- APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
- BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
- DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
- ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
- PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
- PEMPROV KALTENG PERCEPAT PERSIAPAN HARI JADI KE-69, TEKANKAN PROGRAM BERDAMPAK
- Sinergi Pemprov Kalteng dan DPRD Katingan Optimalkan Pajak Sektor Tambang
- Rakor Inflasi: Kalteng Fokus Stabilkan Harga Bawang, Cabai, dan Beras
- Dukung WFH, DPRD Palangka Raya Tegaskan Bukan Ajang Liburan
- Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
Curah Hujan Tinggi, Desa Bajuh Dan Merapit Kembali Direndam Banjir

Keterangan Gambar : Banjir di Desa Bajuh dan Merapit
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM - Tingginya curah hujan yang terjadi sejak Selasa (27/11) sore membuat aliran sungai di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas meluap, akibatnya debit air terus naik dan akhirnya merendam jalan pemukiman dan puluhan rumah warga Desa Merapit Kecamatan Kapuas Tengah.
Seperti yang dikatakan oleh Rudi Hartono salah satu warga Desa ametalit dan Rahmadi Bucun Warga Desa Bajuh saat dikonfirmasi melalui telepon Rabu (28/11) pada Selasa kemaren ketinggian air hanya sekitar 5-10 cm, namun karena malam sekitar pukul 22.00 Wib kembali terjadi hujan deras ketinggian air sejak Rabu pukul 04.00 Wib air terus naik sehingga kisaran 60- 1 meter lebih.
Baca Lainnya :
- Kunjungan Menteri Pertanian ke Kecamatan Dadahup Dorong Swasembada Pangan Nasional0
- Kepala BKD Kalteng: Jalan Sehat Kalteng Berkah Tingkatkan Kebersamaan dan Kesehatan Masyarakat0
- Kadisbudpar Kalteng Harapkan Budaya dan Pariwisata Lebih Berkembang Usai Pengucapan Sumpah Jabatan P0
- BPSDM Kalteng dan LAN RI Gelar Rapat Persiapan PKN Klasikal Tahap III0
- Pilkada Kabupaten Kapuas 2024, Pasangan Erlin-Berkat Klaim Menang 35,2 Persen 0
"Untuk ketinggian air sendiri sampai dengan Rabu pukul 19.00 Wib sudah mencapai sedada orang dewasa, dan saat ini hujan masih terjadi"Katanya Rudi
Diternagkanya untuk saat ini diwilayah RT.1,2 dan 3 karena masih dataran tinggi ketinggian air hanya sampai lutut orang dewasa, namun untuk RT.04, 5 dan 6, rata-rata air sudah masuk kedalam.rumah warga.
Sementara untuk Desa Bajuh sendiri menurut Bucun, ketinggian air sudah mencapai Dada orang dewasa dan setidaknya ada puluhan rumah yang terendam, hingga berita ini diturunkan kondisi debit air masih terus naik sebab masih terjadi hujan.
Heryadie
Berita Utama
-
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kalimantan Tengah berhasil mengamankan posisi . . .
-
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik bersamaan dengan . . .
-
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan menjadi keluhan utama masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Palangka Raya, . . .
-
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun . . .
-
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT) memilih langkah strategis dengan mengedepankan audiensi dan dialog konstruktif . . .

















