- Polsek Timpah Cek Pemanfaatan Pekarangan Warga di Desa Tumbang Randang, Dorong Ketahanan Pangan
- Ketua DPRD Kapuas Ajak Warga Jaga Keamanan dan Toleransi Selama Ramadhan 1447 H
- Anggota DPRD Kapuas H. Pahmi Imbau Warga Jaga Ketertiban Selama Ramadhan 1447 H
- Penuh Khidmat Keluarga Besar Disdagperin Kalteng Buka Puasa Bersama
- Disbun Kalteng Gelar Khataman Al-Quran dan Buka Puasa Bersama Anak Panti
- Wali Kota Palangka Raya Imbau Perusahaan Swasta Bayar THR Pegawai Tepat Waktu
- Angelina Sondakh Berbagi Kisah Hidup di Bukber Rujab Wali Kota Palangka Raya
- DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
- Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
- Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
BNPB dan BPBD Kalteng Perkuat Sinergi Nasional untuk Antisipasi Karhutla 2025

Keterangan Gambar : Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penanganan Karhutla
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.COM— Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau 2025 yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan kesiapannya melalui koordinasi lintas sektor. Dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) penanganan karhutla yang digelar secara daring pada Rabu (2/7/2025), Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan bahwa sinergi dari pusat hingga daerah telah membuahkan hasil positif berupa penurunan luas karhutla secara nasional hingga 88 persen.
Baca Lainnya :
- Biro Organisasi Kalteng Gelar Sosialisasi Budaya Kerja ASN BerAKHLAK, Dorong Profesionalisme dan Pel0
- Satpol PP Kalteng Tangani Dua Remaja Bersenjata Tajam, Diduga Alami Gangguan Jiwa Akibat Penyalahgun0
- Mario Purnama Apresiasi Pelaksanaan Rapimpurnas KNPI, Sayangkan Isu Negatif yang Beredar0
- Ketua P4B Terima Motor Roda Tiga untuk Angkutan Sampah di Pasar Besar Palangka Raya0
- Bupati Kapuas Hadiri Lebaran Yatim dan Difabel, Sampaikan Pesan Haru dan Harapan0
“Capaian ini merupakan hasil nyata kolaborasi dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat hingga desa. Sinergi seperti inilah yang harus terus kita perkuat,” ujar Suharyanto.
Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai salah satu dari enam provinsi prioritas penanggulangan karhutla, mencatat 84 kejadian karhutla dengan luas terdampak sekitar 55,90 hektare hingga akhir Juni 2025. Meskipun belum menetapkan status siaga darurat, Pemprov Kalteng telah mengambil langkah antisipatif sejak awal Juni.
Sebagai bagian dari dukungan nasional, BNPB menyiagakan 21 helikopter untuk patroli udara dan pemadaman (water bombing), termasuk dua unit khusus di Kalimantan Tengah. Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca (TMC) juga disiapkan di wilayah-wilayah rawan, seperti Kalbar, Jambi, dan Sumsel. Kalteng juga telah menerima berbagai dukungan logistik, di antaranya 770 unit APD, 104 pompa air, 1.350 selang, tenda posko, alat komunikasi (HT), serta tangki air portabel.
“Penanggulangan karhutla bukan semata soal kelengkapan alat, tetapi juga soal kesiapan, koordinasi, dan ketegasan di lapangan,” tegas Suharyanto.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengaktifkan 77 Pos Lapangan (Poslap) di 52 kecamatan prioritas, dengan melibatkan 697 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan relawan Masyarakat Peduli Api (MPA).
“Kami tidak menunggu status siaga. Sejak awal Juni, posko sudah berjalan, patroli rutin dilakukan, dan masyarakat terus diedukasi. Langkah ini adalah bentuk kesiapsiagaan nyata di lapangan,” jelas Toyib.
Ia juga menyebutkan bahwa pada Apel Kesiapsiagaan yang dilaksanakan akhir Mei lalu, Pemprov Kalteng telah menyalurkan bantuan peralatan pemadam portabel dan APD kepada 77 kelompok MPA.
“Kebanggaan kami bukan saat memadamkan api, tapi ketika tidak ada api yang perlu dipadamkan,” ujarnya.
Rapat Monev ini juga menjadi ajang konsolidasi nasional melalui Desk Karhutla Nasional. Seluruh pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah, diminta untuk memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini sebagai garda terdepan penanggulangan karhutla.
“Lebih baik tidak ada titik api sejak awal daripada kita sibuk memadamkannya. Pencegahan adalah strategi utama yang harus diutamakan,” tutup Ahmad Toyib.
Dengan kesiapan yang matang, koordinasi yang erat, serta partisipasi aktif masyarakat, Provinsi Kalimantan Tengah optimistis mampu menghadapi musim kemarau 2025 dan meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan secara signifikan.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan tempat ibadah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . . .
-
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Lamandau memperkuat sinergi pengelolaan kawasan hutan . . .
-
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Jalan . . .
-
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memastikan pemenuhan hak serta . . .
-
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
LAMANDAU, POTRETKALTENG.COM - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamandau secara resmi mendirikan Front Siswa Marhaenis GMNI . . .

















