- Pria Terjatuh dari Menara Masjid Raya Darussalam, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
- Wagun Edy Pratowo Hadiri Pisah Sambut Kakanwil Ditjenpas Kalteng
- Gubernur Agustiar Ungkap Rencana Penggabungan OPD
- Pemprov Kalteng Verifikasi Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat, Siapkan Daerah Menuju Swasti
- FORDAYAK Tuntut Pemulihan Nama Debitur, Kantor MTF Disegel Hingga Ada Solusi
- Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
- Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
- Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
- RSUD Kapuas Matangkan Akreditasi, Tim Internal Siap Hadapi Monitoring dan Evaluasi
- Sekda Kapuas Pimpin Pembahasan Penyesuaian Tarif Retribusi RPU, Fokus Tingkatkan Pelayanan
Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG

Keterangan Gambar : Foto Ilustrasi
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah diusut aparat penegak hukum memasuki babak baru yang kian memanas. Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, secara resmi mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC). Langkah hukum ini diambil sebagai bentuk kesiapan dirinya untuk membongkar secara menyeluruh praktik lancung di dalam lembaga tersebut.
Baca Lainnya :
- Hadir di Acara Televisi, Dirlantas Polda Kalteng Ajak Masyarakat Bijak Berlalu Lintas0
- Kepala Bank Indonesia Provinsi Kalteng Dikukuhkan, Pemprov Siap Nantikan Kolaborasi0
- Kapolda Kalteng Terima Audiensi Keluarga Besar Putra Putri Polri Kalteng0
- Kepala BPSDM Provinsi Kalteng Buka Pelatihan Government Transformation Academy Tahun 20220
- DLH Kota Palangkaraya Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Car Free Day0
Melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, Sony menyatakan komitmennya untuk bekerja sama secara penuh dengan penyidik demi membuat terang perkara yang sedang berjalan. Langkah proaktif ini dinilai akan mengubah arah penyidikan karena posisi Sony yang dinilai mengetahui jalinan kebijakan di internal BGN. Sikap kooperatif ini diharapkan dapat mempercepat pengungkapan aktor-aktor intelektual di balik kerugian negara pada program strategis nasional tersebut.
Berdasarkan dokumen Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang disampaikan oleh tim hukum, Sony dilaporkan telah membeberkan informasi krusial yang menyeret lebih dari 20 nama lintas sektoral. Nama-nama tersebut terindikasi kuat memiliki andil dan keterkaitan langsung dengan sengkarut tata kelola anggaran Makan Bergizi Gratis. Keberadaan daftar ini pun langsung menjadi sorotan tajam publik karena mencakup figur-figur yang cukup dikenal luas.
Sederet nama pejabat publik, anggota legislatif aktif, hingga jajaran purnawirawan terseret dalam pusaran kasus ini. Di antaranya mencakup nama Nanik S Deyang, Bima Arya (Wamendagri), Jenderal (Purn) Dudung Abdurrahman (Kepala KSP), Ahmad Riza Patria (Wamendes), hingga figur legislatif seperti Uya Kuya, Felly Estelita Runtuwene, dan sejumlah pimpinan DPRD Jawa Timur serta Jawa Tengah. Kendati demikian, keterlibatan nama-nama tersebut masih dalam batas informasi awal BAP dan memerlukan verifikasi lebih lanjut dari penyidik.
Kuasa hukum menegaskan bahwa kliennya siap memberikan keterangan tambahan secara berkala mengenai detail peran masing-masing pihak yang diduga menikmati aliran dana tersebut. Status justice collaborator sendiri digunakan sebagai instrumen hukum yang sah untuk memfasilitasi tersangka dalam mengurai jaringan pidana yang lebih luas dengan imbalan keringanan tuntutan hukum. "Sony siap memberikan keterangan tambahan mengenai peran sejumlah pihak yang diduga memiliki keterkaitan," ujar tim penasihat hukum dalam rilis keterangannya.
Hingga berita ini diturunkan, proses hukum terkait perkara dugaan korupsi di tubuh Badan Gizi Nasional masih terus berjalan di tahap pemeriksaan saksi-saksi. Aparat penegak hukum menegaskan akan bersikap objektif dan menindaklanjuti setiap fakta yang diajukan oleh Sony Sonjaya sepanjang didukung oleh alat bukti yang solid. Masyarakat kini menunggu langkah berani penyidik untuk memanggil nama-nama yang tercantum demi tegaknya transparansi hukum.
Zr
Berita Utama
-
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya memberikan klarifikasi resmi terkait . . .
-
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
KAPUAS HULU, POTRETKALTENG.COM – Operasi pencarian terhadap seorang anak yang tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, akhirnya membuahkan . . .
-
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Selat dan Polsek Banjarmasin Selatan berhasil mengamankan seorang pria . . .
-
Pria Terjatuh dari Menara Masjid Raya Darussalam, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
Pria Terjatuh dari Menara Masjid Raya Darussalam, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Seorang pria dilaporkan terjatuh dari bagian atas Menara Masjid Raya Darussalam, Kota Palangka Raya, Kamis (11/6/2026) sore. Korban . . .
-
FORDAYAK Tuntut Pemulihan Nama Debitur, Kantor MTF Disegel Hingga Ada Solusi
FORDAYAK Tuntut Pemulihan Nama Debitur, Kantor MTF Disegel Hingga Ada Solusi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Pemuda Dayak (Fordayak) melakukan aksi unjuk rasa dan penyegelan kantor PT Mandiri Tunas Finance . . .

















