- Satresnarkoba Polres Kapuas Ungkap Kasus Sabu 98,16 Gram di Kapuas Hulu
- Bupati Bartim Resmikan Kantor Calon Resort GKE Tamiang Layang Timur, Perkuat Pelayanan Jemaat
- Bupati M. Yamin Buka Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Riyadus Solihin Desa Puri
- Polsek Timpah Cek Pemanfaatan Pekarangan Warga di Desa Tumbang Randang, Dorong Ketahanan Pangan
- Ketua DPRD Kapuas Ajak Warga Jaga Keamanan dan Toleransi Selama Ramadhan 1447 H
- Anggota DPRD Kapuas H. Pahmi Imbau Warga Jaga Ketertiban Selama Ramadhan 1447 H
- Penuh Khidmat Keluarga Besar Disdagperin Kalteng Buka Puasa Bersama
- Disbun Kalteng Gelar Khataman Al-Quran dan Buka Puasa Bersama Anak Panti
- Wali Kota Palangka Raya Imbau Perusahaan Swasta Bayar THR Pegawai Tepat Waktu
- Angelina Sondakh Berbagi Kisah Hidup di Bukber Rujab Wali Kota Palangka Raya
DLH Palangka Raya Dorong Masyarakat Hentikan Penggunaan Merkuri

Potretkalteng.com - Palangka Raya – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya semakin gencar mengajak masyarakat untuk menghentikan penggunaan merkuri dalam kegiatan pertambangan dan industri. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen DLH dalam menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi kesehatan masyarakat dari dampak berbahaya merkuri.
Kepala DLH Kota Palangka Raya, dalam keterangannya pada Rabu (11/9/2024), menyampaikan bahwa penggunaan merkuri tidak hanya mengancam ekosistem, tetapi juga sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Merkuri, bahan kimia yang sering digunakan dalam proses pemurnian emas dan kegiatan industri lainnya, dapat mencemari air dan tanah, serta berdampak pada kesehatan masyarakat yang terpapar.
Baca Lainnya :
- Diskan: Penggunaan Merkuri Dapat Merusak Ekosistem Perairan0
- Camat Bukit Batu Ajak Masyarakat Dukung Program Lingkungan Bersih dari Merkuri0
- Pemko Palangka Raya Gelar Sosialisasi Pengurangan dan Penghapusan Merkuri di Kecamatan Bukit Batu0
- Pemko Palangka Raya Terus Berupaya Kendalikan Inflasi, Stabilkan Harga Bahan Pokok0
- DLH Siapkan Ranperda untuk Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Palangka Raya0
"Merkuri adalah salah satu polutan paling berbahaya. Jika masuk ke dalam lingkungan, merkuri bisa mencemari rantai makanan, mulai dari ikan hingga akhirnya dikonsumsi oleh manusia. Efeknya sangat serius, dari gangguan sistem saraf hingga risiko kerusakan permanen pada organ tubuh," ujar Kepala DLH.
Lebih lanjut, DLH menekankan bahwa pencemaran merkuri juga merusak kualitas air dan tanah di wilayah sekitar lokasi tambang. Penggunaan merkuri yang tidak terkontrol bisa memicu masalah lingkungan yang bertahan lama, menghambat pertumbuhan tanaman, hingga mengganggu kehidupan satwa liar di sekitar area yang tercemar.
Sebagai langkah pencegahan, DLH Kota Palangka Raya terus melakukan sosialisasi ke masyarakat di berbagai wilayah, khususnya di kawasan yang rawan aktivitas pertambangan. Edukasi mengenai bahaya merkuri dan pentingnya beralih ke teknologi yang ramah lingkungan menjadi prioritas dalam upaya ini.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama pelaku tambang, untuk memahami bahaya merkuri dan segera berhenti menggunakannya. Teknologi yang lebih ramah lingkungan kini sudah tersedia, dan pemerintah siap membantu dalam transisi ini," tambahnya.
DLH juga mendorong penggunaan teknologi alternatif yang tidak melibatkan merkuri dalam proses pengolahan bahan tambang, seperti metode sianidasi yang lebih aman dan tidak mencemari lingkungan. Selain itu, DLH membuka kerja sama dengan pihak swasta dan lembaga internasional untuk menyediakan teknologi yang bisa diakses oleh masyarakat.
"Penggunaan merkuri harus dihentikan, dan kami siap mendukung masyarakat untuk menggunakan alternatif yang lebih aman. Ini bukan hanya demi lingkungan, tapi juga demi masa depan kesehatan generasi mendatang," lanjut Kepala DLH.
DLH Palangka Raya tidak bekerja sendiri. Berbagai pihak, mulai dari lembaga swadaya masyarakat, akademisi, hingga aparat penegak hukum, ikut dilibatkan dalam pengawasan dan penegakan aturan terkait penggunaan merkuri. Pengawasan yang ketat diperlukan untuk memastikan bahwa aktivitas tambang tidak melibatkan bahan kimia berbahaya.
---
Untuk informasi lebih lanjut mengenai bahaya merkuri dan alternatif teknologi ramah lingkungan, kunjungi PotretKalteng.com. Mari bersama-sama hentikan penggunaan merkuri dan selamatkan lingkungan kita!
Berita Utama
-
Bupati M. Yamin Buka Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Riyadus Solihin Desa Puri
Bupati M. Yamin Buka Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Riyadus Solihin Desa Puri
TAMIANG LAYANG, POTRETKALTENG.COM – Bupati Barito Timur, M. Yamin, memulai rangkaian Safari Ramadhan 1447 H dengan mengunjungi Masjid Riyadus Solihin di Desa Puri, . . .
-
Bupati Bartim Resmikan Kantor Calon Resort GKE Tamiang Layang Timur, Perkuat Pelayanan Jemaat
Bupati Bartim Resmikan Kantor Calon Resort GKE Tamiang Layang Timur, Perkuat Pelayanan Jemaat
TAMIANG LAYANG, POTRETKALTENG.COM – Bupati Barito Timur, M. Yamin, meresmikan Kantor Calon Resort Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tamiang Layang Timur, Sabtu . . .
-
Satresnarkoba Polres Kapuas Ungkap Kasus Sabu 98,16 Gram di Kapuas Hulu
Satresnarkoba Polres Kapuas Ungkap Kasus Sabu 98,16 Gram di Kapuas Hulu
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Satuan Reserse Narkoba Polres Kapuas mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Kapuas Hulu, . . .
-
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan tempat ibadah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . . .
-
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Lamandau memperkuat sinergi pengelolaan kawasan hutan . . .

















