- DPD GMNI Kalteng Serukan Sikap Kritis dan Objektif Hadapi Dinamika Nasional
- DPMPTSP Kalteng Perkuat Pemahaman Regulasi Perizinan untuk Dorong Investasi Daerah
- Fairid Naparin Ajak Warga Perkuat Kolaborasi di HUT ke-61 Pemkot Palangka Raya
- Diduga Serobot Lahan 18 Hektar, Ahli Waris Somasi PT Bumi Agro Makmur di Barito Selatan
- Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
- RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
- Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
- KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
- Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 H, Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya Ajak Masyarakat Perkuat S
Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Wabub Barsel Serahkan Alsintan dan Benih Padi Inbrida

Keterangan Gambar : Foto bersama
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dengan meningkatkan sektor pertanian. Salah satu langkah nyata dalam program 100 hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Barsel, Wakil Bupati Khristianto Yudha menyerahkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dan benih padi Inbrida kepada petani. Penyerahan ini bertujuan untuk mendorong produktivitas pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memastikan ketahanan pangan daerah berjalan secara optimal.
Acara penyerahan Alsintan dan benih padi Inbrida ini berlangsung pada Selasa (27/5/2025), di Balai Benih Padi dan Palawija (BBPP) Desa Penda Asam. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Khristianto Yudha didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Barito Selatan, Ida Safitri. Wabup Khristianto menyampaikan pentingnya penggunaan teknologi pertanian yang tepat guna untuk memaksimalkan hasil tani. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan kelompok tani dalam mengelola pertanaman padi, khususnya pada musim tanam yang dimulai pada April hingga September 2025.
Baca Lainnya :
- Pengendara Keluhkan Truk Batubara Tanpa Penutup Muatan Melintas di Jalan Umum Kurun-Palangka Raya0
- Bupati Kapuas Serahkan SK dan Lantik ASN serta PPPK di Kabupaten Kapuas0
- PPRC Ditsamapta Polda Kalteng Bubarkan Tawuran Warga di Palangka Raya0
- PPP Barito Utara Rekomendasikan H. Shalahuddin Maju di Pilkada 20240
- Festival Budaya Isen Mulang 2025 Meriahkan Kalimantan Tengah dengan Karnaval Budaya yang Spektakuler0
Wabup Khristianto mengingatkan, "Jika ada serangan hama, kelompok tani harus segera melaporkan ke DKPP agar dapat segera ditangani. Ketahanan pangan adalah kunci bagi negara kita."
Bantuan ini mencakup benih padi Inbrida untuk pengembangan dan penangkaran benih, dengan total luas lahan yang diperkirakan mencapai lebih dari 150 hektar. Desa Penda Asam dan Desa Bintang Kurung akan menjadi wilayah pengembangan seluas 100 hektar, dengan hasil yang diharapkan mencapai 10,2 ton per hektar. Sementara untuk penangkaran benih, areal yang disiapkan mencakup 50 hektar di Desa Damparan dan Balai Benih Padi Penda Asam, dengan prediksi hasil sekitar 4,5–5,5 ton per hektar.
Kepala DKPP Barito Selatan, Ida Safitri, menyatakan bahwa penyerahan Alsintan dan benih padi Inbrida adalah langkah penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian daerah. Dengan menggunakan benih unggul dan teknologi pertanian yang efisien, diharapkan petani dapat meraih hasil yang lebih tinggi, lebih tahan terhadap hama dan penyakit, serta lebih adaptif terhadap perubahan iklim.
“Program ini selaras dengan visi 100 hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” jelas Ida Safitri.
Selain penyerahan Alsintan dan benih padi, Wakil Bupati Khristianto Yudha juga melakukan penanaman padi Inbrida secara simbolis menggunakan mesin tanam di lahan BBP Penda Asam. Penyerahan benih juga dilakukan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari Desa Damparan, Bintang Kurung, dan Penda Asam.
Ida Safitri menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk mendorong percepatan hasil panen padi Inbrida, tetapi juga untuk memperkuat sinergi antara petani dan penyuluh pertanian. Ia berharap program ini akan menjadi sejarah baru bagi DKPP dalam mendorong sektor pertanian yang lebih maju dan produktif.
Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, penyuluh, dan petani, diharapkan ketahanan pangan di Barito Selatan semakin kokoh, dan sektor pertanian daerah dapat terus berkembang dengan hasil yang optimal.
RH
Berita Utama
-
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar Zoominar Civil Society and Democracy (CSD) bertajuk “Relasi Kebebasan . . .
-
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan sikap tegas menolak kelanjutan . . .
-
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Perkumpulan Pemuda Nusantara melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka . . .
-
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati ruas jalan Kota Kuala Kapuas dalam Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang . . .
-
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM — Rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang diprakarsai oleh Persatuan Wartawan Barito Utara . . .

















