Harga Plastik, DPRD Palangka Raya Dorong Pemanfaatan Kemasan Alami

Potret kalteng 09 Apr 2026, 12:12:44 WIB Palangka Raya
Harga Plastik, DPRD Palangka Raya Dorong Pemanfaatan Kemasan Alami

Keterangan Gambar : Khemal Nasery. (Foto:Yariyanto)





Baca Lainnya :

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kenaikan harga plastik dinilai tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berinovasi dalam menciptakan alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan.


Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, menyampaikan bahwa kondisi ini harus dimaknai sebagai momentum untuk mengurangi ketergantungan terhadap plastik, khususnya dalam aktivitas perdagangan.


Menurutnya, Palangka Raya memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan kemasan alternatif, seperti daun pandan, daun nipah, dan daun pisang yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.


“Kenaikan harga plastik seharusnya mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam menciptakan kemasan alternatif yang ramah lingkungan,” ujarnya.


Ia menambahkan, upaya pengurangan penggunaan plastik sejatinya telah lama menjadi perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya, termasuk melalui imbauan kepada para pelaku usaha dan pedagang.

Lebih lanjut, Khemal mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru di bidang kerajinan kemasan berbasis bahan alami. Menurutnya, hal ini tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan industri kreatif lokal.


Selain itu, kebijakan Wali Kota Palangka Raya yang mengimbau pengurangan penggunaan plastik dinilai sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan, mengingat plastik merupakan material yang sulit terurai dan berpotensi mencemari alam dalam jangka panjang.

“Kondisi daerah kita berbeda dengan kota besar. Kita memiliki sumber daya alam yang sangat mendukung untuk beralih ke kemasan alami,” tegasnya.


Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan potensi lokal untuk menciptakan inovasi yang bernilai ekonomi.(Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment