- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
Ketua DPW TBBR Kalteng Soroti Pelaksanaan FBIM, Usulkan Kategori Khusus untuk Adat Lokal

Keterangan Gambar : Foto TBBR Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) TBBR Kalimantan Tengah, Agusta Rachman, S.T., memberikan tanggapannya terkait pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang berlangsung baru-baru ini. Menurutnya, FBIM sebagai event tahunan patut diapresiasi karena telah menjadi wadah penting dalam memperkenalkan serta merayakan keberagaman budaya di Kalimantan Tengah.
Namun demikian, Agusta menilai bahwa ke depannya perlu ada pengelompokan yang lebih jelas dalam setiap rangkaian kegiatan. Ia mengusulkan agar penyelenggaraan FBIM dapat dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori umum dan kategori khusus. Menurutnya, pembagian ini penting agar setiap unsur budaya mendapat ruang yang proporsional dan adil.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalteng Catat Sejarah Baru, Mengajar 97 Ribu Siswa Secara Virtual0
- H. Jimmy Carter Resmi Diusung Oleh Lima Partai, Siap Maju di Pilkada Barito Utara0
- Bupati Kapuas Ambil Sumpah Janji CPNS dan P3K: Ajak Tingkatkan Komitmen dan Pelayanan0
- Wabup Kapuas Hadiri Ibadah KPB GKE Kapuas Seberang, Ajak Kaum Bapak Awasi Generasi Muda0
- Bupati Kapuas Tinjau Jalan Rusak di Kecamatan Basarang dan Selat0
“Untuk kegiatan dengan skala nasional, seperti HUT RI atau event kebangsaan lainnya, bisa dimasukkan dalam kategori umum, di mana semua peserta dari berbagai latar belakang budaya bisa ikut serta,” jelas Agusta. “Namun untuk kegiatan yang bertujuan melestarikan budaya lokal, saya usulkan ada kategori khusus yang hanya diperuntukkan bagi masyarakat adat Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah.”
Agusta tidak menolak partisipasi budaya dari luar daerah, namun ia menegaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam kategori khusus sebaiknya bersifat non-kompetitif, yaitu sebagai pelengkap atau hiburan. Hal ini, menurutnya, penting untuk menjaga marwah dan jati diri budaya asli Kalimantan Tengah agar tidak tergerus dalam persaingan yang tidak seimbang.
Ia juga menyoroti hasil lomba karnaval pada FBIM sebelumnya, di mana peserta yang menampilkan adat dari luar daerah Kalimantan Tengah mendominasi posisi juara. “Secara kasat mata, peserta dari dengan menampilkan adat luar memang tampil dengan kostum yang bagus dan unik. Tapi yang menjadi perhatian, kenapa semua juara justru dari luar? Ini harus menjadi evaluasi agar adat istiadat kita tidak kehilangan jati diri hanya karena sistem penilaian yang tidak tepat,” tegasnya.
Agusta berharap, ke depan FBIM tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat identitas budaya lokal dan membangun kebanggaan masyarakat adat Kalimantan Tengah terhadap warisan budayanya.
RH
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















