- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Wabub Barsel Serahkan Alsintan dan Benih Padi Inbrida

Keterangan Gambar : Foto bersama
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dengan meningkatkan sektor pertanian. Salah satu langkah nyata dalam program 100 hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Barsel, Wakil Bupati Khristianto Yudha menyerahkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dan benih padi Inbrida kepada petani. Penyerahan ini bertujuan untuk mendorong produktivitas pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memastikan ketahanan pangan daerah berjalan secara optimal.
Acara penyerahan Alsintan dan benih padi Inbrida ini berlangsung pada Selasa (27/5/2025), di Balai Benih Padi dan Palawija (BBPP) Desa Penda Asam. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Khristianto Yudha didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Barito Selatan, Ida Safitri. Wabup Khristianto menyampaikan pentingnya penggunaan teknologi pertanian yang tepat guna untuk memaksimalkan hasil tani. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan kelompok tani dalam mengelola pertanaman padi, khususnya pada musim tanam yang dimulai pada April hingga September 2025.
Baca Lainnya :
- Pengendara Keluhkan Truk Batubara Tanpa Penutup Muatan Melintas di Jalan Umum Kurun-Palangka Raya0
- Bupati Kapuas Serahkan SK dan Lantik ASN serta PPPK di Kabupaten Kapuas0
- PPRC Ditsamapta Polda Kalteng Bubarkan Tawuran Warga di Palangka Raya0
- PPP Barito Utara Rekomendasikan H. Shalahuddin Maju di Pilkada 20240
- Festival Budaya Isen Mulang 2025 Meriahkan Kalimantan Tengah dengan Karnaval Budaya yang Spektakuler0
Wabup Khristianto mengingatkan, "Jika ada serangan hama, kelompok tani harus segera melaporkan ke DKPP agar dapat segera ditangani. Ketahanan pangan adalah kunci bagi negara kita."
Bantuan ini mencakup benih padi Inbrida untuk pengembangan dan penangkaran benih, dengan total luas lahan yang diperkirakan mencapai lebih dari 150 hektar. Desa Penda Asam dan Desa Bintang Kurung akan menjadi wilayah pengembangan seluas 100 hektar, dengan hasil yang diharapkan mencapai 10,2 ton per hektar. Sementara untuk penangkaran benih, areal yang disiapkan mencakup 50 hektar di Desa Damparan dan Balai Benih Padi Penda Asam, dengan prediksi hasil sekitar 4,5–5,5 ton per hektar.
Kepala DKPP Barito Selatan, Ida Safitri, menyatakan bahwa penyerahan Alsintan dan benih padi Inbrida adalah langkah penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian daerah. Dengan menggunakan benih unggul dan teknologi pertanian yang efisien, diharapkan petani dapat meraih hasil yang lebih tinggi, lebih tahan terhadap hama dan penyakit, serta lebih adaptif terhadap perubahan iklim.
“Program ini selaras dengan visi 100 hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” jelas Ida Safitri.
Selain penyerahan Alsintan dan benih padi, Wakil Bupati Khristianto Yudha juga melakukan penanaman padi Inbrida secara simbolis menggunakan mesin tanam di lahan BBP Penda Asam. Penyerahan benih juga dilakukan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari Desa Damparan, Bintang Kurung, dan Penda Asam.
Ida Safitri menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk mendorong percepatan hasil panen padi Inbrida, tetapi juga untuk memperkuat sinergi antara petani dan penyuluh pertanian. Ia berharap program ini akan menjadi sejarah baru bagi DKPP dalam mendorong sektor pertanian yang lebih maju dan produktif.
Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, penyuluh, dan petani, diharapkan ketahanan pangan di Barito Selatan semakin kokoh, dan sektor pertanian daerah dapat terus berkembang dengan hasil yang optimal.
RH
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















