- Diduga Rugikan Negara 3,9 Milyar, 4 Pejabat Dinas Perhubungan Barut Resmi Ditahan
- Dinas Pendidikan Kalteng Disorot soal Aktivitas Siswa di Tengah Ancaman Kabut Asap
- Gubernur Agustiar Pimpin Rakor Karhutla, Tegaskan Percepatan Penanganan Kebakaran
- Pemprov Kalteng Ajak Alumni ULM Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan
- Pengurus IKA ULM Kalteng Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
- \'Si Pelanduk\' Diluncurkan, Pemkab Murung Raya Dorong Pembangunan Kependudukan Lebih Terukur
- Tingkatkan PAD, Pemkab Murung Raya Dorong Sistem Pajak Daerah Terintegrasi
- Efisiensi Anggaran, Pemkab Murung Raya Ubah Pola Pembinaan Perusahaan
- Karnaval Tira Tangka Balang Semarak, Pemkab Murung Raya Perkuat Identitas Budaya Daerah
- RSUD Puruk Cahu Tertibkan Arsip Rekam Medis, Pemkab Murung Raya Tekankan Keamanan Data Pasien
Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Tinjau Posko Penanganan Korban Keracunan
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Foto bersama
Potretkalteng.com - Kapuas - Korban keracunan Handel Regei Rt 01 Rw 02, Desa Saka Lagun Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas yang di rawat RSUD Kapuas mulai membaik kondisinya.
Berdasarkan pantauan awak media Potret Kalteng di RSUD yang sebelumnya korban 2 orang dirawat di ruang ICU sudah mulai membaik dan akan menjalani perawatan diruang rawat inap untuk penyembuhannya.
Seluruh korban yang jumlahnya 131 orang lebih dan sebagian besar korban dirawat dilokasi kejadian yang dipusatkan pada posko yang didirikan oleh Tim Penanggulan musibah keracunan Kabupaten Kapuas dari Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (DPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial Kabupaten Kapuas,TNI /Polri, Perangkat Desa Saka Lagun serta para relawan setempat.
Baca Lainnya :
- Korban Keracunan Pasca Haulan Di Handil Rigei Desa Saka Lagon Sebagian Dirawat Di Rumah Sakit0
- 105 Orang Warga Handel Rigai Desa Saka Lagun Terindikasi Keracunan0
- Jadi Lintas Antar Provinsi, Dishub Kapuas Usulkan Rambu ke Balai Perhubungan Provinsi Kalteng0
- Pisah Pamit, Danrem 102/PJG Kalteng Kunjungi Kodim 1011/KLK Kapuas0
- Dinas Perhubungan Kapuas Siapkan SDM Sesuai SOTK Terbaru0
Pendirian posko dilokasi kejadian di Desa Saka Lagu tepatnya di Handel Regai itu dilakukan karena banyaknya korban yang harus mendapat perawatan segera dan tidak memungkinkan korban harus dirujuk ke RSUD Kapuas mengingat jarak tempuh yang cukup makan waktu terlebih lagi dari lokasi menuju ke RSUD jalan yang dilewati sebagian kurang bagus / rusak terlebih lagi bila habis di guyur hujan.

Korban ketika dirawat di Posko penanganan
Hari ini minggu (12/02/23) Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM.MT dan Wakil Bupati Nafiah Ibnor beserta Beberapa Kepala SOPD mengunjungi Posko dilokasi kejadian dengan maksud melihat kondisi korban yang dirawat di posko dan memantau langsung penanganan yang dilakukan oleh Tenaga Kesehatan serta pihak pihak terkait dilapangan.
Dalam wawancara kepada awak media potretkalteng.com dilokasi Ben Brahim menyebutkan status kejadian ini adalah kejadian Darurat yang seyogyanya bisa di tangani oleh Pemkab Kapuas.
"warga yang terdampak saat ini berjumlah 131 orang dan tersisa 26 orang yang dirawat di posko dan 1 orang dirawat dirumah selebihnya sudah membaik dan sudah pulang ke rumahnya masing masing termasuk 3 orang yang dirujuk ke RSUD Kapuas juga sudah membaik dan hingga hari sedang dalam tahap penyembuhan, dari keseluruhan korban dapat dikatakan tidak ada yang parah"ungkapnya.
Ben Brahim juga mengucapakan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja dengan baik dan sigap terutama para Medis dari Dinas Kesehatan dan unsur Kepala Desa Saka Lagun atas kerjasama nya yang luar biasa, berdasarkan kunjungan ini para korban tidak ada yang parah maka diperkirakan 1 atau 2 hari lagi akan sembuh total.
Harapan Ben Brahim karena kejadian ini pernah juga terjadi pada Tahun 2019 di Kapung Narahan masih dalam 1 Wilayah Kecamatan maka dihimbau agar warga yang punya hajatan dilain waktu nanti jangan menggunakan bahan atau bumbu masakan yang olahan atau yang jadi seperti dijual orang dipasar atau kios kios pedagang gunakanlah bahan dan bumbu yang dibuat sendiri dari bahan baku yang segar seperti masa dulu dengan cara bergotong royong agar terhindar dari bahan dan bumbu yang mengandung bahan kimia berbahaya atau yang Ekspayet.
Bupati Kapuas juga menghimbau kepada warganya agar selalu menjaga kesehatan agar jangan sampai kejadian seperti ini terulang, mengakhiri wawancara nya Ben Brahim mendoakan kepada korban agar cepat di berikan kesembuh supaya secepatnya dapat melakukan aktifitas masing masing seperti biasa."Tutup Bupati.(red)
Untung
Berita Utama
-
Gubernur Agustiar Pimpin Rakor Karhutla, Tegaskan Percepatan Penanganan Kebakaran
Gubernur Agustiar Pimpin Rakor Karhutla, Tegaskan Percepatan Penanganan Kebakaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran . . .
-
Pengurus IKA ULM Kalteng Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
Pengurus IKA ULM Kalteng Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Ahmad Alim Bachri melantik Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lambung Mangkurat . . .
-
Pemprov Kalteng Ajak Alumni ULM Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan
Pemprov Kalteng Ajak Alumni ULM Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mendorong Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lambung Mangkurat (IKA ULM) . . .
-
Dinas Pendidikan Kalteng Disorot soal Aktivitas Siswa di Tengah Ancaman Kabut Asap
Dinas Pendidikan Kalteng Disorot soal Aktivitas Siswa di Tengah Ancaman Kabut Asap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah kembali menjadi perhatian. Kondisi tersebut . . .
-
Diduga Rugikan Negara 3,9 Milyar, 4 Pejabat Dinas Perhubungan Barut Resmi Ditahan
Diduga Rugikan Negara 3,9 Milyar, 4 Pejabat Dinas Perhubungan Barut Resmi Ditahan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Penyidik Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah secara resmi menyerahkan empat orang tersangka beserta barang bukti atau Tahap II . . .

















