- BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
- Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
- Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
- Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
- Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026 Disiapkan
- Pemprov Kalteng Resmi Buka Diklat Calon Paskibraka 2026, Libatkan 54 Peserta Terbaik
- Buka Rakor TEPRA, Wagub Ingatkan Penyerapan Anggaran Bukan Sekadar Kejar Target
- PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
- Kodam Tambun Bungai Siapkan Simulasi Ledakan dan Penutupan Jalan Peringati HUT ke-1
- SMAN 1 Palangka Raya Rayakan HUT ke-67, Luncurkan Buku Antologi Bertema Lingkungan
DLH Palangka Raya Dorong Masyarakat Hentikan Penggunaan Merkuri

Potretkalteng.com - Palangka Raya – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya semakin gencar mengajak masyarakat untuk menghentikan penggunaan merkuri dalam kegiatan pertambangan dan industri. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen DLH dalam menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi kesehatan masyarakat dari dampak berbahaya merkuri.
Kepala DLH Kota Palangka Raya, dalam keterangannya pada Rabu (11/9/2024), menyampaikan bahwa penggunaan merkuri tidak hanya mengancam ekosistem, tetapi juga sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Merkuri, bahan kimia yang sering digunakan dalam proses pemurnian emas dan kegiatan industri lainnya, dapat mencemari air dan tanah, serta berdampak pada kesehatan masyarakat yang terpapar.
Baca Lainnya :
- Diskan: Penggunaan Merkuri Dapat Merusak Ekosistem Perairan0
- Camat Bukit Batu Ajak Masyarakat Dukung Program Lingkungan Bersih dari Merkuri0
- Pemko Palangka Raya Gelar Sosialisasi Pengurangan dan Penghapusan Merkuri di Kecamatan Bukit Batu0
- Pemko Palangka Raya Terus Berupaya Kendalikan Inflasi, Stabilkan Harga Bahan Pokok0
- DLH Siapkan Ranperda untuk Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Palangka Raya0
"Merkuri adalah salah satu polutan paling berbahaya. Jika masuk ke dalam lingkungan, merkuri bisa mencemari rantai makanan, mulai dari ikan hingga akhirnya dikonsumsi oleh manusia. Efeknya sangat serius, dari gangguan sistem saraf hingga risiko kerusakan permanen pada organ tubuh," ujar Kepala DLH.
Lebih lanjut, DLH menekankan bahwa pencemaran merkuri juga merusak kualitas air dan tanah di wilayah sekitar lokasi tambang. Penggunaan merkuri yang tidak terkontrol bisa memicu masalah lingkungan yang bertahan lama, menghambat pertumbuhan tanaman, hingga mengganggu kehidupan satwa liar di sekitar area yang tercemar.
Sebagai langkah pencegahan, DLH Kota Palangka Raya terus melakukan sosialisasi ke masyarakat di berbagai wilayah, khususnya di kawasan yang rawan aktivitas pertambangan. Edukasi mengenai bahaya merkuri dan pentingnya beralih ke teknologi yang ramah lingkungan menjadi prioritas dalam upaya ini.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama pelaku tambang, untuk memahami bahaya merkuri dan segera berhenti menggunakannya. Teknologi yang lebih ramah lingkungan kini sudah tersedia, dan pemerintah siap membantu dalam transisi ini," tambahnya.
DLH juga mendorong penggunaan teknologi alternatif yang tidak melibatkan merkuri dalam proses pengolahan bahan tambang, seperti metode sianidasi yang lebih aman dan tidak mencemari lingkungan. Selain itu, DLH membuka kerja sama dengan pihak swasta dan lembaga internasional untuk menyediakan teknologi yang bisa diakses oleh masyarakat.
"Penggunaan merkuri harus dihentikan, dan kami siap mendukung masyarakat untuk menggunakan alternatif yang lebih aman. Ini bukan hanya demi lingkungan, tapi juga demi masa depan kesehatan generasi mendatang," lanjut Kepala DLH.
DLH Palangka Raya tidak bekerja sendiri. Berbagai pihak, mulai dari lembaga swadaya masyarakat, akademisi, hingga aparat penegak hukum, ikut dilibatkan dalam pengawasan dan penegakan aturan terkait penggunaan merkuri. Pengawasan yang ketat diperlukan untuk memastikan bahwa aktivitas tambang tidak melibatkan bahan kimia berbahaya.
---
Untuk informasi lebih lanjut mengenai bahaya merkuri dan alternatif teknologi ramah lingkungan, kunjungi PotretKalteng.com. Mari bersama-sama hentikan penggunaan merkuri dan selamatkan lingkungan kita!
Berita Utama
-
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji organoleptik berbasis . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus penguatan program . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, meninjau langsung pelaksanaan pelayanan administrasi . . .
-
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji . . .
-
PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM — Pihak PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Buntok akhirnya menandatangani surat pernyataan komitmen untuk menghentikan pemadaman listrik secara . . .

















