- Kesal kepada Korban, Pria Asal Banjarmasin Ditangkap Usai Diduga Curi Motor di Hotel Roos Kapuas
- Satresnarkoba Polres Kapuas Perkuat Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara
- DPRD Barito Utara Desak Balai Jalan Nasional Segera Benahi Banjir di Jalan Pendreh
- Rapat Paripurna LHP BPK RI, Pemprov Kalteng Kembali Raih Opini WTP
- HUT KE-61, SUBANDI SOROT PAD DAN PELAYANAN
- Kejagung Instruksikan Kejati Kejari Usut Korupsi SPPG di Setiap Daerah
- DPD GMNI Kalteng Serukan Sikap Kritis dan Objektif Hadapi Dinamika Nasional
- DPMPTSP Kalteng Perkuat Pemahaman Regulasi Perizinan untuk Dorong Investasi Daerah
- Fairid Naparin Ajak Warga Perkuat Kolaborasi di HUT ke-61 Pemkot Palangka Raya
- Diduga Serobot Lahan 18 Hektar, Ahli Waris Somasi PT Bumi Agro Makmur di Barito Selatan
Karnaval FBDD 2025, Bupati Barsel Ajak Warga Lestarikan Budaya di Tengah Keberagaman

Keterangan Gambar : Bupati dan Wakil Bupati Barsel bersama Forkopimda dan Kepala OPD antusias menyaksikan Karnaval Budaya FBDD 2025 di Stadion Batuah Buntok, Rabu (17/9/2025).
POTRETKALTENG.COM, BUNTOK – Bupati Barito Selatan (Barsel), Eddy Raya Samsuri, mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan adat istiadat dan kebudayaan daerah sebagai warisan leluhur, di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bersama.
Baca Lainnya :
- Berpartisipasi di FBDD 2025, BPKAD Barsel Turunkan Puluhan Peserta dalam Kontingen0
- BPKAD Barsel Ikut Meriahkan Karnaval Budaya FBDD Tahun 20250
- Kepala BPKAD Minta Seluruh OPD Barsel Maksimalkan Penggunaan Anggaran di Tengah Efisiensi0
- Inventarisasi Aset Daerah Perlu Kerja Sama dan Partisipasi Semua OPD0
- Akmal Tegaskan Lomba Dayung Merupakan Warisan Budaya Masyarakat Barsel0
Meskipun diguyur hujan deras, antusiasme peserta dan masyarakat tidak surut dalam Karnaval Budaya Festival Dahani Dahanai Tuntung Tulus (FBDD) Tahun 2025, yang merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Selatan, Rabu (17/9/2025).
Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Barsel, didampingi Wakil Bupati Khristianto Yudha, berlangsung meriah di kawasan Stadion Batuah Buntok dan disaksikan puluhan ribu warga dari berbagai wilayah, baik dari Buntok maupun desa-desa sekitar.
Ribuan peserta dari berbagai unsur turut ambil bagian dalam karnaval tersebut, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), desa dan kelurahan, kelompok adat multietnis, hingga organisasi profesi dan masyarakat umum. Mengusung tema “Harmoni dalam Keberagaman Budaya,” para peserta menampilkan mobil hias, busana adat yang dipadukan dengan kreasi modern, serta tari-tarian tradisional yang memukau penonton.
Menariknya, sejumlah kontingen dari desa transmigrasi dan paguyuban juga ikut memeriahkan acara. Seperti kelompok masyarakat Jawa yang menampilkan kesenian kuda lumping, serta warga Nusa Tenggara Timur (NTT) asal Desa Palurejo, Kecamatan Gunung Bintang Awai, yang membawakan tarian khas daerah diiringi musik Tabola Bale yang sedang populer.
Dalam sambutannya, Bupati Eddy Raya menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal di tengah arus globalisasi.
“Indonesia adalah bangsa yang kaya budaya dari Sabang sampai Merauke. Kekayaan ini adalah warisan luhur yang harus kita jaga agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.
Eddy juga menyoroti kecenderungan generasi muda yang mulai kurang peduli terhadap budaya daerah. Melalui karnaval budaya ini, katanya, pemerintah ingin menumbuhkan kembali semangat cinta budaya dan memperkenalkan nilai-nilai tradisi kepada masyarakat luas.
“Kegiatan seperti ini menjadi upaya nyata dalam menanamkan kembali kebanggaan terhadap jati diri bangsa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Eddy menyebut bahwa karnaval budaya bukan sekadar hiburan, melainkan sarana memperkuat persatuan, memperkokoh jati diri bangsa, sekaligus menjadi wadah ekspresi dan kreativitas masyarakat Barsel.
“Tahun ini kita mengusung tema ‘Harmoni dalam Keberagaman Budaya’ yang mencerminkan semangat kebersamaan dan saling menghargai di tengah perbedaan,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut juga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Selain menjadi ajang pelestarian budaya, karnaval ini juga mendorong geliat ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata. Ini bukti bahwa budaya dan ekonomi bisa tumbuh berdampingan,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Eddy Raya berharap karnaval budaya dapat terus menjadi tradisi tahunan yang membanggakan Barito Selatan.
“Lebih dari sekadar perlombaan, ini adalah simbol persaudaraan, kebersamaan, dan kekayaan kearifan lokal yang patut kita jaga dan banggakan hingga tingkat nasional, bahkan internasional,” pungkasnya.(KY)
Berita Utama
-
DPRD Barito Utara Desak Balai Jalan Nasional Segera Benahi Banjir di Jalan Pendreh
DPRD Barito Utara Desak Balai Jalan Nasional Segera Benahi Banjir di Jalan Pendreh
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Warga di sekitar Jalan Pendreh, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, mengeluhkan kondisi ruas jalan yang kerap terendam banjir setiap . . .
-
Satresnarkoba Polres Kapuas Perkuat Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara
Satresnarkoba Polres Kapuas Perkuat Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Satresnarkoba Polres Kapuas melakukan pengecekan Posko Kampung Bebas dari Narkoba di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten . . .
-
Kesal kepada Korban, Pria Asal Banjarmasin Ditangkap Usai Diduga Curi Motor di Hotel Roos Kapuas
Kesal kepada Korban, Pria Asal Banjarmasin Ditangkap Usai Diduga Curi Motor di Hotel Roos Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Jajaran Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Selat, Polsek Banjarmasin Selatan, dan Resmob Polres Tapin berhasil menangkap seorang . . .
-
HUT KE-61, SUBANDI SOROT PAD DAN PELAYANAN
HUT KE-61, SUBANDI SOROT PAD DAN PELAYANAN
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengajak Pemerintah Kota Palangka Raya untuk menjadikan peringatan Hari Jadi ke-61 Kota . . .
-
Kejagung Instruksikan Kejati Kejari Usut Korupsi SPPG di Setiap Daerah
Kejagung Instruksikan Kejati Kejari Usut Korupsi SPPG di Setiap Daerah
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM — Kejaksaan Agung (Kejagung) langsung bergerak cepat mengembangkan pusaran kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tidak hanya . . .

















