- Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
- Polres Kapuas Raih Dua Penghargaan Nasional di Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Murung Raya Hadiri Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara, Perkuat Sinergi Antardaerah
- Bupati Murung Raya Hadiri Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara, Perkuat Sinergi Antardaerah
- HUT ke-24 Gunung Mas, Bupati Murung Raya Heriyus Sampaikan Apresiasi Pembangunan
- Bupati Murung Raya Hadiri HUT ke-24 Gunung Mas, Dorong Penguatan Kemandirian Daerah
- Banmus DPRD Kalteng Matangkan Agenda Persidangan dan Program Prioritas Daerah
- Banmus DPRD Kalteng Sinkronkan Agenda Persidangan dan Program Strategis Daerah
- Pemkab Murung Raya Sampaikan Jawaban atas Masukan Fraksi DPRD soal Pertanggungjawaban APBD 2025
- Rahmanto Muhidin Dipercaya Pimpin KKB Murung Raya Periode 2026–2031
Diduga Selingkuh Dengan Warganya Sendiri, Warga Minta Kepala Desa Hajak Dipecat.
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Illustrasi Foto Perselingkuhan
Potretkalteng.com - Muara Teweh - Oknum Kepala Desa (Kades) Hajak, Kecamatan Teweh, Kabupaten Barito Utara diduga telah melakukan perbuatan perselingkuhan dan persetubuhan dengan istri dari warganya sendiri.
Perilaku asusila tersebut informasinya sudah berdamai secara adat, namun ditanggapi serius oleh ratusan warga desa Hajak yang dikoordinir oleh Adil.
Kepada media Potret Kalteng, Adil menyayangkan perbuatan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang Kades kepada warganya sendiri.
Baca Lainnya :
- Pemuda Katingan Gelisah, Pertanyakan Jalan Penghubung Katingan Kuala Kapan Diselesaikan0
- Wakil Gubernur Kalteng Hadiri Peringatan Hari Jadi Ke-70 Kabupaten Kotawaringin Timur0
- Ivo Sugianto Sabran Buka Rapat Kerja Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kalteng .0
- Perkuat Sinergitas, Kepala Kanwil Kemenkumham Kunjungi Kapolda Kalteng0
- Diduga Tidak Jalankan Putusan Damang Adat, Fordayak Segel Properti Milik Berlian Wangi0
"Kami warga sangat marah, malu dan kecewa. Kepala desa kami diduga melakukan tindakan sangat tidak terpuji. Ironisnya dilakukan kepada keluarga warganya sendiri. Kejadian memalukan itu terjadi tanggal 12 Desember 2022 dikebun karet. Selingkuh dan melakukan asusila kepada istri warganya sendiri. Memalukan dan tidak pantas" kata Adil.
Adil menambahkan bahwa seharusnya Kepala desa yang menjadi pengayom, melindungi warganya, memberi contoh justru mencelakai warganya sendiri.
"Kami warga desa Hajak merasa sangat malu" tambah Adil sembari menunjukkan surat dan tanda tangan ratusan warga yang meminta kepada Bupati Barito Utara memecat Sariono sebagai Kades Hajak.
Menanggapi peristiwa tersebut, Adil menyurati Bupati dan Kapolres Barito Utara, Adil juga meminta kepada Bupati untuk tegas dan berani memecat Kades Hajak.
"Kepada Kapolres juga kami minta agar proses hukum terhadap Sariono dilakukan secara tegas dan transparan. Kasus itu bukan kasus pribadi tapi menjadi kasus publik. Sebab Sariono adalah Kepala Desa Hajak. Bila Bapak Bupati dan Kapolres tidak merespon tuntutan kami, kami pastikan warga akan melakukan aksi. Kami akan segel kantor Desa dan aksi demo ke Mapolres Barut." Ujar Adil.
Terkait adanya perdamaian adat Adil menyebutkan bahwa dokumen perdamaian itulah justru bukti perilaku tak senonoh sang kades kepada warganya sendiri.

Surat permohonan pemecatan terhadap Kepala Desa Hajak, Barito Utara
"Jabatan kepala desa kan jabatan publik dan melekat dalam dirinya pak. Tidak bisa ditarik bahkan terkesan seolah olah dipaksa menjadi kasus pribadi. Yang kami gugat adalah perilaku tidak terpuji saudara S sebagai pejabat Kepala Desa Hajak" tambah Adil.
Politikus Partai Gerindra, H. Tajeri selaku anggota DPRD Barito Utara ketika dihubungi awak media menanggapi dugaan perbuatan oknum Kepala Desa Hajak yang melakukan tindakan tidak terpuji terhadap warganya dan akan adanya reaksi ratusan warga melakukan aksi segel kantor desa dan demonstrasi, dengan keras mengatakan bila ada bukti pelaku harus di tindak.
"Perilaku itu pidana, apalagi dilakukan Kepala Desa. Harus ditindak tegas. Tidak boleh tebang pilih. Ini masalah moralitas pemimpin. Lebih elok sang Kades mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa." Kata H. Tajeri melalui Telepon.
" proses hukum harus berjalan, seharusnya Pemerintah Daerah harus mengambil langkah sesuai dengan peraturan yang berlaku, hukum Harus ditegakkan, tidak boleh tebang pilih, apalagi masyarakat kecil yang kurang paham akan peraturan perundangan yang berlaku di Negara kita. Kita tunggu proses hukum yang berjalan, kita sebagai wakil rakyat berkewajiban memonitor perkembangan penyelidikan sampai penyidikan." Ujar Politisi Gerindra ini berharap ada keadilan terhadap korban.
Masih menurut H. Tajeri, yang dikenal sosok politikus kritis ini bahwa aksi demonstrasi yang akan dilakukan warga adalah sah.
"Aksi demo warga itu sah saja. Dilindungi undang undang. Jangan ada pihak yang mencoba menakut nakuti. Permasalahan moral pemimpin tidak boleh dibiarkan apalagi dianggap sepele. Saya dukung warga Hajak"tutupnya.(red)
RT
Berita Utama
-
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari . . .
-
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan rencana relokasi Pasar Ikan Grosir dari Jalan Mawar ke kawasan Pelabuhan Danau Mare, Kuala . . .
-
Kebakaran Dini Hari, Dua Biro Setda Kalteng Dilalap Api
Kebakaran Dini Hari, Dua Biro Setda Kalteng Dilalap Api
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kebakaran terjadi di Kantor Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan . . .
-
Jelajah Alam Marabahan Dimeriahkan 500 Rider, Bupati Kapuas Dorong Wisata dan Ekonomi Masyarakat
Jelajah Alam Marabahan Dimeriahkan 500 Rider, Bupati Kapuas Dorong Wisata dan Ekonomi Masyarakat
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Sekitar 500 rider dari berbagai daerah turut memeriahkan kegiatan Trail Adhyaksa Jelajah Alam Marabahan (JAM) yang digelar di Kabupaten . . .
-
Banggar DPRD Sampaikan Laporan Hasil Pembahasan KUA-PPAS 2027 dan KUPA-PPAS Perubahan 2026
Banggar DPRD Sampaikan Laporan Hasil Pembahasan KUA-PPAS 2027 dan KUPA-PPAS Perubahan 2026
KUALA KURUN - Badan Anggaran DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyampaikan laporan atas pembahasan Raperda Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran . . .

















