Jambret Antarprovinsi, Empat Terduga Pelaku Diamankan
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Polres Kapuas mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret yang diduga dilakukan oleh komplotan . . .
-
Guru dan Mahasiswa Diamankan Polisi Pengungkapan Dugaan Kasus Sabu di Eks Terminal Pulau Telo Baru
Guru dan Mahasiswa Diamankan Polisi Pengungkapan Dugaan Kasus Sabu di Eks Terminal Pulau Telo Baru
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Satuan Reserse Narkoba Polres Kapuas bersama personel Polsek Selat mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan . . .
-
Sambut Idul Adha 2026, CV Nansel Bersama Ratu Prabu Kalteng Gelar Aksi Berbagi Kasih di Teweh Selata
Sambut Idul Adha 2026, CV Nansel Bersama Ratu Prabu Kalteng Gelar Aksi Berbagi Kasih di Teweh Selata
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M, kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh dunia usaha di Kalimantan Tengah. CV Nansel . . .
-
Hukum Pidana Korporasi dalam KUHAP Nomor 20 Tahun 2025: Langkah Maju atau Tantangan Baru Penegakan H
Hukum Pidana Korporasi dalam KUHAP Nomor 20 Tahun 2025: Langkah Maju atau Tantangan Baru Penegakan H
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Perkembangan dunia usaha yang semakin kompleks telah melahirkan berbagai bentuk kejahatan korporasi yang berdampak luas terhadap . . .

















